dari ajang lomba menulis cerpen remaja LMCR ROHTO 2011

alhamdulillah.
terimakasih bu Naning Pranoto, seluruh juri dan panitia LMCR Rohto 2011 yg tlah memilih cerpenku sbg salah satu karya favorit.
Terimakasih untuk buku&bingkisannya :)



cerpenku ada di peringkat ke-13.
Lumayan..karena ini pertama kalinya ikut LMCR. smoga tahun depan bisa menang jadi juara utama. aamiin..
Posted 8 minutes ago by hasfa

Soulmate dan transformasi jiwa

Soulmate dan transformasi jiwa

Bulan ini istimewa sekali Karena Ramadlan dan Agustus bertemu. Tanggal 17-nya membawa kita kembali mengenang proklamasi tahun 1945. Pas sama, 17 Agustus juga 17 Ramadlan, hanya saja saat itu harinya Jumat, 2011 ini jatuh di hari Rabu.
Dan menjadi makin istimewa karena hasfa bareng hasfriends berkesempatan melaunching empat buku barunya 14 Agustus 2011 lalu. Hari Ahad pagi di toko buku Togamas –Semarang.
Seru karena empat buku mewakili empat genre.
Fiksi di DearLove
True Story di Bilakah Tuhan Jatuh Cinta
Esai di Wanita Era Digital
How to, buku motivatif inspiratif Bengkel Jiwa

Agustus, bulan kemerdekaan dan Ramadlan seperti soulmate. Meski kadang tidak bertemu, mereka saling merindukan. Dan demikianlah adanya, meski terpisahpun spirit mereka ada satu sama lainnya, saling.
Ingin tahu lebih banyak tentang soulmate, rindu, jodoh dan berbagai karakter cinta?
Baca Dear Love ya….tersedia di Gramedia, TB Gunung Agung dan Togamas.
Ramadlan sendiri adalah bulan transformasi jiwa, mencuci dan membersihkannya hingga kembali fitri. Ah…jika spirit Ramadlan dan kemerdekaan ini benar-benar mempengaruhi kita semua, satu bangsa, bayangkan perbaikan apa yang akan terjadi.
Karena meski jiwa kadang kotor, busuk dan rusak, hancur lebur sekalipun, ternyata masih bias bertransformasi. Masih bisa direparasi.
Caranya? Baca Bengkel Jiwa ya… tersedia di Gramedia, TB Gunung Agung dan Togamas. Hanya Rp 25rb.


Yang Seru Hari Ini

Kalau dulu pernah kupersaksikan bahwa dicintai adalah rasa yang paling indah. Berbagi juga sama indahnya. Berbagi suami?? Nhah lho, nhah lho...ngeres aja mikirnya nih.
Berbagi rasa dan pengalaman :D

Ahad yang cerah ceria di akhir Juli 2011 sekaligus akhir bulan Sya'ban ini, menjadi saksi atas cinta baru yang tumbuh. So excited, karena teman-teman yang datang di majlis (insya Allah) penuh rahmat, sangat antusias mengikuti sharing kepenulisan. Layaknya perahu yang berlayar, hampir semua teman memberi umpan yang bermutu sehingga semakin banyak ikan yang kita dapatkan dalam pelayaran tadi.
Keren kan?
Karena hidupnya suasana itu sebab dihidupkan.
Karena tulisan itu ada sebab dituliskan.
Dan karena semuanya akan mudah sebab dimudahkan (olehNya).
Jadi, menulis itu mudah, benarkah?
INSYA ALLAH…..:))

*tadi sebenarnya bawa kamera juga tapi ngumpet di tas. Jd dokumentasinya minta tolong temen2 yg tadi jepret ya….hatursuwun sangat

Buku Antologiku STORYCAKE FOR RAMADLAN terbitan Gramedia di media


STORYCAKE FOR RAMADLAN di KORAN JAKARTA
Buku pertamaku yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama
(but in my all journey, ini adalah buku yang ke-27)

Ada gairah, kenikmatan dan kerinduan yang menyeruak ketika Ramadhan semakin dekat. Pengalaman beribadah yang dilaksanakan setiap tahun oleh umat Muslim di berbagai belahan dunia lengkap dengan segala pernak perniknya, menjadi satu kebutuhan yang selalu dinantikan kehadirannya. Suara bedug bertalu-talu, pergi tarawih berbondong-bondong, pengalaman masa kecil ketika ikut berkeliling membangunkan sahur, jungkir balik menyiapkan hidangan ramadhan untuk pertama kalinya bagi keluarga, hingga segala kehebohan menjelang Idul Fitri yang terkadang meninggalkan cerita sedih ataupun lucu dan tak terlupakan sepanjang sisa usia.

Ada banyak kisah seru, lucu dan mengharukan dalam buku ini. Banyak pengalaman selama menjalani Ramadhan terekam dengan jelas. Pengalaman banyak orang yang mungkin sama dengan apa yang pernah kita alami juga. Kisah-kisah sederhana, kisah-kisah luar biasa, kisah-kisah yang akan membuat kita tak sabar untuk menghabiskan buku ini dengan tuntas hingga halaman terakhir.

Storycake adalah kue cerita, yang berisikan sekumpulan kisah-kisah menarik yang dikemas secara apik, mengharukan, membahagiakan, membuat kita sadar bahwa ada begitu banyak kisah di luar sana yang mungkin mirip dengan apa yang pernah atau sedang kita alami.
Selamat membaca, nikmati Ramadhan anda dengan menggigit sepotong demi sepotong kisah yang ada dalam storycake ini !


ada kisahku di sini ^^


Kalau pas ke gramedia, beli juga DEAR LOVE dan BENGKEL JIWA ya ^^

STORYCAKE FOR RAMADHAN (Penerbit Gramedia Pustaka Utama)


Buku pertamaku yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama
(but in my all journey, ini adalah buku yang ke-27)

Ada gairah, kenikmatan dan kerinduan yang menyeruak ketika Ramadhan semakin dekat. Pengalaman beribadah yang dilaksanakan setiap tahun oleh umat Muslim di berbagai belahan dunia lengkap dengan segala pernak perniknya, menjadi satu kebutuhan yang selalu dinantikan kehadirannya. Suara bedug bertalu-talu, pergi tarawih berbondong-bondong, pengalaman masa kecil ketika ikut berkeliling membangunkan sahur, jungkir balik menyiapkan hidangan ramadhan untuk pertama kalinya bagi keluarga, hingga segala kehebohan menjelang Idul Fitri yang terkadang meninggalkan cerita sedih ataupun lucu dan tak terlupakan sepanjang sisa usia.

Ada banyak kisah seru, lucu dan mengharukan dalam buku ini. Banyak pengalaman selama menjalani Ramadhan terekam dengan jelas. Pengalaman banyak orang yang mungkin sama dengan apa yang pernah kita alami juga. Kisah-kisah sederhana, kisah-kisah luar biasa, kisah-kisah yang akan membuat kita tak sabar untuk menghabiskan buku ini dengan tuntas hingga halaman terakhir.

Storycake adalah kue cerita, yang berisikan sekumpulan kisah-kisah menarik yang dikemas secara apik, mengharukan, membahagiakan, membuat kita sadar bahwa ada begitu banyak kisah di luar sana yang mungkin mirip dengan apa yang pernah atau sedang kita alami.
Selamat membaca, nikmati Ramadhan anda dengan menggigit sepotong demi sepotong kisah yang ada dalam storycake ini !


ada kisahku di sini ^^


Menulis bersama A Fuadi (penulis novel Negeri 5 Menara)

alhamdulillah, setelah berkesempatan nulis bareng bunda Pipiet Senja di buku Balita Hebat. Allah memberi kesempatan utkku nulis bareng abang A Fuadi (Negeri 5 Menara) di buku ini, bareng beberapa penulis lainnya.

mohon doanya, semoga berkah. aamiin...

Kisah Reflektif “Man Jadda Wajada”

(Berjalan Menembus Batas):
1. Ahmad Danuji
2. Nanang Nurhidayat
3. Mey Zusana
4. Bernando J. Sujibto
5. Rahmatika Choiria
6. J. Sumardianta
7. Huriyah Riza
8. Nurkhalis M. Kasim
9. Rina Shu
10. Dian Nafi
11. Shohifah Annur
12. Setiawan Chogah
13. Abdullah Mabruri

Behind the scene of Mayasmara

Perjalanan sebuah novel tentu juga menarik jika diceritakan.





MAYASMARA
dipersembahkan
sebagai pembuktian bahwa dunia maya
merupakan realita yang nyata dalam kehidupan hari ini

MAYASMARA, merupakan sebuah karya yang unik. Ditulis oleh dua orang yang menjalin komunikasi melalui dunia maya. Dan melalui media maya pula keduanya bersepakat untuk membuat sebuah. Maka lahirlah sebuah Novel tentang kehidupan di dunia maya, sebuah realitas maya.

Duet dua orang penulis yang bersahabat di dunia maya.
a[rt]gus faizal,
mendapatkan ruang yang tak terbatas di dunia maya untuk menggali potensi dirinya yang selama ini terpasifkan. Dia cukup banyak menulis Note di akun facebook-nya. Obsesinya terwujud melalui Novel ini.(Realigiousitas dan Aletheia Cinta di antara karyanya yang telah diterbitkan)

DianNafi,
seorang penulis yang produktif, walau mulanya hanya sekedar hobi. Maka berbagai karya mulai bermunculan dalam berbagai bentuk dan katagori. Mayasmara merupakan pengalaman baru yang banyak menggali potensi lainnya dalam kemampuan menulisnya.
yang juga pecinta purnama dan penikmat hujan. Telah menulis 7 buku solo dan 24 Antologi.Di antaranya: Titik Balik (Leutika, 2010) Crazmo (Leutika,2010) Setan 911 (Leutika, 2011), Opick Inspirasiku (Leutika, 2011) Mayasmara (Hasfa, 2011), Kencantren (Hasfa, 2010) Balita Hebat (Jendela Zikrul Hakim, 2011) Man Jadda Wada Series-Menembus Batas (Bentang, 2011) Storycake Ramadhan (Gramedia Pustaka Utama, 2011). twit@ummihasfa

Hujan Purnama

HUJAN PURNAMA
Hujan adalah rindu
Purnama adalah harapan
Doa dan ikhlas adalah kunci

Rekah hati dalam perjalanan menempuhi kehidupan memuisikan
hujan dan rindu
purnama dan harapan
melayang di awan cinta
berpayung kenangan
dan meski bergelut bersama paradoks
senantiasa terus berbisik pada sang maha cinta


Bersama air yang mengalir, basahkan jiwa - jiwa yang kering.
Bersama rising moon - bulan yang terbit dan mengaksentuasi.

menyala meski gemetar. bersinar meski terpejam.
menoba cerahkan mata hati menuju bening mata air.

Bilakah Tuhan jatuh Cinta

BILAKAH TUHAN JATUH CINTA?

Intro
Sebentuk hati adalah ruang cinta yang tak bisa dimengerti selain dilakoni saja. Maka harus bersinergi dengan akal dan nafsu, sebagai unity triads of life. Ketika itu tercapai, saat itulah cinta bersemi. Jika sesaat saja begitu dahsyat. Apalagi setiap saat. Pikirkan saja sendiri, kalau kau mampu (merasakannya, menjadi lebih bijak)
Cinta adalah ungkapan, maka bahasa menjadi keterbatasan untuk melintas hingga menerabas batas. Sesaat iklas sudahlah mengungkap dan menangkap cinta untuk dilepasbebaskan lagi. Karena cinta itu dibebaskan, membebaskan.
Dalam dan dengan cinta, manusia jatuh cinta, mempertemukan. Maka simpul pertemuan itu harus dilepas agar cinta itu menjadi : menjadi adanya cinta, cinta se-ada-nya. Mungkin keberhasilan sinergi hati, akal, dan nafsu menjadi energi cinta, dan ketika bereaksi dalam interaksi waktu akan berubah menjadi cahaya dalam proses hidup, yang dibahasakan (dalam keterbatasannya) sebagai “cinta”.
Cinta itu bisa menjadi begitu pelik. Maka lihatlah dengan sederhana, karena Tuhan pun sangat sedehana. Apalagi cinta-Nya.


BILAKAH TUHAN JATUH CINTA
Penulis: Dian Nafi
Diterbitkan oleh Hasfa Publishing
tahun 2011

UNDIMENSIONED

UNDIMENSIONED
21 peng-alam-an para penghafal Al Quran abad 21 sebelum 2012.
Penulis: Dian Nafi dkk
ISBN 978-602-98386-2-6

Hidup itu membebaskan, bukan pembebasan. Memasukinya berarti mengeluarkannya. Mengisi maka mengosongkan. Kematian itu kebangkitan hidup. Berbahagialah bisa berjumpa dengan mereka yang telah mengalami peng-alam-an hidup. Wasiat buku hidup hingga sesudah hidup yang mematikan sekaligus membangkitkannya kembali.
Seorang saja sungguh menggali lobang tanpa dasar, apalagi dua puluh satu.

