Alhamdulillah Sampai Eropa Beneran

Alhamdulillah Sampai Eropa Beneran


Alhamdulillah akhirnya Sampai Eropa Beneran setelah sebelumnya jalan- jalan ke Eropa tiruan di Cilesoa Bandungan. 

Dan perginya dalam rangka konferensi paper di Konferensi Internasional yang diselenggarakan di Radboud University, Nijmegen, The Netherlands.


Dus sekalian jalan-jalan ke kota-kota di Belanda lainnya serta negara-negara yang dekat Belanda. Alhamdulillah sampai Jerman, Perancis dan Belgia.

Hadzaa min fadhli robbii. Semata karena kemurahanNya. Alhamdulillah wa syukurillah.

Ada puluhan ribu foto yang sempat diambil. Sampai bingung pas milih buat diupload ke sosmed dan blog. Hahaha salahe dhewe ya..

Ini beberapa di antaranya yang mewakili.


Kali pertama mendarat tentu saja kaki menapak bumi Amsterdam. Tepatnya Schipool Airport.

 Terus lanjut perjalanan ke Leiden. Dan selama beberapa hari sebelum konferensi, aku menghabiskan waktu untuk mengakrabi kota indah ini. Tiap hari jalan kaki saja menyusuri setiap sudut-sudutnya yang penuh pesona.



 Berfoto di setiap spot bangunan-bangunan yang indah. Jembatan dan kanal-kanalnya yang bersih dan menawan.
 Dan tentu saja main ke Leiden University yang sangat mengagumkan. Pengen banget bisa balik lagi ke sana untuk belajar sesuatu. Kapan yaaa..

 Puas jalan-jalan beberapa hari di Leiden, aku lanjut ke Nijmegen untuk presentasi paper di Radboud University.



 Aslinya grogi banget karena para presenter lain dari berbagai negara adalah para dosen, doktor dan profesor. Tapi alhamdulillah semua berjalan lancar dan sukses.

 Bahkan audience sangat antusias. Banyak sekali yang bertanya sampai ketika sudah selesai sesi panelku, ada beberapa audience yang terus mengejar untuk bertanya lebih lanjut. Bikin numan deh, jadi kecanduan dan ingin mengirim paper lagi supaya dapat kesempatan konferensi lagi, ataupun short course dan kesempatan lainnya yang going abroad. Dapat beasiswa untuk sekolah lagi juga mauuuuu....Aamiiin....


 Selepas konferensi beberapa hari di Nijmegen, perjalanan berlanjut ke Denhaag. Aku mengikuti diskusi interfaith dan juga gala dinner party di kedutaan Indonesia di Belanda. Tentu saja juga jalan-jalan mengelilingi Denhaag.

Malamnya menginap di rumah bagi tamu-tamu penting kenegaraan di dekat Denhaag.


Selepas dari Denhaag, lanjut jalan-jalan ke Volendam, Paris, Brussel.


 Balik dari Brussel, kelilingan Belanda lagi, ke Rotterdam, Delft, Utrecht, Dulvendreicht. Antar kota ditempuh dengan naik kereta cepat.

Lalu main-main di  Leiden lagi sampai puas. Sempat naik perahu juga menyusuri kanal-kanalnya.


Sempat ke kota kecil di Jerman, kleeve yang berdekatan dengan Nijmegen


 Coba bandingkan pose di menara Eifel beneran dengan menara Eifel buatan yang ada di Celosia Bandungan. He he he
 Semua bangunan dan statue yang dulu hanya bisa kulihat lewat buku-buku arsitektur, akhirnya bisa kulihat langsung, kuraba dan kuhirup udaranya.


Subhanallah alhamdulillah.
Trus bisa lihat langsung tempat-tempat yang diceritakan dalam novel Da Vinci Code. 
whoaaaa...
Selain ke menara Eifel, juga jalan ke Louvre, arc de Triumph, Church in the hill, Montreil, Marocco Mosque di sudut kota Paris. Sedangkan tempat inapnya di kawasan Montreil




 Setelah jalan-jalan selama dua minggu,  akhirnya balik lagi ke Tanah air. Dan alhamdulillah dapat bonus singgah di Dubai.

