Dari Sebuah Acara Launching Buku


Dari Sebuah Acara Launching Buku




Agustus.
Zara menyadari ada yang salah dengan peletakan backdrop besar itu. Berbahan dasar MMT dengan tulisan-tulisan yang sangat besar agar menonjol, memang pilihan tepat dalam acara launching dan bedah buku ini.
Benar  bahwa bagian atasnya memang sudah mepet dengan pengaitnya, tidak mungkin ke atas lagi. Namun akibatnya ada bagian bawah MMT yang tertutupi kursi, yang akan digunakan sebagai tempat duduk dua nara sumber termasuk dirinya. Nhah! Masalahnya sekarang adalah bagian yang menjadi hampir tidak terbaca itu adalah nama dirinya berikut profesi yang terdapat dalam tanda buka tutup kurung.   
Ada sebagian suara dalam hati kecilnya untuk mengingatkan panitia akan keganjilan dan janggalan ini. Tetapi belum lagi mulutnya mengeluarkan suara, sisi batin yang lain mencegahnya berdiri.
“Biarlah namaku tidak dibaca atau dikenali,” batinnya.
Ada rasa ingin meluruhkan ego dan narsisme yang selama ini menggerogotinya sedemikian rupa. Akan bersanding dengan seorang doktor dalam acara bedah buku ini, membuatnya tertunduk malu. Dia bukan siapa–siapa, hanya seorang arsitek yang tersesat menulis. Lalu tiba–tiba disandingkan dengan seorang pakar filsafat.
Zenal Edha, nama itu sudah sempat diselidikinya beberapa hari ini. Sepak terjangnya, latar belakangnya dan statusnya. Dari sekilas pembacaan itu, lelaki intelek itu sudah langsung memperoleh simpati dari Zara.
Meskipun kemudian agak sedikit menurun konsentratnya ketika perempuan ini menemukan langsung sang doktor telah duduk di kursi seberangnya. Zara sedang duduk di kursi audience paling belakang, sembari acara sore itu dimulai. Setelah baru saja berbincang dengan Silvi dan Lala, panitia acara, kepalanya segera menoleh karena merasakan ada angin dan aura dari arah sebelah. Ternyata pemilik wajah yang diintipnya lewat fesbuk kemarin, sudah hadir di situ dengan senyum dan sorot mata cerdasnya. Persis seperti dalam profil–profilnya di fesbuk. Tetapi yang tidak diduganya adalah fisik pria ini ternyata tidak lebih tinggi dari dirinya.
“Nhah, ini pak Zenal-nya sudah datang,” seru Zara menggamit bahu Lala dan Silvi.
Mereka berdua kemudian mengucap salam kepada pria yang meski pendek tetapi tampak berwibawa itu. Disambut dengan senyumannya yang ramah. Kemudian dengan takjub mengalihkan pandangan ke arah Zara.
“Ini bu Zara ya?” tanyanya sopan, masih dengan senyuman.
Zara menganggukkan kepalanya, lalu teringat sesuatu.
“Eh, mumpung ingat pak. Saya minta tanda tangannya,” ujar Zara sembari mengeluarkan novel terbarunya, mengulurkannya pada pria di yang duduk di depannya.
“Lho? Kok malah saya yang tanda tangan,” Pak Zenal menerima novel itu sambil matanya jenaka melirik ke arah Zara.
“Memang hobi saya mengoleksi tanda tangan orang–orang terkenal, pak,” Zara mencoba menjelaskan.
“Saya malah ingin baca. Mana yang buat saya?” pak Zenal membolak– balik novel berukuran 11x 18 cm itu. Membaca tulisan di back covernya lalu membaca bagian dalamnya.
“Wah. Sayang sekali, saya juga cuma punya satu ini, pak. Stock-nya habis. Itu juga saya coret–coret pakai stabilo. Maaf ya,” Zara tersipu malu karena tidak menyiapkan sesuatu untuk orang yang dimintai tanda tangan.
Padahal dia biasanya menyerahkan salah satu karyanya. Seperti ketika bersua Pipit Senja, Donatus A Nugroho, Gol A Gong, pak Ahmad Tohari dan yang lainnya.
Zenal manggut–manggut saja sambil terus asyik membaca. Fast reading,  tentu saja karena tidak tersedia banyak waktu. Sebentar lagi acara bedah buku dimulai. Tak berapa lama kemudian, dia menorehkan tanda tangannya. Menyerahkannya kepada Zara dengan senyuman yang khas, menampilkan lesung pipinya dan ujung bibir yang bergeser  beberapa senti ke kiri. Manis juga pak dosen ini, pikir Zara.
**
Zara puas dengan keriuhan dan keseruan acara bedah buku itu. Tidak sia–sia dia mempersiapkan diri selama tiga hari itu. Membaca novelnya secara nyemil menghasilkan fokus yang lebih baik. Sehingga dia bisa menulis empat belas halaman catatan tentang novel tersebut. Sparing partner yang handal membuat irama talkshow ini mengalun indah dan harmoni. Perempuan itu tersenyum lega, meraba dadanya yang penuh kesyukuran.
**
Keesokan harinya,  perempuan ini sempat menemukan sebuah artikel. Yang berisi  ulasan tentang acara kemarin di sebuah media.
Angin Baru Relaunching dan Bedah Buku Semarang. Jum’at (03/8) Penerbit E menyelenggarakan acara relaunching dan bedah novel di gedung toko buku Gramedia Pandanaran Semarang lantai dua. Acara ini terselenggara atas kerja sama Penerbit buku E dan Komunitas Kepenulisan cabang Semarang dengan menghadirkan narasumber Zara Medina (arsitek dan novelis)  dan Zenal Edha (Dosen Filsafat dan Pemerhati Sastra).
Bedah buku ini juga dirasa menarik dikarenakan kombinasi antara kedua narasumber dalam membedah novel tersebut. Pasalnya kedua pembicara memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihat novel tersebut. Zara Medina berbicara terkait fisik novel, meliputi diksi, alur cerita, setting, dan lain sebagainya, sedangkan Zenal Edha berbicara terkait jiwanya, yakni berkaitan tentang pemaknaan karya sastra. Kombinasi ini membuat peserta semakin asyik dalam mengikuti dialog.
Acara ini cukup menyita perhatian pengunjung Gramedia. Hal ini dibuktikan dengan membludaknya pengunjung yang berkunjung antara pukul 15.00-17.30 WIB berhenti di area kegiatan dan menyimak apa yang sedang dibicarakan. Dalam acara ini juga hadir segenap pengurus dan anggota Komunitas Kepenulisan cabang Semarang dan beberapa tamu undangan. Lima menit sebelum adzan maghrib berkumandang, bedah novel ini berakhir. Dilanjutkan dengan buka bersama. 