Selaksa Makna Ramadlan

Kisahku tentang Ramadlan ada juga di sini..
Judul : Selaksa Makna Ramdhan
Penulis : Dang Aji, Tridju Pranowo, dkk
Penerbit: Leutika Prio
Tebal : iv + 291 hlm
...Harga : Rp 56.400,-

Sinopsis:
Begitu beragam inspirasi yang bisa dimaknai dalam bulan suci Ramadhan. Sebuah bulan mulia yang sengaja Allah turunkan bagi keberkahan seluruh umat islamdi atas bumi. Inspirasi-inspirasi itu coba dibagi oleh para penulis dalam buku sederhana ini.Buku ini berisi 200 kisah sarat makna dari 425 naskah yang masuk dalam even Lomba Menulis yang didukung oleh Group Untuk Sahabat dan Blog Cerpen Tiga Tujuh.Selain itu, terdapat pula 11 cerita komedi pilihan yang dirangkum dari kisah seputar Hari Raya Qurban.Cerita menarik yang diracik dengan apik dalammenyampaikan pesan religius melalui seekor kambing qurban.Kisah-kisah inspiratif dalam buku ini dapat menjadi pilihan bacaan yang segar dalam memaknai hadirnya setiap momen spiritualyang kian melengkapi hidup kita menuju indahnya jalan Illahi.

Tiga Biru Segi

antologiku ke-6
Sebagai antologi, keberagaman menjadi dimensi yang menguatkan buku ini yang didedikasikan sepenuhnya untuk bencana yang tak hanya sampai pada simpati. Tetapi ingin menjadi saksi, bahwa puisi menjadi kasih yang nyata dalam kata dan tindakan.

TIGABIRUSEGI
Antologi Puisi Kasih – Tanah,Air, Udara
ISBN 978-602-98386-0-2
harga : Rp 30.000, tebal 116 hal, HVS 70 gr, ukuran 13,5x20 cm.

Para Guru Kehidupan

Guru Kehidupan

Para Guru kehidupan senantiasa ada dan hadir di sekitar kita. Mungkin ia adalah sosok yang sederhana, mungkin ia adalah sesuatu yang tidak pernah kita duga hadir dan melintas begitu saja dalam kehidupan kita atau mungkin juga ia adalah sebuah moment yang tak terlupakan dalam kehidupan kita yang sangat singkat ini.

Dari mereka kita senantiasa bisa belajar dan mengambil hikmah manfaat yang akan sangat berguna untuk bekal kita mengarungi episode perjalanan hidup ini selanjutnya.

Judul:Para Guru Kehidupan
Penulis: Pemenang Lomba Kisah Inspiratif
Penerbit: Gerai Buku



Sang Pembuka Hati (Herlyanti)
Rumah Hidup ( Diannafi)
Elegi Pak Sahir, Sapu dan Keikhlasan (Nadia Sarah Adzani)
Satu Siang Bersama Ene (Ina Inong)
Ayah, Sepotong Cinta dan Seuntai Airmata (Achi TM)
Satu Rindu untuk Emak (Ibnu Athoirahman)
Bapakku adalah Guru Terbaikku (Zakiyah Kamil)
Kalau bukan Karena Bunda (Hilal Ahmad)
Guru Kehidupanku (Dedeh Ashfi Raihany)
Ikhlasmu Mendamaikan Hatiku (Wilvera W)
Guru Kehidupanku (Sarah Fathina ‘Alila)
Guru Kehidupanku (Erik Shandy Admadinata)
Terpujilah Engkau Ibu dan Bapak Guru
Hebatnya Menuliskan Mimpi (Wahyu Widyaningrum)
Penggali Sumur dan Pembuat Kolam (Rihan Alveo)
Shobbron Jamiila (Yoan Utami Putri)
Menyimpan Hati (Sismanto) …
Gurunya Pendidik Indonesia (Inggar Saputra)
Lebaran itu Penuh Airmata (Jaka Lelana)
Tak Kenal Maka Tak Sayang (Abdullah Mabruri)
Arsih, Guru dan Sahabatku (Mia Salsabila)
Hanya karena Alloh Kita Bersahabat (Regantini Salsabila)
(Ridho) Ibu (Setiawan Chogah)
Bukan Kekasih Biasa (Sofi Bramasta)
Elegi Sepasang Dian (Talitha Hurriyah)
Mimpi Sang Garuda (Nisa Adzkia)
Indahnya Pesonamu (Azzura Syifa)
Berandal itu Guru Kehidupanku (Adyana Ferieantie)
Arti Sebuah Penghargaan (Indah IP)
Sebatang Pohon yang Bertahan di Tanah Gersang (Royyan Julian)
Demonstran tak Bernama (Naminist)
Sepotong Kisah dan Sepotong Janji (Yudistira Kusuma)
My Asma Teacher (Futicha Turisqoh)
Aku Menemukan Kehidupan dari Sahabat (Dini Kaeka Sari Sugito)
Sang Oase Ilmu (Mega Anindyawati)
Tiga Nyawa (Puspita Ayuningtyas Prawesti)
Bulan itu Biyan (Nike Lenda Franscisca)
Guru dalam Sehari (Trimanto)
Guru Kehidupan dalam Hidupku: “Lelaki Hebat Itu”(Ade Anita)
Semangat Pak Mo (Intan HS)
Penghuni Baru Ascom (Aisya Avicena)
Berjibaku dengan Peluh (Endang SSN)
Prasasti Cinta untuk Prasasti (Wiekerna Malibra)
Anak itu Inspirasiku (Adzra Azizah)
Anakku Guruku (Ratna Dewi Kumala Sari)
Sepenggal Catatan Perjalanan Seorang Relawan (Epri Tsaqib)
Oleh-oleh dari Gunung (Julie Medikawati)
Pesantrenku, Guru Kehidupanku (Prito Windiarto) Sang Pembuka Hati (Herlyanti)
Rumah Hidup ( Diannafi)
Elegi Pak Sahir, Sapu dan Keikhlasan (Nadia Sarah Adzani)
Satu Siang Bersama Ene (Ina Inong)
Ayah, Sepotong Cinta dan Seuntai Airmata (Achi TM)
Satu Rindu untuk Emak (Ibnu Athoirahman)
Bapakku adalah Guru Terbaikku (Zakiyah Kamil)
Kalau bukan Karena Bunda (Hilal Ahmad)
Guru Kehidupanku (Dedeh Ashfi Raihany)
Ikhlasmu Mendamaikan Hatiku (Wilvera W)
Guru Kehidupanku (Sarah Fathina ‘Alila)
Guru Kehidupanku (Erik Shandy Admadinata)
Terpujilah Engkau Ibu dan Bapak Guru
Hebatnya Menuliskan Mimpi (Wahyu Widyaningrum)
Penggali Sumur dan Pembuat Kolam (Rihan Alveo)
Shobbron Jamiila (Yoan Utami Putri)
Menyimpan Hati (Sismanto) …
Gurunya Pendidik Indonesia (Inggar Saputra)
Lebaran itu Penuh Airmata (Jaka Lelana)
Tak Kenal Maka Tak Sayang (Abdullah Mabruri)
Arsih, Guru dan Sahabatku (Mia Salsabila)
Hanya karena Alloh Kita Bersahabat (Regantini Salsabila)
(Ridho) Ibu (Setiawan Chogah)
Bukan Kekasih Biasa (Sofi Bramasta)
Elegi Sepasang Dian (Talitha Hurriyah)
Mimpi Sang Garuda (Nisa Adzkia)
Indahnya Pesonamu (Azzura Syifa)
Berandal itu Guru Kehidupanku (Adyana Ferieantie)
Arti Sebuah Penghargaan (Indah IP)
Sebatang Pohon yang Bertahan di Tanah Gersang (Royyan Julian)
Demonstran tak Bernama (Naminist)
Sepotong Kisah dan Sepotong Janji (Yudistira Kusuma)
My Asma Teacher (Futicha Turisqoh)
Aku Menemukan Kehidupan dari Sahabat (Dini Kaeka Sari Sugito)
Sang Oase Ilmu (Mega Anindyawati)
Tiga Nyawa (Puspita Ayuningtyas Prawesti)
Bulan itu Biyan (Nike Lenda Franscisca)
Guru dalam Sehari (Trimanto)
Guru Kehidupan dalam Hidupku: “Lelaki Hebat Itu”(Ade Anita)
Semangat Pak Mo (Intan HS)
Penghuni Baru Ascom (Aisya Avicena)
Berjibaku dengan Peluh (Endang SSN)
Prasasti Cinta untuk Prasasti (Wiekerna Malibra)
Anak itu Inspirasiku (Adzra Azizah)
Anakku Guruku (Ratna Dewi Kumala Sari)
Sepenggal Catatan Perjalanan Seorang Relawan (Epri Tsaqib)
Oleh-oleh dari Gunung (Julie Medikawati)
Pesantrenku, Guru Kehidupanku (Prito Windiarto)

KEPINGAN KEHIDUPAN

Hidup itu seperti menyusun Puzzle. Menyusun kepingan demi kepingan nya hingga terbentuk gambar utuh. Akhirnya kita pun mengerti apa makna dari gambar yang sudah terbentuk...

Yuks SEMANGAT !!! Kita kumpulkan kepingan demi kepingan kehidupan kita. Hingga suatu masa kita mengerti apa makna penciptaan dari kehidupan kita....

Salah satu puisiku ada dalam buku Kepingan Kehidupan ini

Novelet Cinta Jangan Kau Pergi

Salah satu novelet di dalam buku ini, kutulis bersama seorang sahabat:)



Sungguh unik, cerita-cerita yang ditulis dalam novelet ini adalah hasil kolabor...asi dari dua orang penulis yang menciptakan sebuah nama pena. Bukan mudah untuk menyatukan dua jiwa dalam satu cerita, namun penulis dalam buku ini telah berhasil mewujudkannya dengan begitu mengagumkan. Terlahirnya buku ini, berawal dari sebuah pertandingan menulis Kolaborasi Cinta, maka cerita dalam novelet ini adalah karya-karya terpilih dari ratusan peserta yang bertanding. Sudah tentu pemilihannya dengan penilaian yang sangat teliti dan melihat dari semua asfek kepenulisan karya sastra.

Novelet KOLABORASI CINTA
CINTA JANGAN KAU PERGI
ISBN 978-602-98738-8-7

PENULIS:
Kepompong DiVa * Reza Dini * Juita Putri Pena*
Elyzki * Erawaty Parroci * MP Isli * Arrow * Deniaji

Featuring
Sungging Raga – Salju Terakhir di Elland Road
Gusnaf – Purnama Bulan April


Cara pembelian. Silakan pesan via inbox HasfaPublisher atau sms 081914032201. Tulis nama/alamat/jumlah/judul buku yg dipesan

"Balita Hebat"

Menulis bersama penulis ternama Pipiet Senja
alhamdulillah. hadzaa min fadhli robbii. semoga berkah.
teman-teman.....silakan diburu, dibeli, dibaca dan dikoleksi ya.........^^
Penulis

sbb;
Bab Satu: Kisah Inspirasi
1.Amanah Cinta (Diannafi)
2.Janji Seorang Balita (Pipiet Senja)
3.Anakku Hidup dan Matiku (Nenden Salwa)
4.Berkat Kisah Teladan (Nashita Zayn)
5.Calon Penghuni Surga (Eric Shandy)
6.Ivon Jagoan (Endang Ssn)
7.Pemberani Penuh Empati (Jazimah al-Muhyi)
8.Doa Fikri Kecil (Yooke Tjuparmah)
9.Pengamat Label Halal (Yudith Fabiola)
10.Peri Kecilku (Ayesha Darmawan)
11.Aku Ingin Lancar Bicara (Tantri Pranashita)
12.Balita Multibahasa (De Veha)
13.Merasa Tidak Diperhatikan (Trimanto)
14.Bintang Kecil Sendiri (Lintang Kinanti)
15.Ada Malaikat Penjaga (Dila Saktika)
16.Aku Gemar Membaca (Dewi Muliyawan)
17.Si Kecil Menjadi Guru (Ika Maya Susanti)
18.Rekan Bunda di Rumah (Ratna Dwi Kumala)
19.Dongeng Untuk Adik (Retno Winarni)
20.Diary With My Daughters: I Love Card & Apologize (Tias Tatanka)
21.Nyanyian Huzai (Muthiah Al Hasany)
22.Ambilkan Selimut Kakak (Leyla Imtichanah)

Bab Dua: Kiat-Kiat Merawat Balita
1.Tip Pijat Bayi (Noviana Wahyu Widayanti)
2.Makanan Bunda Sehat dan Bergizi (Noviana Wahyu Widayanti)
3. 9 Kesalahan Dalam Merawat Balita (Sumber Detikhealt)
4.10 Penyakit Balita (Sumber Detikhealth)

Be Strong Indonesia #3

antologiku ke-9

Be Strong 3
# Cinta Kakak Tiri’, penulis: Lia Sirait
# ‘Kisah Klasik Sebuah Negeri’, penulis: Jodhi Pramuji
# ‘Pada Purnama’, penulis: Ambu Dian
# ‘Pelangi Harapan’, penulis: Nastiti Sandryanto
# ‘Secercah Harapan’, penulis: Prima Dika
# ‘Jangan Menangis Sobat’, penulis: Aswary Agansya
# ‘Rindu Rindu Lagi’, penulis: Unge Mutiara
# ‘Waras’, penulis: Dian Nafi
# ‘Mirip’, penulis: Ria Tumimomor
# ‘Senja Yang Mencintai Hujan’, penulis: Joe Andri
# ‘Do’a’, penulis: Aditia Yudis
# ‘Love is Not Impossible’, penulis: Nessa Kartika
# ‘Merindukanmu’, penulis: Dreamyhollic Santi
# ‘Ibu itu Indonesia’, penulis: Chandra Puspita Sari
# ‘My Name is Jono’, penulis: Yunus BS
# ‘Mengenal Malam’, penulis: Lara Ahmad
# ‘Bulan dalam Labirin’, penulis: Clara Canceriana
# ‘Bapak’, penulis: Novi Kuspriyandari
# ‘Adik Paling Keren’, penulis: Renata Aprianti

penerbit: #writers indonesia

Buku Puisi Munajat Sesayat Doa

antologiku ke-7
Judul : Munajat Sesayat Doa
Penulis : Pemenang Lomba Puisi Forum Tinta Dakwah FLP Riau
Tebal : x + 142hlm
Harga : Rp 35.000,-
...Sinopsis:

Bagi Anda para pecinta puisi, membaca sebuah antologi puisi mungkin sudah berkali-kali Anda lakukan. Namun sudahkah antologi puisi yang Anda baca tersebut memiliki keunikan seperti yang ada pada antologi “Munajat Sesayat Doa”??? Munajat Sesayat Doa merupakan kumpulan puisi penggugah jiwa. Sastra tak selamanya berkecimpung dalam dunia abu-abu, namun sastra juga mampu memberi setetes pencerahan bagi jiwa-jiwa para penikmatnya. Munajat Sesayat Doa merupakan antologi puisi berisi karya pemenang lomba puisi Forum Tinta Dakwah FLP Riau yang dilaksanakan secara online dengan memanfaatkan fasilitas facebook. Ditulis dalam bentuk puisi-puisi yang ringkas dan padat, namun bukan berarti mengenyampingkan kekohan dan kekuatan makna bahasa para penyair. Puisi-puisi di dalam Munajat Sesayat Doa merupakan bahasa-bahasa kejujuran dari seorang penyair selaku hamba Tuhan kepada Sang Pencipta. Kejujuran kondisi diri sekaligus ungkapan cinta patah-patah yang terlahir dari jiwa penyair.

Lihatlah ungkapan ini:

Karena tasbihku terlalu kelam untuk kuhitung,
Maka aku pun tersungkur memutih dalam cintaMu di paragrap sunyi doaku
Senja memang selalu jingga, sayangku. Tapi zikirku lebih memutih, lebih membumi, dan lebih melayangkanku.

Atau kejujuran yang ini:

masa telah membuat kami kuning. ringkih dan lapuk
di ujung karat. tak kuat menahan sengat mentari yang
kadang jahat panasnya. semilir angin pula telah
cukup sulit hingga tak dapat kami pegang dengan erat.

Munajat Sesayat Doa memberi ruang kepada para penyair dalam berbagai jenjang dan tingkatan, baik bagi mereka yang telah memiliki karya berserakan di media nasional, maupun mereka yang pertama kali membukukan karyanya. Asah kemampuan berpuisi Anda dengan menjadikan Munajat Sesayat Doa sebagai koleksi. Sebab memiliki buku ini tak hanya akan menjadikan Anda sosok yang mahir bersastra, lebih dari itu Anda juga diajak bermunjat dan beramal, karena keuntungan royalti penjualan antologi ini akan dijadikan sebagai anggaran donasi bencana alam di tanah air.

selamat membaca dan menikmati

Salam sastra penuh manfaat!

Wujudkan Mimpimu: Sebuah Episode Pengamen

Antologiku yang lain



Judul : Wujudkan Mimpimu: Sebuah Episode Pengamen
Penulis : Ceko & Pemenang Lomba FF Pengamen Cinta
Tebal : viii + 165 hlm
ISBN : 978-602-9079-54-8
Harga : Rp 38.700,-

Sinopsis :

Hingga kini, terwujud sudah antologi flash fiction: “Wujudkan Mimpimu: Sebuah Episode Pengamen” yang berisi 50 karya penulis terpilih. Plus sebuah flash fiction yang diadaptasi dari cerita pementasan teater “Wujudkan Mimpimu” yang diperankan oleh Anak-anak Komunitas Tol Pasteur di bawah naungan Ubuntu Theatre Organization, ‘mainteater’, dan Yayasan Bahtera.

Barisan huruf, rangkaian kata, dan kalimat dalam buku ini seolah bukan hanya bentuk visual bacaan inspiratif, namun akan terasa berubah menjadi audio berbentuk rangkaian nada-nada mayor-minor. Seperti saat mendengarkan para musisi jalanan menjual suaranya, apakah akan kita dengarkan atau abaikan begitu saja?

“Buku yang inspiratif dan humanis. Kisahnya pendek-pendek, namun menghentak, menghunjam rasa kemanusiaan, membangun empati pada orang-orang yang terpinggirkan, sekaligus pembangkit semangat. Bahwa harapan itu selalu ada. Layak dibaca oleh para pejuang kehidupan.”
(Tethy Ezokanzo, penulis lebih dari 25 buku)

22 Hari Bercerita

ini

antologiku ke-17. Semoga berkah,manfaat dan membangun karakter anak indonesia.aamiin....

Buku 22 Hari Bercerita adalah kumpulan cerita dari kontributor cerita Indonesia Bercerita (@IDcerita). Kumpulan cerita ini disusun dengan menggunakan pohon karakter, gambar susunan dan posisi karakter anak yang dibangun melalui cerita. Panduan pohon karakter ini memudahkan bagi orang tua, guru, pencerita dalam memilih cerita yang sesuai dengan kebutuhan. Pohon karakter ini merupakan alat bantu untuk menjalankan misi Indonesia Bercerita, Mendidik Melalui Cerita, Membebaskan Imajinasi Anak, Membangun Karakter Bangsa.

Ada 4 bagian pohon yang digunakan sebagai dasar pemilah karakter anak, yaitu akar (penerimaan diri, berpikir apresiatif, imajinatif, rasa ingin tahu), batang atau dahan (pengelolaan emosi, motivasi diri, kemandirian, rendah hati), daun (empati, ramah, penyayang, berbagi), buah (kreatif, kemauan belajar, kolaborasi).

22 Hari Bercerita (Buku Pertama) berisi cerita-cerita untuk membangun karakter yang berposisi di akar (Loly Tersesat, Dreamland, Normal, Satu Huruf yang Ku Benci, Lala Lada, Putri yang Selalu Mengantuk, Kamu Boleh, Monik dan Kaus Kaki, Petualangan Fibouli, Penulis itu Pintar, Ollo Si Beruang) dan batang atau dahan (Bumi dan Bulan, Si Bungsu Belajar Terbang, Balon, Mimpi Nirmala, Rumah Motivasi, Menggapai Bintang, Dongeng Mimpi, Rumah untuk Kuki, Salju Pertama Kia, Aku Sebal pada Mama, Aku Kehilangan) pada pohon karakter.

22 Hari Bercerita (Buku Kedua) berisi cerita-cerita untuk membangun karakter yang berposisi di Daun (Surat untuk Papa, Ayah, Tiga Mantra Ajaib, Berkunjung ke Kebun Binatang, Aku Sayang Ibuku, Mr. Tobiko dan Hutan Enenimon, Dila Ingin Memelihara Kucing, Sayang Kak Dhea, Kebun Empat Kelinci, Pangeran Massak dan Raksasa di Belakang Bukit) dan Buah (Cerita Selma, Istana Sang Rajawali, Batang dan Daun, Gelang Chita), ditambah lingkungan sekitar (Badak yang Berwarna Ungu) pohon karakter.

Lagu OPICK Inspirasiku

judul : Lagu Opick Inspirasiku
Penulis : Arien Ratih dk...k
Tebal : vi + 192 hlm
Harga : Rp 38.000,-
ISBN : 978-602-8597-62-3


Sinopsis:

Opick. Hmm, siapa yang tidak mengenalnya. Perjalanan hidupnya dalam menemukan dirinya sendiri, telah menginspirasi banyak orang. Bermula dari pencarian demi pencarian, lalu menerima keterbatasan dirinya. Tetapi yang terjadi setelah itu adalah menemukan ketidakterbatasan. Di situlah, Tuhan menampakkan diriNya.

Itulah pesan rasa yang disampaikan Opick dalam lagu-lagunya. Ratusan ribu pasang telinga mendengarkan perjalanan itu. Ratusan ribu hati tersentuh merasakan proses itu. Ratusan ribu orang tercerahkan oleh lagu itu. Ratusan ribu orang terbangkitkan oleh lagu itu. Menjadi menemukan diri sendiri dan menemukan Tuhannya dan lalu hidup bersamaNya dalam kedamaian.

Kisah-kisah dalam buku ini, adalah kisah-kisah terbaik yang terinspirasi oleh lagu-lagu Opick. Siapa saja bisa mengalaminya. Mereka sudah merasakannya. Mereka sudah menyelesaikannya. Mereka sudah melewatinya. Bagaimana dengan Anda?

Rasakan kisah-kisah menyentuh hati ini dan ambil manfaatnya bagi kehidupan Anda. Mudah-mudahan Anda juga terinspirasi dan bisa menyelesaikan masalah-masalah Anda dengan lebih mudah.

Nb: buku ini sudah bisa Anda dapatkan di toko-toko buku terdekat.

Bicaralah Perempuan

antologiku ke-5
Para Penulis dan Judul Tulisan :
1. Aku Hanyalah Korban (Melati Premasita Suci)
2. Jadi Siapa Bilang Kalau Luka (Dian Nafi)
3. Ketidakberdayaanku (Faujiah Lingga)
4. Labirin Luka Suryati (Aulia Nurul Adzkia)
5. Demi Sebuah Harga Diri (Miyosi Ariefiansyah)
6. Kisah Fitri (Ariyanti)
7. Si Buta yang Tak Berdaya (Dian Prihati)
8. Bangkitlah Wahai Perempuan (Yuli Riswati)
9. Bicaralah Perempuan (Nessa Kartika)
10. Me Vs My Bos, (Selvy Erline S)
11. Pembantu-pembantu Ibu Yuki (Resti Nurfaidah)
12. Hak Buruh atas Eksploitasi dan Harga Diri Mereka (Khoirul Walid)
13. Harga Seorang Wanita (Futicha Turisqoh)
14. Menjadi Perempuan Hebat (Rosa Listyandari, S.S.)
15. Diam di Tengah Siksaan (Susanah Sutardjo )
16. Sesak perempuan Terinjak (Okti Lilis Linawati)

Buku ini, meski banyak berbicara soal luka, penghiatanan dan air mata, tetapi tidak hendak mengajak anda berlarut-larut dalam duka. Berharap ini akan menjadi halilintar, yang membangunkan banyak orang dari mimpi panjang. Kekerasan terhadap perempuan begitu nyata, sangat dekat, dan menuntut partisipasi tanpa harus berfikir lambat.

Dalam semangat itulah buku ini hendak dilahirkan. Dari rahim gerakan serikat buruh di Serang – Banten, dalam spirit dan bagian tak terpisahkan dari Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang sudah dilaksanakan bersama-sama Komnas Perempuan. Dalam sebuah diskusi di Hotel Le Dian, bahkan buku ini diharapkan akan menjadi tonggak kebangkitan kaum perempuan; untuk lebih peduli, berbagi daya, dan bergandengan tangan dalam hangatnya kebersamaan.