Writravelicious Go To Wujil Resort And Conventions

Writravelicious Go To Wujil Resort And Conventions


 Sepertinya kehidupan ini memang kayak berpola gitu ya?
Kalau pas November tahun lalu yang juga bertepatan dengan bulan Maulid, tiba-tiba aku dapat gratisan nginep di Hotel Oak Tree bareng anak-anakku, eh tahun ini dapat gratisan menginap di  Wujil Resort And Conventions Ungaran bareng teman-teman. Karena kami mendapat tugas untuk mengkampanyekan gaya hidup sehat oleh Dinas Kesehatan Jawa Tengah dan Semarang. Beberapa sesi workshop bertema kesehatan dan juga sesi test kebugaran kami ikuti, dan kami merangkumnya dan menuliskan serta mempostingnya di blog.



The Wujil Resort and Conventions adalah resort bintang 3 ini berada di lahan seluas 4 hektar, dengan lokasi di pertemuan 3 kota yaitu Semarang, Solo dan Yogyakarta. Nama Wujil diambil dari lokasi hotel ini berada, yaitu Kelurahan Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Dengan 104 kamar tamu yang nyaman dibagi menjadi 2 kategori yaitu Wujil Prime Room dan Wujil Room, dengan pemandangan taman dan kolam renang, AC, TV LED 40 Inch dengan 35 channel, WiFi gratis di seluruh ruangan, air botol gratis hingga safe deposit.


Fasilitas yang dimiliki antara lain Taman Indah Sari Restaurant yang menyajikan masakan khas Jawa yang istimewa. Dengan kapasitas hingga 200 orang serta 12 gazebo dengan kapasitas gazebo maks 10 orang yang kesemuanya berada di dalam taman.
Untuk tamu yang ingin menjelajah tempat wisata dari Ungaran, berbagai tempat wisata menarik di sekitar hotel bisa dikunjungi untuk berlibur. Seperti Taman Konservasi Bunga Krisan, Museum Palagan Ambarawa hingga Candi Gedong Songo.



Aku mendapatkan kamar dengan dua bed lumayan besar. Sapuan finishing warna coklat kayu natural di semua furniture nya yang juga berbahan kayu, membawa kesan alami dalam ruangan ini. Apalagi dengan backdrop hiasan di dinding atas bed yang juga berbahan kayu. Serta kap-kap lampunya yang berkesan klasik dan antik.

So homy and comfortable.

Kamar yang kutempati juga punya pintu menuju akses ke halaman samping yang langsung berhubungan dengan taman.





Ada juga pilihan kamar lain yang lebih luas dengan fasilitas lebih lengkap layaknya unit apartement. Dan tentu saja lebih mahal harga sewanya.

Ada dua Restoran di Wujil. Satu di area bawah, yang kami gunakan saat makan siang dan makan malam. Letaknya bersebelahan dengan area entrance hotel dan dekat meja resepsionis. Tepatnya berada di sisi lorong masuk menuju area semi public Wujil dan hall-hall conventionnya.


Ini dia salah satu bentuk interior ruang dalam salah satu convention Hall di Wujil. Representatif banget kan?

Ada jogging track di sekitaran kawasan  Wujil Resort and Conventions. Juga sport area yang lumayan luas di depan salah satu convention hall-nya yang terbesar. Kami melakukan test kebugaran pada pagi hari kedua di area ini. Melakukan delapan kali putaran lari atau lari kecil atau jalan cepat atau jalan biasa (bagi yang kurang sehat)

Seru banget karena udara segar dan sejuk serta ruang terbuka yang luas, membuat jiwa kami berasa merdeka dan segar.