Teaser Novel Tentang Komunitas


Teaser Novel Tentang Komunitas



Persinggungan dengan teman-teman di berbagai komunitas, perkenalan dengan Rumah Dunia dan perjalanan ke Qoryah Toyyibah memercikkan sesuatu dalam diri sehingga muncullah ide novel ini.
Dengan tokoh-tokoh utamanya yang berinisial Z, komunitas yang mereka dirikan ini bernama Three-z. Yang bisa diasosiasikan dengan Trees alias pohon. Kebetulan sekali mantan pacar Zahra yang turut memperkuat komunitas ini bernama Wit, yang artinya pohon.
Kisah romantika mereka terangkai bersama dinamika komunitas. Ah jadi ingat untuk berterima kasih pada para sahabat dan teman di berbagai komunitas. Love you all J
Pada kesempatan ini, rasa terima kasih terunjuk pada Allah yang tak pernah mengecewakan hamba-hambaNya, memenuhi janjiNya, menunjukkan dan menerangi jalan yang dianugerahkanNya untuk kita, atas luasnya pengampunan dan rahmatNya. Rosul atas tuntunan dan teladan yang mulia, kasih dan sayangnya yang tulus.
Terima kasih untuk orang tua yang tak henti-hentinya mengasihi dan mendukungku. Saudara-saudaraku  tersayang. Almarhum suami atas semua cinta yang tak sempat kau ucap tetapi kurasakan. Anak-anakku, beranilah untuk mencinta dan setia. Guru-guruku terkasih. Atas semua bimbingan, cinta dan ketulusannya.
Untuk seluruh pembaca, salam hangat dan salam santun. Komentar dan kritik membangunnya selalu kutunggu.

10 Top Artikel Writravelicious

Novel Tentang Cinta Lokasi dan Beda Status Sosial

Gambar


Novel Tentang Cinta Lokasi dan Beda Status Sosial

Beberapa hari terakhir ini kan aku cerita kalau lagi proses menulis novel 14 Jomlos. Tapi kayaknya ada perubahan. 
Cerita #14jomlos nya belum jadi kutulis aja ya. Sudah mau padha jadi manten kayaknya. Haha. Baca novel ini aja ya. Tentang cinlok. Cinta Lokasi Pernah naksir orang yg beda status sosial? Bikin galau kan. Apalagi kalau dogma keluarga sdh kudu pilih bebet bibit bubut eh bobot storial.co/book/just-in-love


Pernah naksir orang yang status sosialnya berbeda?

Serasa ada jarak yang jauh, dinding yang tinggi, tebing yang dalam kan untuk bisa melanjutkan hubungan seperti ini.