Dualapan-Kumcer Teenlit

Duapuluh delapan kisah cinta Nerdy Neisya di usianya yang duapuluh delapan tahun

Kumpulan Pop Lovestory "Dualapan"
ISBN 978-602-98386-1-0
harga : Rp 35.000, tebal 132 hal, HVS 70 gr

silakan pesan via inbox HP
atau sms 081228310203
atau email hasfapublishing@yahoo.com

TITIK BALIK


antologi pertamaku
Judul : TITIK BALIK,
Menerjang Rintangan Menggapai Masa Depan
Penulis : 18 Pemenang Lomba Cipta Karya Inspiratif
Penerbit: Leutika, Mei 2010.
Tebal : xvi, 191 halaman
ISBN : 978-6028-597-39-5
Kategori: Nonfiksi - Motivasi
Harga : Rp 38.000,-

Pernahkah mengalami masa-masa berat hingga berada di titik nadir?
Terjatuh, terpuruk, dan gagal adalah biasa dalam kehidupan. Yang luar biasa adalah bila dapat bangkit dari keterpurukan dan kegagalan itu.

TITIK BALIK memuat pengalaman hidup yang patut dibagi bersama. Dari cerita seperti inilah seeorang sering menemukan pijar motivasi untuk menjalani hidup. Tak perlu mengalami kegagalan itu sendiri bila kita bisa belajar dari kegagalan orang lain.

CRAZMO

CRAZMO

Judul: CrazMo (Crazy Moments)
Tebal : 355 halaman, 14 x 20 cm
Harga : Rp 40.000,-


Nggak cuma isinya yang "gila", tapi layout bukunya juga gila, unik, bikin posisi membaca buku ini bisa macem2, bisa sambil miring, bisa sambil yoga ( kaki ...di atas, kepala di bawah), jungkir balik...
penasaran? buktikan aja deh, beli bukunya!!
Satu lagi buku antologi yang memuat satu kisahku di antara 51 cerita dari pemenang Audisi Penulis Buku Crazy Moments yang diikuti lebih dari 380 penulis dari berbagai wilayah di indonesia, bahkan dari luar negeri.
Cerita dibagi menjadi 5 kategori.
CrazMo 1 : Malu? Nggak kenal tuh Ketika membaca kategori ini, dianjurkan menyediakan kasur empuk beserta bantalnya, kegunaan: penyelamat tubuh supaya nggak langsung jatuh ke lantai gara2 tertawa hingga terguncang2
CrazMo 2 : Tegang, Men! Siap2 tegang ketika membaca segmen ini...^^
CrazMo 3 : Oh, co cwiit.. Siapkan tisu kalau2 nanti menangis haru ketika membaca segmen ini.
Crazmo 4 : Satu Momen, Sejuta Kenangan Kamu cukup mempersiapkan sejuta kata "maaf" kepada orang2 yang pernah kamu sakiti dan sejuta kata "terima kasih" bagi orang yang berjasa baik.
CrazMo 5 : Jijay Bajaj!! Disarankan jangan pernah coba2 membaca segemen ini sambil makan (Apalagi nih?!)
CrazMo pas jadi bahan bacaan untuk melenyapkan kesuntukan dan kejenuhan dalam hidup karena CrazMo menghadirkan beragam rasa bagi setiap pembacanya.

Yuks, BE CRAZY! prenz... ...^_^

Buku SETAN 911 yang diendors Ustadz Yusuf Mansyur

SETAN 911
ketika kesulitan datang,ketika persoalan hidup hadir,ketika keinginan muncul, hanya Allah tempat minta tolong.Hikmah tentang kesalahan mencari pertolongan dan jalan keluar di buku ini (SETAN 911) sangat bermanfaat bagi Anda
- Ust. Yusuf Mansyur

Akhir bulan uang pas-pasan, utang menumpuk, debt collector datang! Pertolongan siapa yang bisa diharapkan? Punya tetangga, tapi cueknya setengah mati. Punya mertua, tapi nolongnya setengah hati. Duh, susah! Untungnya ...punya kenalan dukun.... Tinggal datang sambil bawa kembang tujuh rupa, si dukun trus mencet nomor hotline Setan 911, udah deh, “Masalah Anda terselesaikan!”

Di era modern seperti sekarang, setan, jin, tuyul dan sebangsanya ternyata masih menjadi pilihan sebagian orang tuk mengatasi sejumlah masalah, dari yang pengin cari pesugihan, jodoh, hingga cari kesaktian.

Biar gak tambah jauh tersesat, yuk bikin warning buat mereka dan kita sendiri.

Judul : Setan 911
viii+204 hm ; 14x20 cm
Yogyakarta, Leutika
ISBN 978-602-8597-54-8
Rp 30rb
ada di gramedia, agen/toko buku terdekat
untuk yang kehabisan di toko, bisa beli online kei 081914032201

Kencantren-Pondok Comblang

“Buku ini merekam kisah-kisah unik romantika cinta dari bilik pesantren, dengan segenap liku-likunya yang khas dan menggelitik. Sangat menarik untuk dibaca!”
~Badiatul Muchlisin Asti
Penulis buku best seller Saat Kuncup Cinta Mekar di Hati

“Buku ini sangat bermanfaat untuk bahan pertimbangan bagi mereka yang akan membangun mahligai rumahtangga yang indah dan sakinah. Juga bagi mereka yang sedang mencari calon pasangan yang sholih(ah) dan terhormat serta terjaga ”
KH. Drs. Dzikron Abdullah
Dosen,Kyai, Ketua Thoriqoh Mu’tabaroh Jawa Tengah


“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, karena kedudukannya/ keturunannya, karena kecantikannya dan keranan agamanya. Maka, pilihlah yang baik agamanya niscaya engkau beruntung.” (HR. Bukhori). Dan orang ketiga dibutuhkan agar jangan sampai salah dalam memilih calon pasangan. Kisah-kisah nyata yang diceritakan kembali ini semoga menjadi inspirasi bagi mereka yang mendambakan pasangan sholih
KH. Drs. Ahmad Baidlowi
Kyai ,Pengasuh Pesantren, Dai.

“Buku tersebut ringan dengan bahasa yang renyah tapi berbobot dan yang terpenting isinya menggambarkan keadaan pesantren – pesantren di Jawa,menggelitik tapi tetap menghormati pesantren.”
Ust. Ahmad Rifai .
Pendidik, Dai, Kepala Sekolah SMA di Jakarta.

“ Kisah-kisah nyata yang diceritakan kembali ini semoga menjadi inspirasi dan pencerahan bagi mereka yang mendambakan pasangan sholih/sholihah. Dan membuka pandangan banyak orang mengenai cara – cara yang dianggap kuno namun pada kenyataannya mengandung hikmah yang dalam”

KENCANTREN -Pondok Comblang
ISBN : 978-602-98187-0-3
86 hlm
Rp 25rb (sdh termasuk ongkir Jawa) Rp 30rb (luar Jawa)
order via sms 081228310203 atau inbox hasfapublisher

Menulis bersama para penyair ternama di Indonesia

Buku Online Antologi Puisi Indonesia Di Mata Penyair adalah Buku Online yang ditulis beberapa penyair dari Indonesia, Malaysia juga putri Indonesia penyuka puisi yang di tinggal di Taiwan.

Awalnya terbit di evolitera, 2011 dan diterbitkan kembali di Jakartabeat.net,2011
agar manfaatnya lebih bisa dirasakan seluruh umat.

Kumpulan puisi ini muatannya adalah pandangan para penyair tentang Indonesia, berisi kenangan, harapan, gugatan dan semacamnya.

Paling tidak buku online sederhana ini, bisa menjadi kado Istimewa bagi Indonesia.

Buku ini bisa didownload gratis di Jakartabeat.net.


http://www.jakartabeat.net/download-area​/free-download/artwork/file/52-indonesia​-di-mata-penyair.html

Menulis bersama A Fuadi (penulis novel Negeri 5 Menara)

alhamdulillah, setelah berkesempatan nulis bareng bunda Pipiet Senja di buku Balita Hebat. Allah memberi kesempatan utkku nulis bareng abang A Fuadi (Negeri 5 Menara) di buku ini, bareng beberapa penulis lainnya.

mohon doanya, semoga berkah. aamiin...

Kisah Reflektif “Man Jadda Wajada”

(Berjalan Menembus Batas):
1. Ahmad Danuji
2. Nanang Nurhidayat
3. Mey Zusana
4. Bernando J. Sujibto
5. Rahmatika Choiria
6. J. Sumardianta
7. Huriyah Riza
8. Nurkhalis M. Kasim
9. Rina Shu
10. Dian Nafi
11. Shohifah Annur
12. Setiawan Chogah
13. Abdullah Mabruri

FOR THE LOVE OF MOM

Buku yang ke-31



Bagaimana Anda mendeskripsikan Ibu Anda? Sebagai sumber air yang cintanya tak berhenti mengalir? Atau bagai kunang-kunang yang menuntun Anda pada sepetak jalan pulang?


Membaca buku ini seperti mengusik hati kecil Anda. Membuat Anda tergelitik untuk sekedar menelpon Ibu dan mengatakan, “Aku rindu, bu.” Semakin Anda menelisik isinya, semakin besar pula pertanyaan Anda pada diri sendiri : sanggupkah aku menjadi sosok Ibu yang dilimpahi kedamaian dan cinta?


For The Love of Mom, sebuah antologi dari 38 penulis handal, mengungkapkan sosok Ibu yang tiada duanya. Mulai dari perjuangan seorang Ibu yang rela pergi ke Negara seberang hanya untuk menghidupi anak-anaknya hingga seorang Ibu yang pandai menjalin komunikasi dengan anak gadisnya.


Semuanya tentang Ibu...Ibu hebat!
Semuanya tentang cinta...cinta Ibu kepada anaknya. Dibalut dalam gaya bertutur yang ringan, buku ini snaggup mengaduk-aduk emosi Anda. Ditulis dari 39 sudut pandeng yang berbeda, buku ini layak dijadikan koleksi bacaan Anda. Dilengkapi dengan puisi dan quotes, berpadu apik dengan 40 naskah terbaik.

Siapkan semua keberanian Anda utk bersimpuh di kaki ibu dan katakan....Ibu, aku mencintaimu

STORYCAKE FOR RAMADHAN (Penerbit Gramedia Pustaka Utama)

Buku pertamaku yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama
(but in my all journey, ini adalah buku yang ke-24)

Ada gairah, kenikmatan dan kerinduan yang menyeruak ketika Ramadhan semakin dekat. Pengalaman beribadah yang dilaksanakan setiap tahun oleh umat Muslim di berbagai belahan dunia lengkap dengan segala pernak perniknya, menjadi satu kebutuhan yang selalu dinantikan kehadirannya. Suara bedug bertalu-talu, pergi tarawih berbondong-bondong, pengalaman masa kecil ketika ikut berkeliling membangunkan sahur, jungkir balik menyiapkan hidangan ramadhan untuk pertama kalinya bagi keluarga, hingga segala kehebohan menjelang Idul Fitri yang terkadang meninggalkan cerita sedih ataupun lucu dan tak terlupakan sepanjang sisa usia.

Ada banyak kisah seru, lucu dan mengharukan dalam buku ini. Banyak pengalaman selama menjalani Ramadhan terekam dengan jelas. Pengalaman banyak orang yang mungkin sama dengan apa yang pernah kita alami juga. Kisah-kisah sederhana, kisah-kisah luar biasa, kisah-kisah yang akan membuat kita tak sabar untuk menghabiskan buku ini dengan tuntas hingga halaman terakhir.

Storycake adalah kue cerita, yang berisikan sekumpulan kisah-kisah menarik yang dikemas secara apik, mengharukan, membahagiakan, membuat kita sadar bahwa ada begitu banyak kisah di luar sana yang mungkin mirip dengan apa yang pernah atau sedang kita alami.
Selamat membaca, nikmati Ramadhan anda dengan menggigit sepotong demi sepotong kisah yang ada dalam storycake ini !


ada kisahku di sini ^^

Wanita Era Digital

FRESH !! NEW BOOK !

Judul: Wanita Era Digital
Penulis:
Annisa Rona. Susan Sutardjo. Rahmiana Rahman. Najmi Haniva.
Dian Onasis.Hendra Sugiantoro.Dwi Aprilytanti Handayani. Rosikh Musabikha M.
Naqiyyah Syam. Murti Yuliastuti. Bundanya Fiqthiya. Haniva Az Zahra.
Herlya Inda. Riawani Elyta. Iifsyarifah. Endang SSN. Dewi Irianti. Mega Anindyawati. Dini Wulansari. Syarif Hidayat Santoso. Wulan Wahyuning Ratri
ISBN 978-602-98386-8-8
100 hlmn.Rp 32rb .

silakan pre order dg mengirim pesan ke inbox fb hasfapublisher atau sms 081914032201. tulis nama/alamat/telpon/judul buku yg dipesan. Rp 25rb (HARGA PRE ORDER)

Endorsment:
Apapun zamannya dan eranya, perempuan senantiasa bisa beradaptasi, menyeimbangkan diri bahkan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.
Globalisasi, digital, atau apapun namanya, bagi perempuan merupakan semacam tantangan atau uji nyali.
Tidak percaya? Nah, baca dan cermati saja buku ini. Mantap!
(Pipiet Senja, Novelis Mukim di Depok)
Bisa dibeli online. Silakan sms 081914032201 atau inbox fb hasfa publisher. Tulis nama/alamat/telpon/judul buku yang dipesan

Judul: Bengkel Jiwa
Penulis: Awy A Qolawun.
ISBN 978-602-98570-0-9
Endorsment:
“…Perjalanan spiritual itu tidak rumit. Ia rekreatif, menyenangkan dan jelas petanya. Setidaknya begitulah gaya buku ini bercerita…”
Prie GS –Budayawan.

