Writravelicious Go To Nestcology Cafe

Writravelicious Go To Nestcology Cafe




Ini kunjunganku yang kedua di Land Of Gastronomy, Nestcology Cafe ini. Kunjungan pertama dulu saat ada undangan launching dan review produk terbaru dari sebuah Bank Swasta Nasional. Kali ini untuk menghadiri undangan dari sebuah perusahaan produsen alat tulis yang banyak juga mengekspor hasil produksinya. 

Meski pernah ke sini, datang ke Nestcology Cafe masih juga bikin hati terkesima dan kepincut ulang.
Sebagai sebuah resto yang dimiliki seorang perancang busana kenamaan, Anne Avantie, Nestcology memang punya daya tarik tersendiri, karena dirancang dengan desain arsitektur dan interior yang keren.


Perpaduan bahan kayu dan material baja serta batu-batuannya, menjadikan nuansa Nestcology seolah balance di antara kesan industri dan alami, sebagai bagian dari perbukitan yang menjadi setting dan tapak di mana bangunan ini berada.

Langit-langit yang tinggi, ruangan luas dengan minimal tiang penyangga, dengan kekuatan yang ditumpukan pada balok-balok baja, menjadikan ruang-ruangnya jadi tampak luas sekali. Lay out penataan ruang  juga menjadikannya continous, menerus, karena tak ada sekat. Sehingga meskipun berada di dalam ruangan, kita bisa merasakan kelapangan.




Apalagi dengan bukaan jendela-jendela kaca yang lebar dan tinggi, sehingga di bagian depan pandangan kita bisa menerus ke ruang luar. Di bagian belakang, kita bisa menikmati pemandangan indah kota Semarang dari atas. Dan tentu saja berhasil memasukkan pencahayaan alamiah ke dalam bangunan ini. 



Showing Dapur justru menjadi area penerima pertama yang bisa kita saksikan saat memasuki Nestcology Resto. Atraksi para chef ini bisa menjadi daya tarik tersendiri, dan tentu saja kebersihan dan kerapian dapurnya seolah menjadi showcase dari resto ini.



Meja resepsionis dan ruang tunggu berada persis dekat pintu masuk dan berseberangan dengan showing kitchen. Saat duduk di sini, meskipun nyaman karena posisinya seolah tersembunyi karena menjorok ke dalam, tetapi kita bisa mengawasi siapa yang datang dari arah teras bangunan, dan siapa yang lewat dari arah pintu masuk ke aisle menuju tangga yang mengarah ke ruang utama di lantai dua.



Perpaduan tangga dari material baja yang karakter aslinya keras dan industrial, menjadi berkesan lunak karena dindingnya diberi finishing bata ekspos dan sebuah gambar Panda sangat besar yang dilukiskan di sana.


Ruang utama di lantai dua ini juga menimbulkan ambience kreatif banget. Langit-langitnya yang tinggi dan mengekspos material baja, bukaan jendela yang tinggi lebar dengan aksen frame/lis kotak-kotaknya yang ritmis dinamis, kursi-kursi kayu gaya klasik, kesemuanya menjadi perpaduan yang menggairahkan. 


Nih dia area di mana kita bisa menikmati pemandangan kota Semarang dari atas.


Seru banget, karena ada salah satu sisi dinding yang dilukis full sepanjang dan selebar itu, dengan gambar yang tak biasa. Satu spot foto yang sayang kalau dilewatkan.





Dan inilah menu makanan pembuka, main course, makanan penutup dan minuman yang disajikan kemarin. Yummyy..







**
Untuk  kerjasama  review, liputan, event, narsum dll
For reservation,  review and any other collaboration
please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa)
Line: diannafi57

4 komentar: