Dian Nafi's

journey journal

Woowoo Yang Bersama Kita

Leave a Comment
Woowoo Yang Bersama Kita


Eh, aku sudah pernah cerita belum ya ama kalian? Kalau kadang twitter-ku suka mem-filter sendiri postingan alias cuitan yang aku tulis. Jadi kalau sekiranya isinya bisa kontraproduktif, jadi nge-hang dan semacamnya sehingga tidak  terposting.
Gitchu...

Hihi... dan salah seorang temanku bilang, "lho kandhani owg, mbak. Kowe ki ono woowoo-ne. jadi terseleksi sendiri apa postingan yang pantas dan yang tidak."

Halagh.

Sebelumnya, maksudnya dulu,  dia juga bilang,"mbak, kowe ki ono woowoo-ne piro wae tho kok nek nulis cepet banget tur okeh?"

terjemahan bebasnya, mbak kamu tuh punya berapa woowoo sih kok kalau nulis cepat dan banyak.

Walah..

Terus kupikir-kupikir, sebenarnya mungkin tiap orang juga punya woowoo lho. Cuma bekerjanya mungkin beda-beda.

Haishhh...

Intermezo ya, bok. By the way, aku nggak tahu woowoo atau apa.
Yang jelas. Laa haula wa laa quwwata illaa billahil aliyyil adziim..

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 coment�rios:

Posting Komentar