9 manfaat membeli Buku Inspiratif Bengkel Jiwa
1.Memperoleh tips bermanfaat untuk membenahi jiwa
2. Mengenali Medan Kehidupan, Visi Misi dan Kendalanya.
3. memperoleh peta dan cara rekreatif dan menyenangkan dalam menaiki tangga spiritual serta meraih kesuksesan dan kebahagiaan
4. Manajemen diri dan komunitas untuk sukses dalam pergaulan
5. Dilengkapi kisah-kisah bermakna serta tauladan dari Rasulullah dan para sahabat
6. Cara mencapai kebersihan hati danmemurnikan amal
7. Ada Tips Sukses dalam berumah tangga
8. Tasawuf untuk kecerdasan dan berpikir kritis untuk kebahagiaan hakiki.
9. Mendapat bonus buku Undimensioned (21 pengalaman para penghafal Alqur'an) berisi kisah-kisah penghafal Alqur'an dan tips tips menghafal Alqur'an Sebuah buku yang sengaja dalam tutur bahasanya seolah mengajak pembaca untuk berimajinasi mengendarai mobil, terinspirasi dari sebuah hadits bahwa kita hidup di dunia ini adalah laksana musafir.
Berangkat dari kenyataan bahwa lembaran-lembaran kuno nan sakral terasa kian menjauh dari kita seiring dengan makin merenggangnya masa. Yang pada saat yang sama pula, membuat kita semakin terombang-ambing tak tentu arah karena terlalu sedikitnya petunjuk dan peta yang kita terima untuk menempuh jalan hidup yang kian berombak ganas.
Adalah "Qobasat Islamiyyah", tulisan Ustadz Ahmad Al-Qollash, pemikir Islam asal Syria. Buku itulah yang dengan deras mengguyur inspirasi pada Awy A Qolawun untuk menulis buku yang berbicara tentang konsep-konsep sederhana pembenahan jiwa untuk melanjutkan perjalanan menempuh kehidupan.

SEGERA HADIR DI GRAMEDIA.... BENGKEL JIWA-UNDIMENSIONED

SEGERA HADIR DI GRAMEDIA, GUNUNG AGUNG, TOGAMAS


Bengkel Jiwa dan Undimensioned (2 in 1 book)

Judul: Bengkel Jiwa
Penulis: Awy A Awy' Ameer Qolawun-Full
ISBN 978-602-98570-0-9
Sebuah buku yang sengaja dalam tutur bahasanya seolah mengajak pembaca untuk berimajinasi mengendarai mobil, terinspirasi dari sebuah hadits bahwa kita hidup di dunia ini adalah laksana musafir.
Berangkat dari kenyataan bahwa lembaran-lembaran kuno nan sakral terasa kian menjauh dari kita seiring dengan makin merenggangnya masa. Yang pada saat yang sama pula, membuat kita semakin terombang-ambing tak tentu arah karena terlalu sedikitnya petunjuk dan peta yang kita terima untuk menempuh jalan hidup yang kian berombak ganas.
Adalah "Qobasat Islamiyyah", tulisan Ustadz Ahmad Al-Qollash, pemikir Islam asal Syria. Buku itulah yang dengan deras mengguyur inspirasi pada Awy A Qolawun untuk menulis buku yang berbicara tentang konsep-konsep sederhana pembenahan jiwa untuk melanjutkan perjalanan menempuh kehidupan.

ENDORSMENT
“…Perjalanan spiritual itu tidak rumit. Ia rekreatif, menyenangkan dan jelas petanya. Setidaknya begitulah gaya buku ini bercerita…”
Prie GS –Budayawan.

Ibarat kehidupan, kita seperti sedang..


naik kendaraan yang akan membawa kita menuju tujuan kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Dalam konteks bukunya Mas Awy, perjalanan kita masih panjang, kita belum tahu kondisi jalan di depan, apakah jalan mulus beraspal atau jalan bergelombang dan berlubang. Untuk itu dibutuhkan sarana kendaraan yang memadai, bisa dipacu di segala medan, baik jalan mulus maupun offroad.

(Husnun N Djuraid- Wartawan, Redaktur Senior "Malang Post", dan dosen UMM)


UNDIMENSIONED
21 peng-alam-an para penghafal Al Quran abad 21 sebelum 2012.
Penulis: Dian Nafi dkk
ISBN 978-602-98386-2-6

Hidup itu membebaskan, bukan pembebasan. Memasukinya berarti mengeluarkannya. Mengisi maka mengosongkan. Kematian itu kebangkitan hidup. Berbahagialah bisa berjumpa dengan mereka yang telah mengalami peng-alam-an hidup. Wasiat buku hidup hingga sesudah hidup yang mematikan sekaligus membangkitkannya kembali.
Seorang saja sungguh menggali lobang tanpa dasar, apalagi dua puluh satu.


Ada diskon 30% bagi yang pre order sebelum 5 Agustus 2011. 164hlm.Rp25rb.jadi Rp 17rb saja. silakan sms 081914032201 utk pre order atau inbox fb.

11 alasan membeli Dear Love

11 alasan membeli DearLove untuk koleksi pribadi maupun sebagai hadiah bagi kawan/saudara/yg tercinta
1. berisi 111 naskah terpilih dari 800-an naskah yg masuk
2. mengandung esensi kebaruan
3. penuh kejutan dan menginspirasi
4. royalti menjadi kontribusi bagi pendidikan anak usia dini
5. sebagai referensi membuat flash fiction
6. menjadi sumber inspirasi dalam menulis....bayangkan 111 ide, bisa jadi 111 cerpen dan 111 novel jika dikembangkan. tentu saja harus berimprovisasi agar tdk menjadi plagiator.
7. membaca sastra, melembutkan jiwa. Mengasah kecerdasan emosional, spiritual, dan kepekaan sosial
8. 111 cerita dengan 111 moral of the story, hikmah yang bisa dipetik.
9. belajar empati dengan membaca berbagai kisah di dalamnya, ada bahagia, kesedihan, airmata, dsb.
10. bahan kontemplasi diri, ataupun bersama pasangan dan siapa saja.
11. memahami cinta dan pernak perniknya sehingga menghidupkan cinta demi meraih cinta dan cahaya ilahiah.
Bonus alasan; ada lomba resensinya, berhadiah paket buku senilai 200ribu.

Judul : Dear Love
menghubungi cinta-menghubungkan cinta-hubungan cinta
111 tulisan tentang cinta
Penerbit: Hasfa Publishing
ISBN 978-602-98386-7-1
227hlm. Rp 49rb
Hadir di Gramedia,TB GunungAgung,TB Togamas dan toko-toko buku.

BOOKS

Dear Book Lovers,

here I update about my books and hasfriends books.
sila klik ini ya......BOOKS...



Kecintaanku akan buku ternyata ditulis oleh seorang sahabat jurnalis di harian Analisa Medan :))

Me and The Star



Berikut ada tips asyik dari Kang Zen, simak ya..semoga bermanfaat:)

Aktifkan BINTANG di JIWAmu
Berikut ini saya akan berbagi kepada saya sendiri dan kepada Anda, bagaimana menggapai impian dengan tetap menjadikan Allah sebagai tempat ikatan yang sejati, dan bukanlah impian itu yang menjadi tempat kita terikat.

Metode yang saya gunakan adalah metode dengan akronim BINTANG. Bintang adalah akronim dari :

B : Bedakan dirimu
I : Izinkan Ruh memimpinmu
N : Netralkan ambisimu
T : Tetapkan impianmu
A : Aktifkan 'Azzammu
N : Nikmati perjalananmu
G : Gantungkan pada Tuhanmu

Mari kita mulai :


B : Bedakan dirimu

Tidak mungkin Allah menciptakan makhlukNya tanpa dibekali potensi yang unik. Allah tak pernah cacat menciptakan makhlukNya, hanya pandangan manusia saja lah yang tak mampu melihat kesempurnaan ciptaanNya. Itu sebabnya, setiap orang pasti mempunyai potensi yang unik, yang membuatnya berbeda dari yang lain.

Dan potensi unik terbaik yang Allah berikan kepada kita akan kita temukan jika kita terus berjalan dengan penuh semangat di atas jalanNya, bekerja dan berkarya dalam ridhoNya. Dengan demikian, Tidak perlu ingin tampil beda agar terlihat berbeda. Tapi lakukan saja yang terbaik, maka kita akan tampil beda dan mengesankan.


I : Izinkan Ruh memimpinmu

Tubuh kita terdiri dari Jasad dan Ruh, atau dari Jasmani dan Ruhani. Jika ibarat Mobil, maka Ruh adalah Pemilik sekaligus Driver utama dari Mobil tersebut, sedangkan Jasad adalah bentuk fisik dari Mobilnya. Sedangkan Otak dan Hati adalah sebagai penumpangnya, atau "driver bayaran" untuknya.

Orang yang cerdas, adalah orang yang menjadikan Ruh pada dirinya sebagai pemilik sekaligus driver utama bukan sebagai driver bayaran atau hanya penumpang atau hanya sebagai fisik mobilnya. Ruh tidak harus menyetir sendiri mobilnya. Mungkin saja yang menyetir bisa giliran, kadang Otak atau kadang Hati, yang penting sang Ruh tetap mengendalikan Otak dan Hati.

Sedangkan orang yang kurang cerdas adalah orang yang mengabaikan instruksi dari Ruh titipan-Nya, ia seringkali hanya terbawa emosi (hati) atau terbawa pikirannya (otak). Dan yang lebih parah lagi adalah ketika pikiran dan hatinya tak lagi mampu menguasai diri dan menguasai mobilnya, sehingga terjadilah kecelakaan yang tak diinginkan.


N : Netralkan ambisimu

Ambisi adalah kehendak Anda yang kuat atas keiniginan-keinginan yang bersifat duniawi. Kita tak mungkin bisa menetralkan ambisi kita kalau kita tak memiliki ambisi. Lha, apa yang mesti dinetralkan jika tak ada yang perlu dinetralkan. Itu sebabnya milikilah sebuah atau beberapa ambisi, lalu akuilah kepada Allah bahwa itulah ambisi Anda, sehingga Anda berdo'a padaNya agar tercapai ambisi Anda tersebut. Setelah itu netralkanlah, janganlah kita terikat kepada Ambisi kita, dan rasakahlah kehadiran Allah secara penuh.


T : Tetapkan impianmu

Setelah Anda menetralkan Ambisi Anda, maka kini saatnya Anda menetapkan Impian Anda. Ambisi lebih dekat kepada "keinginan" sedangkan Impian lebih dekat kepada "Kebutuhan". Jangan sampai Anda terbias antara keinginan dan kebutuhan. Jika itu hanya sekedar keinginan maka netralkanlah tapi jika itu adalah sebuah kebutuhan maka usahakanlah dengan seantusias dan setuntas mungkin.

Milikilah impian, hanya orang-orang yang memiliki impianlah yang sadar bahwa impiannya telah tercapai sehingga ia lebih mudah untuk bersyukur kepada Allah SWT.


A : Aktifkan 'Azzammu

'Azzam adalah tekad kuat untuk mencapai impian. Menetapkan impian saja tidaklah cukup jika tidak diiringi Azzam yang kuat, yakni azzam yang diiringi oleh Tawakkal yang penuh kepada Allah SWT. Aktifkan azam Anda, bulatkan tekad Anda. Impian yang kuat harus diiringi tekad yang bulat.


N : Nikmati perjalananmu

Orang biasa hanya mampu menikmati hasil dari perjalanan, sedangkan orang luar biasa mampu menikmati proses dari perjalanan tersebut.

Setelah tekad Anda bulat maka berjalanlah dengan cepat menuju impian Anda. Gunakan "jalan tol" agar Anda lebih cepat sampai kepada apa yang Anda impikan. Jalan tol adalah jalan bebas hambatan, jalannya mulus dan kendaraannya sedikit. Namun sayang, sekarang di jalan Tol pun sudah macet. Salah satu cara terbaik agar di jalan tol tidak macet maka harga tiket masuk harus dinaikkan berlipat-lipat dan jalan harus semakin dipermulus dan dibeton dengan kuat.

