Hijab Untuk Pengantin dan Pagar Ayu

Hijab Untuk Pengantin dan Pagar Ayu

Seru banget acara temantenan alias pernikahan sepupuku kemarin.
Yang pertama karena sua dan salim gus Mus. Jadi kebetulan sepupuku ini juga adalah anak dari keponakannya gus Mus.
Kedua, karena daku sempat memotret behind the scene waktu si pengantin didandani.



 Nih dia cara membuat kreasi hijab untuk para penerima tamunya :))











Dan ini aku bareng sepupu-sepupu lainnya berpose bersama pengantinnya sebelum naik pelaminan :D



Fashion For Writers

Fashion For Writers

Waduh, pusing deh aku.
Pasalnya untuk kelas inspirasi yang akan diselenggarakan seminggu lagi, diharapkan kita memakai kostum yang sesuai dengan profesi kita. Nah, sebagai penulis agak-agak susah kan ya nentuinnya. Memangnya fashion yang gimana yang paling sesuai buat penulis?
Karena itulah aku browsing untuk inspirasi. Dan inilah beberapa yang kudapatkan. Cekidot :)

Apakah kamu punya referensi atau ide lainnya. Share sini ya...... tengkyu :)

Ngakalin Fashion

Ngakalin Fashion

kalau ditanya suka dukanya jadi penulis, ya banyak sekali. tapi di antaranya adalah suka pusing kalau pas ada even dan kehabisan stock baju. artinya bukan benar-benar habis, tapi baju-baju itu sudah pernah kita pakai pada even terdahulu. jadi kalau dipakai lagi berulang-ulang kok kayaknya gimanaaaa gitu ya.

http://diannafi.blogspot.com/2013/02/rangkaian-promo-buku-101-bisnis-online.html

http://diannafi.blogspot.com/2013/10/even-diskusi-buku-miss-backpacker-naik.html
http://diannafi.blogspot.com/2013/12/sharing-nikmat-dunia-nulis.html
http://diannafi.blogspot.com/2013/09/even-bedah-novel-dan-sharing-kepenulisan.html
http://diannafi.blogspot.com/2013/09/even-bedah-novel-dan-sharing-kepenulisan.html
http://diannafi.blogspot.com/2013/10/even-diskusi-buku-miss-backpacker-naik.html

http://diannafi.blogspot.com/2014/08/blog-post.html


kalau kata temanku yang hijaber fashionista kemarin pas kita ketemu dan sempat hang out separuh hari, yang penting buat memperbarui dandanan dengan ngakalin fashion yang sudah kita punya adalah dengan memakai jilbab/kerudung yang sama sekali lain dengan yang biasa kita padu padankan dengan baju itu. lebih oke lagi memang kalau kerudungnya sama sekali baru alias belum pernah kita pakai.

Oke deh, kita akan coba ya. Mudah-mudahan berhasil :)))

Dress like real writer does

Dress like real writer does

jadi ceritanya beberapa hari lalu aku sempat baca cuitan terjemhan tentang tips buat penulis. katanya tirulah cara berpakaian dan pose para penulis hebat yang biasanya memang nyentrik-nyentrik.(jadi bukan sekedar membaca tulisan dan karya mereka saja, serta mengikuti tips-tipsnya)

Kebetulan kemudian aku nemu pose michael ferris ini dan teringat pernah punya pose serupa. Pas banget cover bukunya merah juga. *maksain he2*
Jadi cekidot! :D



Ada gaya mbak Dewi Lestari alias Dee dan mbak Ayu Utami yang kutiru, walaupun hasilnya sudah pasti jauuuuh bangeeet.. *haghag*




Aku sedang mencari pose-poseku lainnya dan sedang mengusahakan pose-pose baru yang menyesuaikan dengan para penulis hebat ini.  *halagh*

Untuk sementara waktu kita lihat sama-sama gaya berpakaian dan pose mereka dulu ya.
Cekidot!










Mungkin kamu punya foto/gambar gaya berpakaian dan berpose pengarang lainnya?
Atau kamu punya pose-posemu yang oke  dan mirip penulis idolamu?
Yuk share di sini!

The right clothe for the right event

The right  clothe for the right event

Pernah nggak melihat orang salah kostum? Atau mungkin kamu pernah mengalaminya sendiri mungkin? 
Yeachhhh...rasanya sedih dan menyesal sekali. Mungkin bukan salah kostum tapi sedikit kurang optimal penampilannya. Begitulah. Kita kadang-kadang suka meremehkan sesuatu hanya karena kita sudah sering mengalami dan melakukannya. lalu pada kesempatan berikutnya jadi kurang persiapan serta asal menyambar saja, baik kostum ataupun dandanan serta pernak pernik lainnya. Nah pas sudah kadung jalan atau bahkan selesai dan klik, kita sempat melihat hasil jepretan tampilan kita, barulah kita menyesal. Duh, kenapa ya tadi kurang keren, kurang cakep, kurang manis, kurang rapi, kurang mulus. Dan yang lebih parah, kurang pas dengan evennya.