Khawatir tidak mendapat restu orang tua dan keluarga. 

Khawatir diledek teman-teman pergaulan selama ini. 

Apalagi bagi Kemala yang tinggi hati dan telanjur melabeli dirinya sebagai perempuan yang tidak sembarang memilih pasangan. Bahkan untuk memilih orang yang ditaksir saja, dia akan berpikir panjang terlebih dahulu. 

Lah ini tahu-tahu saat magang mengerjakan renovasi interios di butik luar kota, Kemala malah jatuh hati pada pegawai rendahan di butik itu.  

Cinta beneran atau hanya nafsu ya?

Kalian bisa membedakan nggak? 

Kayak gimana sebenarnya kalau itu cinta? Atau jangan-jangan cuma nafsu? Bagaimana cara membedakannya? 

Bersama-sama selama beberapa waktu membuat Kemala dan Yudhistira mau tak mau juga berakibat kedekatan fisik. Yang membuat mereka....aduh kalian musti baca deh, memang sulit untuk membendung gairah dan gejolak muda.

Meski sepertinya udik, Yudhistira memang ganteng sih. Ganteng dan menggoda. Anak pemilik butik -Vanisha- ternyata juga naksir cowok yang sama. Membuat keadaan menjadi blunder. 

Kecemburuan Vanisha membuatnya melakukan hal-hal yang merugikan Kemala, dan mengancam pekerjaan renovasinya. Sabotase demi sabotase terjadi. 

Bagaimana kalau kalian  bekerja sampai lelah sampai berbulan-bulan, kemudian terancam tidak dibayar karena terancam lewat dead line pekerjaan? Padahal membawahi banyak tenaga kerja, tukang dan keneknya, juga beberapa pihak outsourcing yang menyuplai berbagai pekerjaan instalasi. 

Studium Generale Kajian Gender KGI

Studium Generale Kajian Gender KGI




anakku lanang ikut ngaji KGI lho. *biar melek gender

jarang sekali perempuan menjadi subyek
penting utk struggle agar ke depannya makin banyak perempuan yg mjd subyek pengetahuan, maupun jd obyek tapi yg kritis. pengetahuan islam diproduksi di byk negara, dg banyak fatwa yg hrs dicermati, misal: high heels di malaysia, etc


posisi perempuan dlm fatwa, sbg subyek atau obyek akan berbeda jika perempuan jd subyek, krn pengalaman dan subyektifitas perempuan akan mempengaruhinya ketiadaan ulama perempuan di malaysia, maka aktifis perempuan yg jd pencetus agar perempuan jd subyek pengetahuan islam

sbg aktifis hrs berhadapan dg authority, dari segi teks dan badan2 mahkamah syariah dst malah dpt perlawanan, kamu tdk belajar islam, tdk pakai kerudung dst, jd tdk berhak utk beri interpretasi thd ayat, tdk py kriteria2, tdk py otority dlm rg sosial shg tdk bisa fight for women 


mjd pembela perempuan dlm keluarga, hrs jd subyek yg py interpretasi
belajar dr PEKKA pemberdayaan perempuan kepala keluarga dlm realita perempuan jd kepala keluarga pdhl ayatnya lelaki adl pemimpin tantangannya bgm memadukan antara ayat dan realita ini?

meski dlm MUI ada perempuan, syuriyah NU dulu ada perempuan, tp ruang2 agama didominasi laki2. seringkali hal2 yg terkait laki2 dan perempuan, ex: pernikahan, (situasi umum yg tjd) perempuan kdg diundang kholid abu fadhil, buku atas nama Tuhan, ada fatwa2 ajaib ttg perempuan


jawaban2nya tdk mempertimbangkan perspektif perempuan, krn mrk mmg bukan perempuan jd tdk mengalami. kita menulis artikel, sdh termasuk produksi pengetahuan perempuan bisa datang & mengusulkan, tapi yg memutuskan adl laki2. misal sayap perempuan dlm organisasi2

bgm bisa mjd musohih-pentashih (komentar anak lanang: kok ngerti musohih barang? lho bu doktor nur rofi itu ulama perempuan, ngaji sampai turki, mesir dll, jelasku) KUPI kongres ulama perempuan:musyawarah keagamaan, perempuan yg py perspektif keadilan perempuan jd subyek penuh
saat menentukan kpn berhenti haidl, implikasi wajib sholat, sejak baligh - ini berarti perempuan punya kemampuan utk mengambil keputusan/hukum pesantren kebon jambu cirebon dipimpin nyai. santrinya ribuan laki dan perempuan, dr berbagai provinsi
pergeseran tjd posisi perempuan di majlis fatwa mainstream-pendukung di majlis satunya-perempuan terlibat dr awal sampai akhir pglmn2 khas perempuan pernah kudengar saat ngaji KGI waktu itu. kubagikan juga via cuitan twitter tp anak lanang pertama kali ini dengar,so let him learn