Bayangkan jika harga tiket masuk tol jagorawi mencapai Rp. 100.000 per mobil, maka kondisi jalan tol jagorawi akan semakin bebas hambatan. Nah, harga tiket masuk itu ibarat "sedekah" Anda, dan semakin banyak Anda sedekah maka semakin besar peluang Anda sampai kepada tujuan karena semakin sedikit kendaraan yang masuk ketol dan semakin besar peluang agar jalan tol yang berlubang segera diperbaiki. Jalan tol yang berlubang adalah ibarat "dosa-dosa" kita. Dengan sedekah yang banyak, maka kita sedang menambal-dosa-dosa kita.


G : Gantungkan pada Tuhanmu

Dan terakhir, gantungkanlah segala sesuatunya kepada Allah SWT. Tugas kita sebagai manusia adalah berusaha dengan sepenuh kemampuan kita, sedangkan hasil itu adalah hak dari Allah SWT. Namun, karena kita yakin bahwa Allah itu MAHAADIL dan MAHABIJAKSANA maka sangatlah tidak mungkin Allah menzalimi hamba-hambaNya dengan cara memberikan hasil akhir yang buruk padahal hambaNya sudah melakukan proses yang baik dan benar dengan sepenuh jiwa dan raganya.

Bukan gantungkan cita-citamu setinggi langit, tapi gantungkanlah cita-citamu kepada Allah yang menguasai langit dan bumi. Bukan Ta' kawal tapi Tawakkal, bukan Ber-resah tapi Ber-serah.


Wallahu a'lam
sumber : KZ

Books help us meet people





Books help us meet people. People help us meet books.

We never know where this life will take us. Just be around. Go far or no place at all.
But today I realize something. God give us many ways to invent ourselves.
And this is out of my prediction at all. Never in my mind before, not even in my dream.
But here we are, here I am.
People help me meet books. Many names I can’t tell, some of them are very special.



Suddenly, I have more 20 books with my fingers dancing there. Grant the Mercy.



And also has born more than 30 books of hasfriends from January till this June.
Hadzaa min fadhli robbii.





Really much love and miracle happens. People really help us meet books.
It’s more of that miracle. Books also help us meet people.
Some readers of my books send greeting and testimony. Some of them tell me that they cry but also being inspired. Some of my books going overseas, to Makkah, Egypt, Hongkong, London, Thailand, Singapore. Even I’m still stay here, but it’s wonderful to know that books can do much more than us.




Then, from book we arrange the meeting with love. We go downtown, joining for books party and writing club. Eat, read and love.
Books really help us meet people.

Perjalanan Manusia


Alam-alam yg akan di lalui manusia . .

Kehidupan manusia merupakan perjalanan panjang, melelahkan, penuh liku-liku, dan melalui tahapan demi tahapan. Berawal dari alam arwah, alam rahim, alam dunia, alam barzakh, sampai pada alam akhirat yang berujung pada tempat persinggahan terakhir bagi manusia, surga atau neraka. Al-Qur’an dan Sunnah telah menceritakan setiap fase dari perjalanan panjang manusia itu.

Al-Qur’an diturunkan Allah swt. kepada Nabi Muhammad saw. berfungsi untuk memberikan pedoman bagi umat manusia tentang perjalanan (rihlah) tersebut. Suatu rihlah panjang yang akan dilalui oleh setiap manusia, tanpa kecuali. Manusia yang diciptakan Allah swt. dari tidak ada menjadi ada akan terus mengalami proses panjang sesuai rencana yang telah ditetapkan Allah swt.

Saat ini ada dua teori yang menyesatkan orang banyak. Al-Qur’an dengan tegas membantah teori itu. Pertama, teori yang mengatakan manusia ada dengan sendirinya. Dibantah Al-Qur’an dengan hujjah yang kuat, bahwa manusia ada karena diciptakan oleh Allah swt. Kedua, teori yang mengatakan manusia ada dari proses evolusi panjang, yang bermula dari sebangsa kera kemudian berubah menjadi manusia. Teori ini pun dibantah dengan sangat pasti bahwa manusia pertama adalah Adam as. Kemudian selanjutkannya anak cucu Adam as. diciptakan Allah swt. dari jenis manusia itu sendiri yang berasal dari percampuran antara sperma lelaki dengan sel telur wanita, maka lahirlah manusia.

Rasulullah saw. semakin mengokohkan tentang kisah rihlatul insan. Disebutkan dalam beberapa haditsnya. “Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau orang yang sedang musafir” (HR Bukhari). Dalam hadits lain: ”Untuk apa dunia itu bagiku? Aku di dunia tidak lebih dari seorang pengendara yang berteduh di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya” (HR At-Tirmidzi).

Alam Arwah

Manusia merupakan makhluk terakhir yang diciptakan Allah swt. setelah sebelumnya Allah telah menciptakan makhluk lain seperti malaikat, jin, bumi, langit dan seisinya

Allah menciptakan manusia dengan dipersiapkan untuk menjadi makhluk yang paling sempurna. Karena, manusia diciptakan untuk menjadi khalifah (pemimpin) di muka bumi dan memakmurkannya.

Persiapan pertama, Allah mengambil perjanjian dan kesaksian dari calon manusia, yaitu ruh-ruh manusia yang berada di alam arwah. Allah mengambil sumpah kepada mereka sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan).” (Al A’raf: 172).

Dengan kesaksian dan perjanjian ini maka seluruh manusia lahir ke dunia sudah memiliki nilai, yaitu nilai fitrah beriman kepada Allah dan agama yang lurus. Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Ar-Ruum: 30). Rasulullah saw. bersabda: “Setiap anak dilahirkan secara fitrah. Maka kedua orang tuannya yang menjadikan Yahudi atau Nashrani atau Majusi.” (HR Bukhari)

Alam Rahim

Rihlah pertama yang akan dilalui manusia adalah kehidupan di alam rahim: 40 hari berupa nutfah, 40 hari berupa ‘alaqah (gumpalan darah), dan 40 hari berupa mudghah (gumpalan daging), kemudian ditiupkan ruh dan jadilah janin yang sempurna. Setelah kurang lebih sembilan bulan, maka lahirlah manusia ke dunia.

Allah swt. berfirman: “Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.” (Al-Hajj: 5)

meniupkan ruh dan ditetapkan 4 kalimat; ketetapan rizki, ajal, amal, dan sengsara atau bahagia.” (HR Bukhari dan Muslim)

Seluruh manusia di dunia apapun kondisi sosialnya diingatkan tentang awal kejadiannya yang berasal dari benda yang hina, yaitu sperma lelaki dan sel telur wanita. Manusia sebelumnya belum dikenal, belum memiliki kemuliaan dan kehormatan. Lalu apakah manusia akan bangga, congkak, dan sombong dengan kondisi sosial yang dialami sekarang jika mengetahui asal muasal mereka?

Setelah mencapai 6 bulan sampai 9 bulan atau lebih, dan persyaratan untuk hidup normal sudah lengkap, seperti indra, akal, dan hati, maka lahirlah manusia ke dunia dalam keadaan telanjang. Belum bisa apa-apa dan tidak memiliki apa-apa.

Alam Dunia

Di dunia perjalanan manusia melalui proses panjang. Dari mulai bayi yang hanya minum air susu ibu lalu tubuh menjadi anak-anak, remaja dan baligh. Selanjutnya menjadi dewasa, tua dan diakhiri dengan meninggal. Proses ini tidak berjalan sama antara satu orang dengan yang lainnya. Kematian akan datang kapan saja menjemput manusia dan tidak mengenal usia. Sebagian meninggal saat masih bayi, sebagian lagi saat masa anak-anak, sebagian yang lain ketika sudah remaja dan dewasa, sebagian lainnya ketika sudah tua bahkan pikun.

Di dunia inilah manusia bersama dengan jin mendapat taklif (tugas) dari Allah, yaitu ibadah. Dan dalam menjalani taklifnya di dunia, manusia dibatasi oleh empat dimensi; dimensi tempat, yaitu bumi sebagai tempat beribadah; dimensi waktu, yaitu umur sebagai sebuah kesempatan atau target waktu beribadah; dimensi potensi diri sebagai modal dalam beribadah; dan dimensi pedoman hidup, yaitu ajaran Islam yang menjadi landasan amal.

Allah Ta’ala telah melengkapi manusia dengan perangkat pedoman hidup agar dalam menjalani hidupnya di muka bumi tidak tersesat. Allah telah mengutus rasulNya, menurunkan wahyu Al-Qur’an dan hadits sebagai penjelas, agar manusia dapat mengaplikasikan pedoman itu secara jelas tanpa keraguan. Sayangnya, banyak yang menolak dan ingkar terhadap pedoman hidup tersebut. Banyak manusia lebih memperturutkan hawa nafsunya ketimbang menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup, akhirnya mereka sesat dan menyesatkan.

Maka, orang yang bijak adalah orang yang senantiasa mengukur keterbatasan-keterbatasan dirinya untuk sebuah produktifitas yang tinggi dan hasil yang membahagiakan. Orang-orang yang beriman adalah orang-orang yang senantiasa sadar bahwa detik-detik hidupnya adalah karya dan amal shalih. Kehidupannya di dunia sangat terbatas sehingga tidak menyia-nyiakannya untuk hal-hal yang sepele, remeh apalagi perbuatan yang dibenci (makruh) dan haram.

Dunia dengan segala kesenangannya merupakan tempat ujian bagi manusia. Apakah yang dimakan, dipakai, dan dinikmati sesuai dengan aturan Allah swt. atau menyimpang dari ajaran-Nya? Apakah segala fasilitas yang diperoleh manusia dimanfaatkan sesuai perintah Allah atau tidak? Dunia merupakan medan ujian bagi manusia, bukan medan untuk pemuas kesenangan sesaat. Rasulullah saw. memberikan contoh bagaimana hidup di dunia. Ibnu Mas’ud menceritakan bahwa Rasulullah saw. tidur diatas tikar, ketika bangun ada bekasnya. Maka kami bertanya: “Wahai Rasulullah saw., bagaimana kalau kami sediakan untukmu kasur.” Rasululah saw. bersabda: “Untuk apa (kesenangan) dunia itu? Hidup saya di dunia seperti seorang pengendara yang berteduh di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya.” (HR At-Tirmidzi)

Perjalanan hidup manusia di dunia akan berakhir dengan kematian. Semuanya akan mati, apakah itu pahlawan ataukah selebriti, orang beriman atau kafir, pemimpin atau rakyat, kaya atau miskin, tua atau muda, lelaki atau perempuan. Mereka akan meninggalkan segala sesuatu yang telah dikumpulkannya. Semua yang dikumpulkan oleh manusia tidak akan berguna, kecuali amal shalihnya berupa sedekah yang mengalir, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang shalih. Kematian adalah penghancur kelezatan dan gemerlapnya kehidupan dunia. Kematian bukanlah akhir kesudahan manusia, bukan pula tempat istirahat yang panjang. Tetapi, kematian adalah akhir dari kehidupannya di dunia dengan segala yang telah dipersembahkannya dari amal perbuatan untuk kemudian melakukan rihlah atau perjalanan hidup berikutnya.

Bagi orang beriman, kematian merupakan salah satu fase dalam kehidupan yang panjang. Batas akhir dari kehidupan dunia yang pendek, sementara, melelahkan, dan menyusahkan untuk menuju akhirat yang panjang, kekal, menyenangkan, dan membahagiakan. Di surga penuh dengan kenikmatan yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan belum terlintas oleh pikiran manusia. Sementara bagi orang kafir, berupaya menghindar dari kematian dan ingin hidup di dunia 1.000 tahun lagi. Tetapi, sikap itu adalah sia-sia. Utopia belaka. Karena, kematian pasti datang menjumpainya. Suka atau tidak suka.

Alam Barzakh

Fase berikutnya manusia akan memasuki alam kubur atau alam barzakh. Di sana mereka tinggal sendiri. Yang akan menemaninya adalah amal mereka sendiri. Kubur adalah taman dari taman-taman surga atau lembah dari lembah-lembah neraka. Manusia sudah akan mengetahui nasibnya ketika mereka berada di alam barzakh. Apakah termasuk ahli surga atau ahli neraka. Jika seseorang menjadi penghuni surga, maka dibukakan baginya pintu surga setiap pagi dan sore. Hawa surga akan mereka rasakan. Sebaliknya jika menjadi penghuni neraka, pintu neraka pun akan dibukakan untuknya setiap pagi dan sore dan dia akan merasakan hawa panasnya neraka.