Salah seorang teman almarhum ayahkulah yang dulu sempat menginsulinkan mengenai pentingnya  first impression, perfect performance dan kesesuaian kostum dengan event ini. Dari kontraktor, pengusaha  properti dan biro tour travel inilah aku banyak belajar mengenai banyak hal, pada awal-awal aku masih kuliah dulu. Kurasa ayahku dulu juga banyak belajar mengenai lobbying, networking dan pitching juga dari beliau. Duh malah kangen dengan kedua ayah hebat ini.

Balik ke the right  clothe for the right event, ada juga koleksi pakaian yang tidak bisa kita pakai di sembarang tempat bisa salah kostum. Tapi dia pas banget dipakai untuk event-event yang sesuai. Nih koleksi jogger pants contohnya.

Kamu juga punya contoh koleksi yang lain? Komen yuk :)




Pahlawan Kostumku


Pahlawan Kostumku



Aku lupa-lupa ingat sejak kapan tepatnya aku tergila-gila buangeeet sama cardigan. Awalnya persentuhan dan percintaanku dengan Cardigan  biasa-biasa saja. Aku tahu dia bisa cukup memahami  tubuhku dan kami saling nyaman satu sama lain. Jadi dia menemaniku ke mana-mana, dari kopdaran, hunting foto, duduk manis di workshop penulis kenamaan, juga saat-saat aku sharing dari satu tempat ke tempat lain. Supaya tidak membosankan, aku jadi punya beberapa koleksi warna.  Dari yang tadinya hanya punya warna hitam, lalu hitam lagi karena hitam yang pertama sudah agak using, kemudian merah karena salah satu grup komunitasku punya seragam warna itu, terus abu-abu, hijau dan biru.
Sudah punya lumayan banyak cardigan, bukannya aku puas tetapi malah semakin menggila. Gara-garanya adalah aku tiba-tiba tanpa terasa punya banyak sekali koleksi kain yang nanggung karena jika dibuat menjadi long dress alias baju panjang apalagi gamis kurang panjangnya. Dus, alternatifnya adalah menjahitkannya menjadi baju, kemeja atau…..aha! cardigan sepertinya pilihan yang tepat. Sebab aku sudah punya beberapa long dress tanpa lengan yang siap tampil beberapa kali untuk performance (sebab aku diharuskan demikian beberapa waktu terakhir ini) hanya butuh cardigan dan jilbab yang berbeda-beda dalam setiap ganti penampilannya supaya tidak membosankan.
Kebetulan aku punya kain dari Lombok, Bali, Banyuwangi, Purwokerto, Pekalongan (yang kudapat saat berkunjung ke sana) sutra dari Makasar (kiriman dari pembaca) tenun Kalimantan (oleh-oleh dari kakak ipar) dan songket dari Medan (hadiah dari adikku).
Maka dengan semangat 45 aku pergi ke tukang jahit langgananku yang biayanya murah, jahitannya bagus dan biasanya keluarga kami mendapat prioritas untuk didahulukan meski ada antrian super panjang.
Kulingkari tanggal-tanggal di kalender yang menunjukkan jadual di mana aku harus datang berbagi pengalaman menulis dan semacamnya. Kubayangkan cardigan-cardigan baru dengan berbagai corak dan warna akan menemani hari-hariku selanjutnya. Sehingga foto-foto yang hadir di beranda fesbuk akan berbeda-beda nuansanya.
Tapi….sayangnya harapanku kandas.
Kain-kain itu masih utuh, belum terpotong apalagi terjahit.  Si mbak penjahit kewalahan  menerima orderan dan dia mulai overwhelming, misprioritas dan sejenisnya. Dus, kain-kainku terlewatkan karena dia mendahulukan pesanan seragam sekolah inilah, itulah, madrasah inilah itulah, pesantren inilah itulah. Aku batal mengenakan cardigan baru di event-ku selanjutnya, dan terpaksa memakai baju lama. Dengan sabar aku menunggu, mungkin bulan depan akan ada satu saja dulu dari  delapan cardigan yang kupesan.
Sayangnya, setelah beberapa bulan menunggu, tak satupun jadi. Tiap kali kutanyakan, ada saja alasannya. Dan aku tidak bisa marah karena dia penjahit langganan keluargaku sejak aku masih remaja, sampai sekarang. Tapi tentu saja aku kecewa dan putus asa. Namun juga makin penasaran dengan yang namanya Cardigan. Maka kegilaanku beralih tempat. Alih-alih menunggu jahitan, aku berburu via internet.
Kalau dulu aku browsing hanya untuk melihat-lihat lalu menyimpan untuk mencontoh model cardigannya saja, kali ini jadi kepikiran untuk belanja juga. Ada banyak sekali pilihan fashion dan tempat untuk belanja via dunia maya. Maklumlah era digital dan makin banyak digipreneur yang beraksi. Tapi yach ongkos kirimnya lumayan juga yach :(
Karena beberapa event kepenulisan sudah di depan mata yang mengharuskanku berpenampilan baru, akhirnya aku berkeliling lagi mencari penjahit lain yang mumpuni tapi miring harganya serta bisa dihandalkan selesai pada waktunya.
Alhamdulillah akhirnya kutemukan penjahit pahlawan ini.  Daaaan...servisnya bagus, potongan modelnya lumayan, jahitannya rapi serta nyaman di badan, serta yang terpenting adalah pesananku selesai pada waktu yang dijanjikan.
Sehingga pada kesempatan berikutnya aku tampil, baju baruku membuatku tambah percaya diri dan presentasi berjalan lancar. Di kesempatan berikutnya, aku kembali menjahitkan kain-kainku ke sana dan alhamdulillah selalu puas dengan hasilnya. 
Terima kasih penjahit baruku :)