laki2 juga bisa diperkosa, tapi biasanya juga oleh laki2 tapi yg dialami perempuan, efeknya lbh jauh pengalaman perempuan tdk saja diperhatikan, tapi kadang malah dijadikan alasan/alibi perspektif kemaslahatan hakiki, mengintegrasikan pglmn perempuan sosial dan biologis

struktur fatwa: dalil, pertanyaan, sikap keagamaan, pendapat fatwa di KUPI: ada pertanyaan, dalil, istidlal, sikap keagamaan, rekomendasi, maroqiq/lampiran ciri penting: mengintegrasikan pglmn sosial biologis perempuan dlm konsep kemaslahatan

sebuah tindakan tdk maslahat, jika hanya maslahat bagi laki2 bgm cara menilai itu maslahat juga bagi perempuan?

perempuan bisa mengalami depresi jika tdk mendapatkan dukungan dr lingkungannya. misal: baby blues hanya mjd perempuan, tapi hrs mengalami semua itu ya tdk adil. 3 fatwa KUPI 1. kekerasan seksual itu haram baik di dlm maupun luar perkawinan, krn membahayakan perempuan

2. mencegah anak perempuan dr pernikahan dini hamil dan menyusui di usia dewasa saja sakit, apalagi anak2. 3. menjaga alam dari kerusakan adl wajib kelangkaan air bersih berbahaya bagi perempuan, terkait kebersihan alat vitalnya dll

konsep keadilan hakiki reproduksi islam atas kemanusiaan perempuan relasi gender dlm bhs arab,tafsir alquran islam dan kemanusiaan penuh perempuan ayat haidl bicara pd laki2, biarkan mrk sendiri utk mengatasi rasa sakit Quran mengajarkan cara pandang aturan rukhsoh adl contoh


Zoom Meeting Lasem 3

Zoom Meeting Lasem 3


Baca juga:
Zoom Meeting Lasem 1
Zoom Meeting Lasem 2

Zoom Meeting Lasem 3

Kompleks pecinan lasem mengalami perubahan sangat drastis.thn 2000 mulai sepi. byk rumah ditinggal. anya orang2 tua. 2014 satu lorong hanya dihuni 5 rumah, separuhnya kosong. sebagian dibongkar.
th80-90 an masa tersulit batik lasem, hanya ada 5 orang. by order. tdk bisa u nafkah


2016 byk drakademis dan sektor pariwisata berbondog2 ke lasem. unika dan itb. sejak saat itu lasem jd obyek penelitian. krn arsitekturnya unik. kompleks pecinannya banyak dan luas.

feb 2020 sejak ada covid lasem sepi kembali spt sblm dikenalkan

lasem unik. multi etnis, hidup berdampingan saling menghormati. gesekan ada tapi tdk parah.

yang hilang dr lasem: teman dan suasana akrab waktu dulu. ada bbrp bangunan dibongkar, kayu2nya diambil, tinggal tembok2 saja yang kurang: lasem terasa ketinggalann dibanding kota2 ramai lainnya. gak ada tempat2 hangout utk kebutuhan anak2 muda gaul, ngumpul

kesulitan maintain rumah leluhur yg tdk ditinggali. (bangunan induk)krn cukup tinggal di bangunan samping. biaya pemeliharaan (atau hanya utk penamaan) cagar budaya hanya sekali, 2015 infrastuktur tdk sesuai dg konservasi. pembuatan selokan beda dg yg sdh ada. pengerasan jalan

pdhl rumah kuno ada 2 undak. tinggal 1 undak krn termakan co2an pengerasan jalan 15 cm. depan jalan babagan ada hong besar utk pengendali banjir. selokan di tengah jalan di ujung sungai ada kakus. bisa buka nutup skrg cenderung rusak #lasem
krn rusak, diurug sirtu shg undakan rata. ada sounding akan ada cor2an lagi. akhirnya air malah masuk pdhl naik undakan ada filosofinya
dr depan ada gerbang dg kayu bsar, undaknya 2 area pelataran ada 2 undak ke pendopo 2 undak ke rg tengah (4 area) pelataran belakang pawon

di babagan ada makam marga han diperbaiki oleh RT, ada label penunjuk jalan 'makam tua' ceritanya dulu anak2 laki2 Han bandel, kabur saat pemakaman org tua. shg konon kalau anak2 py usaha di lasem, tdk akan berhasil. dulu makam itu terkubur, skrg kok bisa ada lagi