Al-Barra bin ’Azib menceritakan hadits yang panjang yang diriwayat Imam Ahmad tentang perjalanan seseorang setelah kematian. Seorang mukmin yang akan meninggal dunia disambut ceria oleh malaikat dengan membawa kafan surga. Kemudian datang malaikat maut duduk di atas kepalanya dan memerintahkan ruh yang baik untuk keluar dari jasadnya. Selanjutnya disambut oleh malaikat dan ditempatkan di kain kafan surga dan diangkat ke langit. Penduduk langit dari kalangan malaikat menyambutnya, sampai di langit terakhir bertemu Allah dan Allah memerintahkan pada malaikat: “Catatlah kitab

hambaku ke dalam ’illiyiin dan kembalikan kedunia.” Maka dikembalikan lagi ruh itu ke jasadnya dan datanglah dua malaikat yang bertanya: Siap Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa lelaki yang diutus kepadamu? Siapa yang mengajarimu? Hamba yang beriman itu dapat menjawab dengan baik. Maka kemudian diberi alas dari surga, mendapat kenikmatan di kubur dengan selalu dibukakan baginya pintu surga, dilapangkan kuburnya, dan mendapat teman yang baik dengan wajah yang baik, pakaian yang baik, dan aroma yang baik. Lelaki itu adalah amal perbuatannya.

Alam Akhirat (Hari Akhir)

Dan rihlah berikutnya adalah kehidupan di hari akhir dengan segala rinciannya. Kehidupan hari akhir didahului dengan terjadinya Kiamat, berupa kerusakan total seluruh alam semesta. Peristiwa setelah kiamat adalah mahsyar, yaitu seluruh manusia dari mulai nabi Adam as. sampai manusia terakhir dikumpulkan dalam satu tempat. Di sana manusia dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, dan belum dikhitan. Saat itu matahari sangat dekat jaraknya sekitar satu mil, sehingga mengalirlah keringat dari tubuh manusia sesuai dengan amalnya. Ada yang sampai pergelangan kaki, ada yang sampai lutut, ada yang sampai pusar, ada yang sampai dada, bahkan banyak yang tenggelam dengan keringatnya.

Dalam kondisi yang berat ini manusia berbondong-bondong mendatangi para nabi untuk meminta pertolongan dari kesulitan yang maha berat itu. Tetapi semuanya tidak ada yang dapat menolong. Dan terakhir, hanya Rasulullah saw. yang dapat menolong mereka dari kesulitan mahsyar. Rasulullah saw. sujud di haribaan Allah swt. di bawah Arasy dengan memuji-muji-Nya. Kemudian Allah swt. berfirman: “Tegakkan kepalamu, mintalah niscaya dikabulkan. Mintalah syafaat, pasti diberikan.” Kemudian Rasululullah saw. mengangkat kepalanya dan berkata: “Ya Rabb, umatku.” Dan dikabulkanlah pertolongan tersebut dan selesailah mahsyar untuk kemudian melalui proses berikutnya.

Peristiwa berikutnya adalah hisab (perhitungan amal) dan mizan (timbangan amal) bagi manusia. Ada yang mendapatkan proses hisab dengan cara susah-payah karena dilakukan dengan sangat teliti dan rinci. Sebagian yang lain mendapatkan hisab yang mudah dan hanya sekadar formalitas. Bahkan sebagian kecil dari orang beriman bebas hisab.

Di antara pertanyaan yang akan diberikan pada manusia di hari Hisab terkait dengan masalah prinsip dalam hidupnya. Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan melangkah kaki anak Adam di hari kiamat sehingga ditanya 5 hal di sisi Allah: tentang umurnya untuk apa dihabiskan, tentang masa mudanya untuk apa digunakan, tentang hartanya dari mana mencarinya, dan ke mana menginfakkannya, dan apa yang diamalkan dari ilmunya.” (HR At-Tirmidzi). Di masa ini juga dilakukan proses qishash, orang yang dizhalimi meng-qishash orang yang menzhalimi.

Tingkatan Wali


Syaikhul Akbar Ibnu Araby dalam kitab Futuhatul Makkiyah membuat klasifikasi tingkatan wali dan kedudukannya. Jumlah mereka sangat banyak, ada yang terbatas dan yang tidak terbatas. Sedikitnya terdapat 9 tingkatan, secara garis besar dapat diringkas sebagai berikut :


Wali Aqthab atau Wali Quthub
Wali yang sangat paripurna. Ia memimpin dan menguasai wali diseluruh alam semesta. Jumlahnya hanya seorang setiap masa. Jika wali ini wafat, maka Wali Quthub lainnya yang menggantikan.


Wali Aimmah
Pembantu Wali Quthub. Posisi mereka menggantikan Wali Quthub jika wafat. Jumlahnya dua orang dalam setiap masa. Seorang bernama Abdur Robbi, bertugas menyaksikan alam malakut. Dan lainnya bernama Abdul Malik, bertugas menyaksikan alam malaikat.


Wali Autad
Jumlahnya empat orang. Berada di empat wilayah penjuru mata angin, yang masing-masing menguasai wilayahnya. Pusat wilayah berada di Kakbah. Kadang dalam Wali Autad terdapat juga wanita. Mereka bergelar Abdul Haiyi, Abdul Alim, Abdul Qadir dan Abdu Murid.


Wali Abdal
Abdal berarti pengganti. Dinamakan demikian karena jika meninggal di suatu tempat, mereka menunjuk penggantinya. Jumlah Wali Abdal sebanyak tujuh orang, yang menguasai ketujuh iklim. Pengarang kitab Futuhatul Makkiyah dan Fushus Hikam yang terkenal itu, mengaku pernah melihat dan bergaul baik dengan ke tujuh Wali Abdal di Makkatul Mukarramah.
Pada tahun 586 di Spanyol, Ibnu Arabi bertemu Wali Abdal bernama Musa al-Baidarani. Abdul Madjid bin Salamah sahabat Ibnu Arabi pernah bertemu Wali Abdal bernama Mu’az bin al-Asyrash. Beliau kemudian menanyakan bagaimana cara mencapai kedudukan Wali Abdal. Ia menjawab dengan lapar, tidak tidur dimalam hari, banyak diam dan mengasingkan diri dari keramaian.


Wali Nuqoba’
Jumlah mereka sebanyak 12 orang dalam setiap masa. Allah memahamkan mereka tentang hukum syariat. Dengan demikian mereka akan segera menyadari terhadap semua tipuan hawa nafsu dan iblis. Jika Wali Nuqoba’ melihat bekas telapak kaki seseorang diatas tanah, mereka mengetahui apakah jejak orang alim atau bodoh, orang baik atau tidak.


Wali Nujaba’
Jumlahnya mereka sebanyak 8 orang dalam setiap masa.


Wali Hawariyyun
Berasal dari kata hawari, yang berarti pembela. Ia adalah orang yang membela agama Allah, baik dengan argumen maupun senjata. Pada zaman nabi Muhammad sebagai Hawari adalah Zubair bin Awam. Allah menganugerahkan kepada Wali Hawariyyun ilmu pengetahuan, keberanian dan ketekunan dalam beribadah.


Wali Rajabiyyun
Dinamakan demikian, karena karomahnya muncul selalu dalam bulan Rajab. Jumlah mereka sebanyak 40 orang. Terdapat di berbagai negara dan antara mereka saling mengenal. Wali Rajabiyyun dapat mengetahui batin seseorang. Wali ini setiap awal bulan Rajab, badannya terasa berat bagaikan terhimpit langit. Mereka berbaring diatas ranjang dengan tubuh kaku tak bergerak. Bahkan, akan terlihat kedua pelupuk matanya tidak berkedip hingga sore hari. Keesokan harinya perasaan seperti itu baru berkurang. Pada hari ketiga, mereka menyaksikan peristiwa ghaib.

Berbagai rahasia kebesaran Allah tersingkap, padahal mereka masih tetap berbaring diatas ranjang. Keadaan Wali Rajabiyyun tetap demikian, sesudah 3 hari baru bisa berbicara.

Apabila bulan Rajab berakhir, bagaikan terlepas dari ikatan lalu bangun. Ia akan kembali ke posisinya semula. Jika mereka seorang pedagang, maka akan kembali ke pekerjaannya sehari-hari sebagai pedagang.


Wali Khatam
Khatam berarti penutup. Jumlahnya hanya seorang dalam setiap masa. Wali Khatam bertugas menguasai dan mengurus wilayah kekuasaan ummat nabi Muhammd,saw.

informasi-di-balik-materi-dan-lauhul-mahfuz/


Informasi… Konsep ini di masa sekarang memiliki makna yang jauh lebih berarti dibandingkan setengah abad yang lalu sekalipun. Para ilmuwan merumuskan sejumlah teori untuk mengartikan istilah informasi. Para ilmuwan sosial berbicara tentang “abad informasi”. Informasi kini tengah menjadi konsep yang amat penting bagi umat manusia.

Penemuan informasi tentang asal-usul alam semesta dan kehidupan itu sendiri lah yang menjadikan konsep informasi ini menjadi begitu penting di dunia modern ini. Kalangan ilmuwan kini menyadari bahwa jagat raya terbentuk dari “materi, energi dan informasi,” dan penemuan ini telah menggantikan filsafat materialistik abad ke-19 yang menyatakan bahwa alam semesta keseluruhannya terdiri dari “materi dan energi” saja.

Lalu, apa arti dari semua ini?

Kami akan jelaskan melalui sebuah contoh, yakni DNA. Semua sel hidup berfungsi berdasarkan informasi genetis yang terkodekan pada struktur rantai heliks ganda DNA. Tubuh kita juga tersusun atas trilyunan sel yang masing-masingnya memiliki DNA tersendiri, dan semua fungsi tubuh kita terekam dalam molekul raksasa ini. Sel-sel kita menggunakan kode-kode protein yang tertuliskan pada DNA untuk memproduksi protein-protein baru. Informasi yang dimiliki DNA kita sungguh berkapasitas sangat besar sehingga jika anda ingin menuliskannya, maka ini akan memakan tempat 900 jilid ensiklopedia, dari halaman awal hingga akhir!

Jadi tersusun dari apakah DNA? Lima puluh tahun yang lalu, para ilmuwan akan menjawab bahwa DNA terdiri atas asam-asam inti yang dinamakan nukleotida dan beragam ikatan kimia yang mengikat erat nukleotida-nukleotida ini. Dengan kata lain, mereka terbiasa menjawabnya dengan menyebutkan hanya unsur-unsur materi dari DNA. Namun kini, para ilmuwan memiliki sebuah jawaban yang berbeda. DNA tersusun atas atom, molekul, ikatan kimia dan, yang paling penting, informasi.

Persis sebagaimana sebuah buku. Kita akan sangat keliru jika mengatakan bahwa sebuah buku hanya tersusun atas kertas, tinta dan jilidan buku; sebab selain ketiga unsur materi ini, adalah informasi yang benar-benar menjadikannya sebuah buku. Informasi lah yang membedakan satu jilid Encyclopedia Britannica dari sekedar sebuah “buku” yang terbentuk dari penyusunan acak huruf-huruf seperti ABICLDIXXGGSDLL. Keduanya memiliki kertas, tinta dan jilidan, tapi yang satu memiliki informasi sedangkan yang kedua tidak memilikinya. Sumber informasi ini adalah penulis buku tersebut, suatu kecerdasan yang memiliki kesadaran. Karenanya, kita tidak dapat mengingkari bahwa informasi dalam DNA telah ditempatkan oleh sesuatu yang memiliki kecerdasan.

Informasi, tembok penghalang bagi teori evolusi dan materialisme

Penemuan fakta ini telah menempatkan filsafat materialis dan Darwinisme, yakni penerapan paham materialisme ini pada ilmu alam, di hadapan tembok penghalang besar. Sebab, filsafat materialis menyatakan bahwa semua makhluk hidup hanya tersusun atas materi dan bahwa informasi genetis muncul menjadi ada melalui mekanisme tertentu secara “kebetulan”. Hal ini sebagaimana pernyataan bahwa sebuah buku dapat terbentuk melalui penyusunan kertas dan tinta secara serampangan, acak atau tanpa disengaja.

Materialisme berpijak pada teori “reduksionisme,” yang menyatakan bahwa informasi pada akhirnya dapat direduksi atau disederhanakan menjadi materi. Karena alasan ini, kalangan materialis berkata bahwa tidak ada perlunya mencari sumber informasi di luar materi. Akan tetapi pernyataan ini telah terbukti keliru, dan bahkan kalangan materialis telah mulai mengakui kebenaran ini.