 

The Wujil Resort & Conventions Ungaran
Alamat: Jl. Soekarno Hatta Km 25,5 Ungaran, Kab Semarang, Jawa Tengah.
Nomor Telepon: (024) 765 10707
No Fax (024) 765 10606
Email: sales-thewujil@tauzia.com
Website: www.thewujilresort.com





**
Untuk  kerjasama  review, liputan, event, narsum dll
For reservation,  review and any other collaboration
please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa)
Line: diannafi57

Writravelicious Go To Nestcology Cafe

Writravelicious Go To Nestcology Cafe




Ini kunjunganku yang kedua di Land Of Gastronomy, Nestcology Cafe ini. Kunjungan pertama dulu saat ada undangan launching dan review produk terbaru dari sebuah Bank Swasta Nasional. Kali ini untuk menghadiri undangan dari sebuah perusahaan produsen alat tulis yang banyak juga mengekspor hasil produksinya. 

Meski pernah ke sini, datang ke Nestcology Cafe masih juga bikin hati terkesima dan kepincut ulang.
Sebagai sebuah resto yang dimiliki seorang perancang busana kenamaan, Anne Avantie, Nestcology memang punya daya tarik tersendiri, karena dirancang dengan desain arsitektur dan interior yang keren.


Perpaduan bahan kayu dan material baja serta batu-batuannya, menjadikan nuansa Nestcology seolah balance di antara kesan industri dan alami, sebagai bagian dari perbukitan yang menjadi setting dan tapak di mana bangunan ini berada.

Langit-langit yang tinggi, ruangan luas dengan minimal tiang penyangga, dengan kekuatan yang ditumpukan pada balok-balok baja, menjadikan ruang-ruangnya jadi tampak luas sekali. Lay out penataan ruang  juga menjadikannya continous, menerus, karena tak ada sekat. Sehingga meskipun berada di dalam ruangan, kita bisa merasakan kelapangan.




Apalagi dengan bukaan jendela-jendela kaca yang lebar dan tinggi, sehingga di bagian depan pandangan kita bisa menerus ke ruang luar. Di bagian belakang, kita bisa menikmati pemandangan indah kota Semarang dari atas. Dan tentu saja berhasil memasukkan pencahayaan alamiah ke dalam bangunan ini. 



Showing Dapur justru menjadi area penerima pertama yang bisa kita saksikan saat memasuki Nestcology Resto. Atraksi para chef ini bisa menjadi daya tarik tersendiri, dan tentu saja kebersihan dan kerapian dapurnya seolah menjadi showcase dari resto ini.



Meja resepsionis dan ruang tunggu berada persis dekat pintu masuk dan berseberangan dengan showing kitchen. Saat duduk di sini, meskipun nyaman karena posisinya seolah tersembunyi karena menjorok ke dalam, tetapi kita bisa mengawasi siapa yang datang dari arah teras bangunan, dan siapa yang lewat dari arah pintu masuk ke aisle menuju tangga yang mengarah ke ruang utama di lantai dua.



Perpaduan tangga dari material baja yang karakter aslinya keras dan industrial, menjadi berkesan lunak karena dindingnya diberi finishing bata ekspos dan sebuah gambar Panda sangat besar yang dilukiskan di sana.


Ruang utama di lantai dua ini juga menimbulkan ambience kreatif banget. Langit-langitnya yang tinggi dan mengekspos material baja, bukaan jendela yang tinggi lebar dengan aksen frame/lis kotak-kotaknya yang ritmis dinamis, kursi-kursi kayu gaya klasik, kesemuanya menjadi perpaduan yang menggairahkan.


Nih dia area di mana kita bisa menikmati pemandangan kota Semarang dari atas.


Seru banget, karena ada salah satu sisi dinding yang dilukis full sepanjang dan selebar itu, dengan gambar yang tak biasa. Satu spot foto yang sayang kalau dilewatkan.





Dan inilah menu makanan pembuka, main course, makanan penutup dan minuman yang disajikan kemarin. Yummyy..







**
Untuk  kerjasama  review, liputan, event, narsum dll
For reservation,  review and any other collaboration
please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa)
Line: diannafi57