di karangturi ada lorong candu bahan bangunan lasem bagus krn terkenal dg kayu jati kuno besar kecilnya soko tergantung tingkat ekonomi peninggalan kapitan, rumah besar 3rb m2. kayu diameter 50 cm kotak persegi, panjang 5 meter katup/pintu air di ujung sungai tdk terawat

sistem drainase dimanfaatkan utk jalur candu
daerah jambiran: masjid pinggir sungai, ada deck utk cadik merapat klenteng cu at kiong kontur lasem tinggi ds gedongmulyo, byk garis bekas banjir, daerah lbh rendah (ada es puter enak & kepiting)
bgm generasi berikutnya dpt ilmu batik terkait toleransi, yg paling terkenang dan terkesan apa sblm th 80, ada yg lbh suram. th 65 paling parah. kaum tionghoa ketakutan, byk rumah kuno dihapus identitasnya oleh pemiliknya. tulisan tionghoa yg ada maknanya di gerbang, ditutup

semua atribut diturunkan. masa2 kelam. jaman GusDur, tap MPR dicabut, baru mulai berani mengekspresikan diri. dulu tertutup sekali. tembok tinggi, pintu besar,cermin pribadi, tdk mau membuka diri th 2000 batik diakui unesco,batik lasem mulai naik 2014 org2 tionghoa mulai open
pembatik2 sepuh berkurang. tinggal 5 orang th 2000 pemkab bangunkan kembali batik lasem pelatihan digalakkan, memperkenalkan pd generasi muda tenaga pembatik mulai bertambah. skrg 1500 pembatik dulu batik dominasi warga tionghoa 2014 terbalik,85% penduduk lokal/jawa 15% tionghoa

krn anak2 muda tionghoanya keluar dr lasem proses mbatik #lasem nglengkreng ngerusi nemboki anak2nya biasanya ikutan apa yg org tuanya bisa kerjakan yg ibunya nglengkreng, anak2 bisanya nglengkreng juga
biasanya owner batik cari anak2 dr para pegawai pembatik utk regenerasi, utk diajari batik juga sayangnya krn industrialisasi, anak2 muda cenderung ingin kerja di pabrik, tertarik umr pdhl profesi pembatik itu profesi menjanjikan kualitas lbh halus,harga lbh tinggi,upah tinggi

anak2 dididik utk membaur, di manapun hrs bisa adaptasi merayakan hari besar agama bersama2 bikin bareng mercon bumbung sblm buka puasa pesantren kauman di tengah2 kompleks pecinan, nempati rumah tionghoa dan mempertahankan arsitekturnya (gus zaim)

kalau diversifikasinya membangun, justru jd challenge tiap bulan ada meeting utk bahas perkembangan terkini komunitas sharing sdg produksi apa saja,jd lbh kreatif produksi batik2 baru,warna2 alam,warna2 pastel yg diminati generasi muda diversifikasi usaha lain,jd kota pariwisata



Perjalanan dan Manajemen Energi

Perjalanan dan Manajemen Energi



Saya percaya kita semua adalah makhluk spiritual (Jiwa) dalam perjalanan yang sama tetapi beragam pengalaman. Salah satu yang ikut serta dalam mencipta Semesta. Bukan pria berjanggut putih di langit yang duduk di atas takhta. Energi yang tidak pernah mati


Jika khawatir / bertanya-tanya apakah Anda berada di jalan yang benar, apa tujuan Anda. Roh berkata untuk tidak khawatir karena Anda dibimbing dan dilindungi dengan sempurna di sepanjang perjalanan untuk memenuhi tujuan hidup. Panduan  bersama Anda

Ambil jalan yang jarang dilalui orang lain

Semuanya adalah energi. Arahkan kembali ke hal yang benar. Pindah dari saluran sisi gelap Anda sesegera mungkin

Bersabarlah jika Anda sudah berusaha melakukannya dengan baik. Hal-hal baik datang kepadamu.
Percaya dan yakin pada perjalanan Anda

Yoga bisa menjadi jalan untuk penambahan energi, kekuatan dan keindahan untuk tubuh, pikiran dan jiwa

Segarkan dengan mengubah daftar orang yang Anda ikuti

Ikuti hasrat Anda. 

Jangan takut untuk memiliki tujuan besar. 
Nikmati perjalanan. 
Jaga agar kaki Anda membumi.

Apakah Anda akan senang menemukan belahan jiwa? Semua orang biasanya mengatakan  tidak siap untuk hubungan itu. Anda harus menjadi orang pertama. Itu adalah bagian utama pertama dari perjalanan.