Salah satu pendukung terkemuka teori evolusi, George C. Williams, mengemukakan dalam sebuah tulisannya di tahun 1995 tentang kesalahan materialisme (reduksionisme) yang beranggapan bahwa segala sesuatu terdiri atas materi:

Kalangan ahli biologi evolusionis hingga kini tidak menyadari bahwa mereka bekerja dengan dua bidang yang sedikit banyak berbeda: yakni bidang informasi dan bidang materi… Dua bidang ini tidak akan pernah bertemu pada satu pengertian yang biasanya disebut dengan istilah “reduksionisme” …Gen adalah satu paket informasi, dan bukan sebuah benda.. . Dalam biologi, ketika anda berbicara tentang masalah-masalah seperti gen, genotip dan perbendaharaan gen (gene pools), anda berbicara tentang informasi, bukan realitas fisik kebendaannya… Kurangnya kata-kata yang sama dan semakna yang dapat digunakan untuk menjelaskan keduanya ini menjadikan materi dan informasi berada pada dunia yang berbeda, yang harus dibahas secara terpisah, dan dengan menggunakan istilah mereka masing-masing. 1

Stephen C. Meyer, seorang filsuf ilmu pengetahuan dari Cambridge University dan termasuk yang mengkritisi teori evolusi serta materialisme, mengatakan dalam sebuah wawancara:

Satu hal yang saya lakukan di perkuliahan untuk memahamkan gagasan ini kepada para mahasiswa adalah: saya pegang dua disket komputer. Satu disket ini berisikan software (=informasi), sedangkan yang satunya lagi kosong. Lalu saya bertanya, “Apakah perbedaan berat di antara dua disket komputer ini akibat perbedaan isi informasi yang mereka punyai?” Dan tentu saja jawabannya adalah nol, tidak berbeda, tidak ada perbedaan akibat keberadaan informasi di salah satu disket. Hal ini dikarenakan informasi adalah kuantitas yang tidak memiliki berat. Informasi bukanlah suatu keberadaan materi. 2

Jika demikian, bagaimanakan penjelasan materialis menjelaskan asal-usulnya? Bagaimanakah penyebab yang bersifat materi dapat menjelaskan asal-muasalnya?… Hal ini memunculkan hambatan yang cukup mendasar bagi skenario materialistik evolusionis.

Di abad ke-19, kita berkeyakinan bahwa terdapat dua keberadaan dasar dalam ilmu pengetahuan: Materi dan Energi. Di awal abad ke-21, kita kini mengakui bahwa terdapat keberadaan dasar yang ketiga, dan ini adalah informasi. Informasi tidak dapat direduksi atau disederhanakan menjadi materi, tidak pula menjadi energi.

Semua teori yang dikemukakan di abad kedua puluh untuk menyederhanakan informasi menjadi materi – sebagaimana teori asal-usul kehidupan secara acak, pengaturan materi secara mandiri, teori evolusi dalam biologi yang berusaha menjelaskan informasi genetis spesies melalui mekanisme mutasi dan seleksi alam – telah gagal. Profesor Phillip Johnson, pengritik terkemuka Darwinisme, menulis:

Dualitas yang sesungguhnya ada pada setiap tingkatan dalam biologi adalah dualitas materi dan informasi. Kalangan filsuf akal-ilmu pengetahuan tidak mampu memahami sifat asli informasi dikarenakan mereka beranggapan bahwa informasi ini dihasilkan oleh sebuah proses materi (yakni. sebagaimana konsep Darwin) dan, karenanya, secara mendasar tidak berbeda dengan materi. Tapi ini hanyalah prasangka yang akan terhapuskan dengan pemikiran yang jujur. 3

Sebagaimana pernyataan Johnson, “informasi bukanlah materi, meskipun informasi ini tercetak pada materi. Informasi ini berasal dari suatu tempat lain, dari suatu kecerdasan…” Dr. Werner Gitt, direktur dan profesor pada German Federal Institute of Physics and Technology, mengungkapkan pemikiran yang hampir sama:

Sistem pengkodean senantiasa memerlukan proses kecerdasan non-materi. Materi yang bersifat fisik tidak dapat menghasilkan kode informasi. Semua pengalaman menunjukkan bahwa tiap-tiap informasi kreatif menunjukkan keberadaan usaha mental dan dapat dirunut hingga ke sang pemberi gagasan yang menggunakan kehendak bebasnya sendiri, dan yang memiliki akal yang cerdas… Tidak ada hukum alam yang pernah diketahui, tidak pula proses, tidak pula urutan peristiwa yang pernah diketahui yang dapat menyebabkan informasi muncul dengan sendirinya pada materi… 4

Sebagaimana telah kita perbincangkan di atas, sebuah buku terbentuk dari kertas, tinta dan informasi yang dikandungnya. Sumber informasi ini adalah kecerdasan sang penulis.

Dan ada satu lagi hal penting. Kecerdasan ini ada sebelum keberadaan unsur-unsur materi dan kecerdasan inilah yang menentukan bagaimana menggunakan unsur-unsur materi tersebut. Sebuah buku pertama kali muncul dalam benak seseorang yang akan menulis buku tersebut. Sang penulis menggunakan perangkaian logis dan dengannya menghasilkan kalimat-kalimat. Kemudian, di tahap kedua, ia mewujudkan gagasan ini menjadi bentuk materi. Dengan menggunakan mesin ketik ata komputer, ia mengubah informasi yang ada dalam otaknya menjadi huruf-huruf. Setelah itu, huruf-huruf ini sampai kepada tempat percetakan dan membentuk sebuah buku.

Sampai di sini, kita telah sampai pada kesimpulan berikut: “Jika materi mengandung informasi, maka materi ini telah dirangkai sebelumnya oleh sebuah kecerdasan yang memiliki informasi tersebut. Pertama, terdapat sebuah kecerdasan. Kemudian pemilik kecerdasan ini mengubah informasi tersebut menjadi materi, dan, dengan demikian, menciptakan sebuah desain.”

Kecerdasan yang ada sebelum keberadaan materi

Demikianlah, sumber informasi di alam tidak mungkin materi itu sendiri, sebagaimana pernyataan kaum materialis. Sumber informasi bukanlah materi, akan tetapi sebuah Kecerdasan di luar materi. Kecerdasan ini telah ada sebelum keberadaan materi. Kecerdasan ini menciptakan, membentuk dan menyusun keseluruhan alam semesta yang bersifat materi ini.

Biologi bukanlah satu-satunya cabang ilmu pengetahuan yang menghantarkan kita pada kesimpulan ini. Astronomi dan fisika abad kedua puluh juga membuktikan adanya keselarasan, keseimbangan dan rancangan menakjubkan di alam. Dan ini mengarahkan pada kesimpulan adanya suatu Kecerdasan yang telah ada sebelum keberadaan jagat raya, dan Dialah yang telah menciptakannya.

Ilmuwan Israel, Gerald Schroeder, yang telah mempelajari fisika dan biologi di sejumlah universitas seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT), sekaligus pengarang buku The Science of God (Ilmu Pengetahuan Tuhan), membuat sejumlah pernyataan penting tentang hal ini. Dalam buku barunya yang berjudul The Hidden Face of God: Science Reveals the Ultimate Truth (Wajah Tersembunyi Tuhan: Ilmu Pengetahuan Mengungkap Kebenaran Hakiki), ia menjelaskan kesimpulan yang dicapai oleh biologi molekuler dan fisika quantum sebagaimana berikut:

Suatu kecerdasan tunggal, kearifan universal, melingkupi alam semesta. Sejumlah penemuan oleh ilmu pengetahuan, yang mengkaji tentang sifat quantum dari materi-materi pembentuk atom (sub-atomik), telah membawa kita sangat dekat kepada pemahaman yang mengejutkan: seluruh keberadaan merupakan perwujudan dari kearifan ini. Di laboratorium kita merasakannya dalam bentuk informasi yang pertama-tama terwujudkan secara fisik dalam bentuk energi, dan kemudian terpadatkan menjadi bentuk materi. Setiap partikel, setiap wujud, dari atom hingga manusia, tampak mewakili satu tingkatan informasi, satu tingkatan kearifan. 5

Menurut Schroeder, temuan-temuan ilmiah di zaman kita mengarah pada pertemuan antara ilmu pengetahuan dan agama pada satu kebenaran yang sama, yakni kebenaran Penciptaan. Ilmu pengetahuan kini tengah menemukan kembali kebenaran ini, yang sebenarnya telah diajarkan agama-agama wahyu kepada manusia selama berabad-abad.

LAUHUL MAHFUZH (KITAB YANG TERPELIHARA

Sejauh ini, kita telah menyaksikan kesimpulan ilmu pengetahuan tentang alam semesta dan asal-usul makhluk hidup. Kesimpulan ini adalah bahwa keseluruhan alam semesta dan kehidupan itu sendiri diciptakan dengan menggunakan cetak biru informasi yang telah ada sebelumnya.

Kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan modern ini sungguh sangat bersesuaian dengan fakta tersembunyi yang tercantum dalam Alquran sekitar 14 abad yang lalu. Dalam Alquran, Kitab yang diturunkan kepada manusia sebagai Petunjuk, Allah menyatakan bahwa Lauhul Mahfuzh (Kitab yang terpelihara) telah ada sebelum penciptaan jagat raya. Selain itu, Lauhul Mahfuzh juga berisi informasi yang menjelaskan seluruh penciptaan dan peristiwa di alam semesta.

Lauhul Mahfuzh berarti “terpelihara” (mahfuzh), jadi segala sesuatu yang tertulis di dalamnya tidak berubah atau rusak. Dalam Alquran, ini disebut sebagai “Ummul Kitaab” (Induk Kitab), “Kitaabun Hafiidz” (Kitab Yang Memelihara atau Mencatat), “Kitaabun Maknuun” (Kitab Yang Terpelihara) atau sebagai Kitab saja. Lauhul Mahfuzh juga disebut sebagai Kitaabun Min Qabli (Kitab Ketetapan) karena mengisahkan tentang berbagai peristiwa yang akan dialami umat manusia.

Dalam banyak ayat, Allah menyatakan tentang sifat-sifat Lauhul Mahfuzh. Sifat yang pertama adalah bahwa tidak ada yang tertinggal atau terlupakan dari kitab ini:

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kcuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daupun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh). (QS. Al An’aam, 6:59)

Sebuah ayat menyatakan bahwa seluruh kehidupan di dunia ini tercatat dalam Lauhul Mahfuzh:

Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. (QS. Al An’aam, 6:38)

Di ayat yang lain, dinyatakan bahwa “di bumi ataupun di langit”, di keseluruhan alam semesta, semua makhluk dan benda, termasuk benda sebesar zarrah (atom) sekalipun, diketahui oleh Allah dan tercatat dalam Lauhul Mahfuzh:

Kami tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Alquran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun seeasr zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebi besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh). (QS. Yunus, 10:61)

Segala informasi tentang umat manusia ada dalam Lauhul Mahfuzh, dan ini meliputi kode genetis dari semua manusia dan nasib mereka:

(Mereka tidak menerimanya) bahkan mereka tercengang karena telah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan dari (kalangan) mereka sendiri, maka berkatalah orang-orang kafir: “Ini adalah suatu yang amat ajaib”. Apakah kami setelah mati dan setelah menjadi tanah (kami akan kembali lagi)?, itu adalah suatu pengembalian yang tidak mungkin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang dihancurkan oleh bumi dari (tubuh-tubuh) mereka, dan pada sisi Kamipun ada kitab yang memelihara (mencatat). (QS. Qaaf, 50:2-4)

Ayat berikut ini menyatakan bahwa kalimat Allah di dalam Lauhul Mahfuzh tidak akan ada habisnya, dan hal ini dijelaskan melalui perumpamaan:

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Luqman, 31:27)

KESIMPULAN

Fakta-fakta yang telah kami paparkan dalam tulisan ini membuktikan sekali lagi bahwa berbagai penemuan ilmiah modern menegaskan apa yang diajarkan agama kepada umat manusia. Keyakinan buta kaum materialis yang telah dipaksakan ke dalam ilmu pengetahuan ternyata malah ditolak oleh ilmu pengetahuan itu sendiri.

Sejumlah kesimpulan ilmu pengetahuan modern tentang “informasi” berperan untuk membuktikan secara obyektif siapakah yang benar dalam perseteruan yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Perselisihan ini telah terjadi antara paham materialis dan agama. Pemikiran materialis menyatakan bahwa materi tidak memiliki permulaan dan tidak ada sesuatu pun yang ada sebelum materi. Sebaliknya, agama menyatakan bahwa Tuhan ada sebelum keberadaan materi, dan bahwa materi diciptakan dan diatur berdasarkan ilmu Allah yang tak terbatas.

Fakta bahwa kebenaran ini, yang telah diajarkan oleh agama-agama wahyu – seperti Yahudi, Nasrani dan Islam – sejak permulaan sejarah, telah dibuktikan oleh berbagai penemuan ilmiah, merupakan petunjuk bagi masa berakhirnya atheis yang sebentar lagi tiba. Umat manusia semakin mendekat pada pemahaman bahwa Allah benar-benar ada dan Dialah yang “Maha Mengetahui.” Hal ini sebagaimana pernyataan Alquran kepada umat manusia dalam ayat berikut:

Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauhul Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah. (QS. Al Hajj, 22:70)
sumber:http://mesjidalhidayah.wordpress.com/2008/08/20/informasi-di-balik-materi-dan-lauhul-mahfuz/