Packing Kostum Buat Ke Ambon Yuk!

Packing Kostum Buat Ke Ambon Yuk!







Wah dapat tawaran buat pergi ke Ambon, bok. Arrrgghh!!!

Aku langsung lompat-lompat senang. Hadeuh, ini seperti mimpi yang akan jadi kenyataan. Dan seperti biasanya, tiap kali mau bepergian jauh untuk beberapa hari, selalu masalah packing baju ini yang menjadi agenda pertamaku. Hihihi..Maklum perempuan ya. Dan secara, aku nggak ingin kelihatan di foto nanti pakai baju-baju yang itu melulu. Ini sungguh persoalan. Sebab aku sering banget bepergian dan suka sekali foto. Padahal jumlah kostum, baju dan tetek bengeknya tidak mungkin selalu bertambah tiap kali pergi untuk sharing kepenulisan, roadshow bedah buku, riset ataupun jalan-jalan. Kecuali duitnya harus juga dipakai untuk keperluan lain yang penting, ntar ibuku bisa mengomel ria. Ahaha..















Dus, untuk mengakalinya aku pakai mix match, padu padan. Meski seringkali tetap saja ada item baru yang harus dibeli untuk bisa memberikan sentuhan fresh. Dan yach benar ada yang baru, ya kan?! :D Kostum baru yang bisa kita beli dan tambahkan ini paling gampang dan ringan harganya biasanya jilbab. Bajunya boleh sama, sepatu masih yang itu, tapi begitu dipasangkan dengan jilbab baru, jreng jreng....penampilan jadi baru. Coba deh.




Yach nggak apa-apa juga keluar uang tambahan. Toh perginya juga cari uang dan dapat uang, ya kan? Jadi sebagian penghasilan waktu show ataupun gawe alias kerja waktu itu dipakai untuk beli kostum. Yach, anggap sebagai investasi. Karena pasti juga akan dipakai untuk kesempatan bepergian berikutnya.




Beberapa kali bepergian untuk beberapa hari, aku selalu berusaha memilih kostum yang ringkas. Tidak berat, sehingga kalau ingin pakai backpack atau ransel saja tidak akan membebani punggung. Maklum, lama-lama tulang tua juga ya kan? #eaaaa




Misalnya terpaksa pakai koper atau tas beroda kayak pas aku ke Batam Singapura selama empat hari itu, baju-baju yang tidak berat juga bikin ringkas, efisien, efektif, baik saat packingnya ataupun saat kita menyeret tas-nya.



Memilih baju dan kostum yang ringan, namun sekaligus stylish dan modis bisa jadi persoalan tersendiri. Karena seringkali yang demikian paket komplit gitu jatuhnya mahal banget harganya. #eaaaaa


Tapi asal kita pintar-pintar untuk pilah-pilih dan membandingkan harga, atau berburu sale, biasanya dapat harga yang lumayan miring juga. Meski kalau waktunya tidak memungkinkan, dan terpaksa kita membeli dengan harga yang lumayan tinggi, yach nggak apa-apa juga. Tinggal kita kerja lebih keras dan lebih giat lagi supaya dapat uang lagi, jadi balik modal. Ahaha.


Atau kalau mau cerdas dan canggih lagi, bisa pakai tips terbaruku nih. Sejak aku tahu bahwa jilbab pashmina itu sesungguhnya bisa dipakai sebagai outer dengan sedikit ketrampilan xixi, aku jadi memadupadankan antar pashmina ini saja. Kita tahu kalau kebanyakan bahan pashmina ini ringan, tidak berat. Bahkan beberapa di antaranya ringan banget, kalau kena angin saja bisa melambai-lambai. Ahay :D











Jadi aku belajar lagi tentang warna komplementer. Ternyata ada yang disebut sebagai split komplemen, triad komplementer dan tetrad komplementer. Kutata semua jilbab pashmina yang kumiliki seperti dalam susunan lingkaran brewster. Sehingga warna-warna komplemen yang saling melengkapi, posisinya saling berseberangan.