Jangan biarkan iblis dalam perjalanan  membuat Anda takut menerima kebenaran tentang siapa diri Anda, di mana Anda ingin berada, dan di mana Anda sekarang. Percayai energi yang Anda berikan, dan Anda akan menerima energi yang tepat sebagai imbalan. Cintai orang-orang yang mencintaimu kembali, tanpa syarat. 

Perjalanan meditatif  adalah pengalaman pribadi Anda sendiri yang membuat terhubung. Baik kondisi konsentrasi dangkal dan mendalam, jumlah wawasan muncul yang dapat membawa sukacita, harmoni dan kebebasan dalam hidup kita


Manfaatkan sedikit yang Anda miliki sebelum memberikan energi buruk kepada mereka yang memiliki lebih banyak
Kita semua diberkati oleh Tuhan yang sama. Terus berdoa.  Perjalanan kita bisa berbeda.

Tujuan yang jelas dan tertulis memiliki efek luar biasa pada pemikiran Anda.

Mereka memotivasi dan mendorong Anda untuk bertindak.

Mereka merangsang kreativitas, melepaskan energi, dan membantu Anda mengatasi penundaan sama seperti faktor lainnya.

Video Call Marriage at Pandemic Covid-19

Gambar
Video Call Marriage at Pandemic Covid-19

Wah senang banget ketika akhirnya hari ini bisa melihat ada yang menikah via video call. Yang menikah adalah Max Walden dan Fira Gayatri.
@maxwalden_ adalah Reporter/Producer di @ABCNews Asia Pacific Newsroom and PhD researcher @MelbLawSchool .

Shaffira atau @firagayatri seorang aktifis Gender, refugees, Islam, world lit, etc. Previously @SFCG_ @SFCG_Indonesia @wri_indonesia
Gambar
Ini dia komentar salah satu temannya, erwin rinaldi,  di twitter. Gambar foto di atas juga aku ambil dari cuitannya.
It was a beautiful and emotional marriage solemnization between Surabaya, Indonesia and Sydney, Australia. Congratulations @firagayatri and
@maxwalden_
May Allah bless your marriage and families. What a beautiful evening #joyoftearsmoment
GambarGambar
Dan ternyata di Malaysia pun sudah pernah ada nikah via video call. pun di masa pandemic covid-19 ini.

Pas aku cari-cari, ternyata menurut ustadz Salim A Fillah, nikah via video call boleh lho. Dulu Rasulullah saat menikahi Ummu Habibah, mewakilkan pada keponakannya Jafar bin Abi Tholib. Sehingga kalimat jafar bin Abi tholib adalah aku terima nikahnya ummu habibah untuk Rasulullah SAW.

Setuju sih ya.
Apalagi kalau baca komentar-komentar para netizen di  berbagai media sosial ini.

KALAU DiTUNDA.. PERZINAHAN Di Mana-mana. TERUS. KASIHAN YG DAH SIAP NIKAH.. MALAH MESTI MENUNDA

mau ibadah aja kok dipersulit kek gini bikin nambahin dosa

Nasib yang PGN nkh gmn ksihni lah kami udah pgen hlal


Meski ada juga beberapa pendapat yang belum mengijinkan adanya pernikahan via video call begini.  Tentu saja dengan berbagai dasar dan referensi yang mereka yakini, berikut maslahat dan madharatnya.

Untuk Maxwell dan Gayatri. Selamat berbahagia!
Juga mereka yang berjuang keras untuk bisa melangsungkan pernikahan di masa pandemi covid-19 ini. Turut berbahagia dan mendoakan. 
Semoga berkah sakinah mawaddah wa rohmah.

Most of all, berbahagialah kalian yang serius dan tulus sehingga akhirnya sampai ke jenjang pernikahan. 

Tidak banyak yang punya keberanian untuk mengambil tanggung jawab dari apa yang telah mereka janjikan dan tumbuhkan benih harapan.

Tips Menulis Memoir (10)

Tips Menulis Memoir (10)




Baca juga:

Tips Menulis Memoir (1)
Tips Menulis Memoir (2)

Tips Menulis Memoir (6)

Tips Menulis Memoir (7)
Tips Menulis Memoir (8)

Tips Menulis Memoir (9)

Ingin menulis memoir yang kuat dan menginspirasi? Yang berpengaruh dan juga laris? Begini caranya. Sembilan tips ini dirangkum   dari lima puluh tahun pengalaman bekerja menulis memoir. 

1. Ciptakan perjalanan transformatif
Setiap memoir sukses butuh fokus tema yang kuat pada perjalanan transformatif.  Contoh: cerita imigrasi, menghadapi penyakit, berhasil lepas dan melarikan diri dari tekanan keluarga, menemukan cinta, berjuang meraih kesuksesan. 
Tidak semua pembaca memiliki pengalaman yang sama dengan yang kamu tuliskan, tetapi kebanyakan akan mengidentifikasikan perjuangan menghadapi tantangan dalam setiap upaya keras, apakah itu hubungan berarti, memulai bisnis, menjadi guru yang berbakti, menyadari jalur yang kamu tempuh sudah berakhir dan menemukan jalur baru yang akhirnya memuaskan.
Untuk mengidentifikasi fokus tema cerita, ada bahasan tersendiri. 


