From Nomaden Become Nocturnal

From Nomaden Become Nocturnal



Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa setelah bepergian hampir setiap minggunya, bahkan hampir setiap harinya,tahu-tahu sekarang harus berada di rumah terus. Semua gegara pandemic corona alias covid-19 yang menghebohkan seluruh dunia. 

Stay at home. Working from Home.

Tapi semua dilakoni dengan senang hati, daripada ngedumel malah tidak memecahkan masalah, justru makin membuat sesak dan jengkel ya kan. 

Tersebab banyak di rumah jadi tidak begitu peduli dengan bioritmik tubuh yang tidak seperti biasanya. Karena kalau dari pagi seharian sampai sore butuh beraktifitas di luar dengan banyak load, maka pilihan yang mungkin adalah tidur cukup dengan pulas di malam hari. 

Berhubung situasinya bisa mager kapan pun, plus penggunaan kuota data internet dari sebuah provider yang ternyata bonusnya banyak dimulai saat after mid night alias setelah jam satu dini  hari sampai jam lima pagi, jadi aku malah bangun tengah malam. Sholat tahajud dan sholat hajat, lalu duduk manis bekerja di depan laptop sampai subuh. 

ha ha ha awalnya berasa aneh juga dan kok kesannya maksain gitu.
Tapi selanjutnya jadi biasa saja, dan akhirnya menjadi habit sehari-sehari, eh semalam-malam. ha ha ha ha..

jadilah aku makhluk nocturnal yang aneh. 

From Nomaden Become Nocturnal




0 komentar:

Posting Komentar