2. Gunakan narator 'saya' alias POV 1
Ceritakan dengan narator orang pertama. Apakah kamu sudah selesai atau masih berjuang, pembaca akan terikat dengan memoirmu jika suara narasinya tentang kelemahan dan kekuatan, kesuksesan dan kegagalanmu.

Meski tidak happy ending, pembaca akan menghargai kenyataan, cerita jujur yang bisa mereka proyeksikan/sesuaikan dengan keadaan mereka sendiri. Hindari mengasihani diri sendiri, berlebihan atau lebai.


3. Tampilkan, Tunjukkan, Show
Pembaca ingin tahu seperti apa penampakannya, baunya, rasanya, teksturnya. Tunjukkan apa yang terjadi lewat dialog, aksi, acton, deskripsi penginderaan. Memoir adalah non fiksi naratif, true story cerita nyata yang ditulis seperti novel.

Detail penting krusial dalam setiap adegan. Menggenalisir atau meringkasnya membuatnya terasa cepat. Kita butuh menjaga momentum cerita dan pacing atau jedanya sehingga tidak terasa membosankan. Pengaturan frekusensi paragraf penting untuk mengurangi  blocking yang mengntimidasi, sebagaimana juga penekanan, penjelasan dan penggambaran siapa yang sedang dialog/melakukan percakapan.


4. Lewati komentar
Tidak ada yang mau diceramahi dengan cara membosankan seperti di dalam ruang kelas, jadi hindari komentar mengganggu, analisa, penjelasan.
Problem ini biasanya terjadi karena ingin balas dendam terhadap seseorang atau suatu institusi. Jadi pertimbangkan ulang. Tidak akan berhasil. Pembaca akan merasa terganggu dengan semua yang mereka anggap sebagai omong kosong dan ceramah, sehingga tidak mau melanjutkan bacaannya.

5. Biarkan pembaca memilih
Biarkan pembacamu memiliki pengalamannya sendiri. Setiap pembaca punya kesan subyektif yang berbeda berdasarkan bagaimana narasi itu beresonansi dengan mereka secara personal/pribadi.
Strategi apapun yang berusaha memanipulasi pembaca akan dia sadari, membuatnya menjauh, menghindar, dan tujuanmu tidak akan tercapai. Jadi jangan mencoba untuk mengontrol pengertian dan perasaan pembaca terhadap ceritamu. Rencana terbaik adalah menyampaikan saja ceritanya dan biarkan pembaca memutuskan apa yang berharga bagi mereka. 


6. Bangun dan konstruksikan lengkung narasinya
Atur ceritamu mengikuti aturan drama tiga babak, problem/masalah, perjuangan, dan resolusinya.

Hanya melalui adegan-adegan tersebut dari kehidupanmu yang dapat mendemonstrasikan tema transformasi/perubahan. Tunjukkan bagaimana kamu berjuang dengan mengatasi masalah, meraih penyelesaiannya dengan berbagai cara sampai akhir. Hindari situasi adegan yang tidak fokus dalam  dramatiga babak ini. Upayakan untuk terus menolak  sesuatu yang membuatmu terhibur dan terasa menyenangkan tapi tidak relevan. 

7. Jaga dan pilih panjang yang sesuai/tepat
Memoir tidak semestinya lebih pendek atau lebih panjang dari yang dia butuhkan.
Panjang rata-rata memoir sekitar 65.000 - 75.000 kata. Ada juga 100.000 kata.


8. Cari umpan balik dari profesional
Datang ke seminar dan pelatihan menulis, atau minta bantuan editor. Cari seseorang yang punya track record jejak rekam yang baik terkait penulisan memoir.

9. Revisi, tulis ulang dan revisi lagi
Semua penulis sukses melalui proses ini untuk mengatasi masalah yang mereka miliki terkait struktur, naratif voice, ara bertutur, gaya penulisan, dialog yang otentik, dan elemen lainnya. Penulis hebat butuh lima tahun bekerja dan memoles kalima-kalimatnya sampai mereka merasa lega, puas. 


Selamat menulis!

UPCOMING EVENT

Oh ya, insya Allah juga akan ada workshop atau kelas webinar Writerpreneurship di Era New Normal 29 Juni 2020 nanti. 


Selamat menikmati perjalanan menulismu!

Masjid Di Kawasan Wisata Singapura

Masjid Di Kawasan Wisata Singapura



Baca juga:

Ferry Abroad From Batam To Singapore
Hotel Chancellor Orchard Singapore
Little India Singapore
Angullia Mosque Singapore
Istana Singapore
MRT Station Singapore
Merlion Park  Singapore Landmark
Marina Boulevard Singapore
Garden By The Bay Singapore
Marina Bay Singapore MBS
Monorail Sentosa Singapore
Sentosa Island Singapore
Madamme Tussaud Singapore 
Plaza Singapore
Lucky Plaza Singapore 
Masjid Al Falah Singapore
Orchard Road Singapore
Heritage District Orchard  Singapore
Changi Airport Singapore


Masjid di sekitar Kawasan Orchard

Dari paragon mall di Orchard Road, kita  tinggal belok kiri. Di perempatan Bideford Road sudah terlihat signmark  tertulis petunjuk arah Masjid Al Falah ini.  Nah, s
etelah Grand Park Orchard Hotel kita bisa langsung melihat  masjid AlFalah. Bangunannya terletak persis di seberang Holiday Inn Express Hotel di Bideford Road Orchard. 

Masjid di sekitar Kawasan Little India Mustafa Centre 

Ada masjid di perempatan jalan Serangoon Road menuju jalan kecil Syed Alwi Road ke arah Mustafa Centre. Masjid ini berada di pinggir jalan besar. Namanya Angullia Mosque. Terdapat prasasti di depan tembok masjidnya.



Masjid di sekitar Kawasan Pulau Sentosa

Tidak ada masjid di kawasan pulau sentosa. Namun ada sebuah musalla atau prayer room di bawah stasiun monorail atau sentosa express di Beach Station. Kita bisa turun dengan eskalator atau lift menuju  basement, tempat parkir mobil.

Di sekitar Vivo City Mall, di luar pulau sentosa, ada juga masjid  Temenggong Daeng Ibrahim. Cukup dengan  jalan kaki dari Vivo City ke arah pertigaan jalan, tak jauh dari Bay Hotel. 


Masjid di sekitar Kawasan Merlion Park 

Di sekitar Merlion Park pun sebenarnya tidak terdapat masjid atau tempat sholat. Kita musti  menyusuri sungai aka Singapore River lewat jalan samping atau belakang Fullerton Hotel.

Fullerton hotel  berbeda dengan Fullerton Bay Hotel. Jadi perhatikan benar. 

Setelah menyusuri  sungai tersebut, kita akan  bertemu gedung tinggi UOB Plaza. Masjid  Moulana Mohamed Ali terletak antara UOB Plaza dengan banyak bar dan restoran di pinggir sungai. Letak masjidnya lebih ke pinggir jalan raya Chulia Street, dekat dengan Mc Donald. Kalau kita naik MRT, maka masjid Moulana Mohamed Ali ini bisa dicapai dari stasiun MRT Raffles Place saat keluar melalui exit G. 



Masjid di sekitar Kawasan Bugis 

Memang tak ada masjid tempat sholat di Bugis street. Jadi kita musti  naik bus umum dari halte di bugis street. Dua halte bus dari sana ke arah lavender atau arah Kallang Road, terdapat  masjid di pinggir jalan Victoria Street, berada  di persimpangan jalan dengan jalan sultan. Masjid Malabar ini berseberangan dengan  Hotel Boss.

Kita juga bisa  pergi menuju kawasan kampong Arab. Bisa  dengan berjalan kaki ataupun naik bus. Cukup satu halte ke arah kampong Arab. Nama masjidnya adalah Masjid Sultan. Masjid yang sangat bersejarah.

Bisa juga dengan  jalan lurus ke belakang Bugis Street menuju Bencoolen Street kemudian kita bisa berbelok kiri melewati Hotel Ibis Bencoolen. Saat bertemu perempatan jalan, terus saja tetap berada di Bencoolen street ini. Masjid Bencoolen berada di sisi kanan jalan  Bencoolen Street. Berada di samping Hotel Bencoolen dan Hotel 81 Bencoolen. 


Masjid di sekitar Kawasan Chinatown 

Namanya 
 Masjid Jamae Chulia. Merupakan masjid tua yang berada di pusat tempat belanja oleh-oleh souvenir di Chinatown.
Masjid  ini  terletak di persimpangan Mosque Street dengan South Bridge Road. Saat  keluar dari MRT Chinatown exit A maka kita akan berada di gang pagoda street. Cukup jalan lurus saja ke belakang sampai kita bertemu dengan sebuah  kuil Hindu di sebelah kanan. Kita tinggal belok ke kiri untuk ketemu masjidnya.

Selamat jalan-jalan dan berziarah dari masjid ke masjid!