Ambil jilbab pashmina yang saling melengkapi warnanya itu alias komplementer. Lalu rancang untuk menjadikan salah satunya sebagai jilbab yang dipakai kepala, dan yang satunya lagi sebagai outer. Bisa dipakai sebaliknya, iya kan? Dan kalau dapat tetrad komplementer, alias ada empat pashmina. Tinggal hitung saja berapa kemungkinan jumlah mix match padu padan jilbab-outer yang bisa kita dapatkan. Ayo gunakan kemampuan matematika probabilitasmu! :D


















New! DN Collection!

New! DN Collection!






Ada yang baru dari DN Collection-nya Hasfa nih!

Jadi kalau teman-teman beli Jilbab atau Gamis dan aneka produk Fashion juga Craft DN Collection selama masa promo Agustus hingga Oktober 2017  (ultah Hasfa 24 Oktober) maka teman-teman akan dapat bonus satu buku terbitan Hasfa. Boleh memilih sendiri judulnya lho.






Nih dia pilihan bonus bukunya...cekidot...
Generasi Copy Paste: kumpulan kisah-kisah keseharian mengandung hikmah yang penting untuk membawa diri menjadi muslim yang lebih baik.
Harga 35rb




Bengkel Jiwa: datang dari kesadaran bahwa jiwa kita perlu diperbaiki, ditata, diperbaharui secara terus menerus sampai kita kembali padaNya.
Harga 35rb
Undimensioned: pengalaman 21 penghafal Alquran abad 21
(jadi satu dengan buku bengkel jiwa) 

Dear Love: 111 fiksi mini bercerita tentang cinta dari berbagai sudut pandang, latar belakang dan aneka kasus.
Harga 35rb
Novel Sarvatraesa: petualangan cinta dokter muda yang playboy karena ditolak cinta pertamanya namun akhirnya kembali menemukan Tuhannya.
Harga 35rb
Novel Lelaki Kutunggu Lelakumu: mungkinkah memang ada lelaki yang apatis terhadap cinta, sehingga justru menunggu perempuan yang membangkitkannya
Harga 25rb
Novel Segitiga: kisah cinta berlatar pertentangan antara LSM,  pemerintah dan pengusaha dalam menguasai hutan dan sumber daya alam.
Harga 25rb
Mantra Asmara: kumpulan puisi cinta, relijius yang menyentuh.
Harga 35rb






Wah! Asyik kaaan...
Gimana cara pesannya?


Pesan via wa 085701591957 atau line diannafi57 atau pin BB D7EAF580 atau email hasfagroup@gmail.com
Tulis nama/alamat/telpon/DN Collection yang dipesan.


HANYA berlaku selama pembelian Agustus - Oktober 2017 saja yaaa..
Pilihan Fashion DN Collection bisa teman-teman lihat di IG hasfastore ya.
Yuk buruan pilih sebelum kehabisan!


Atasan Kelelawar Fashion Favoritku

Atasan Kelelawar Fashion Favoritku

IMG_256

Memperhatikan kostum semakin menjadi tuntunan bagiku setelah beberapa tahun terakhir semakin banyak undangan mengisi sesi sharing, pelatihan/workshop, seminar, bedah buku dan lain-lain. Jadi harus pandai-pandai mengatur agar selang-seling tampilan warna dan modelnya agar tidak membosankan audiens ataupun penampakannya di sosmed, twitter, instagram, facebook dan blog.

Mengganti jilbab atau pashmina maupun outer adalah salah satu cara untuk menyegarkan dan/atau mix-match tampilan kostum.

Sedangkan untuk menyiasati tubuh yang niscaya melebar seiring usia yang makin bertambah, aku suka sekali memanfaatkan atasan kelelawar. Hehehe. Jadi ini sebenarnya rahasia ya, tapi ya nggak apa-apalah kubagikan di sini. Kalian kan teman-temanku yang kusayangi dan kucintai :)
*peluuuuksss.....


Kuning
Salah satu favoritku adalah atasan kelelawar warna kuning ini. Aku ingat banget cerita awalnya. Jadi waktu itu aku harus launching dan bedah bukuku 101 Bisnis Online Paling Laris terbitan Gramedia di toko buku Gramedia Pandanaran Semarang.

Seorang teman yang adalah pemilik butik di kota kecilku memberikan saran yang berarti untuk penampilan terbaikku, saat aku ke tempatnya untuk mencari kostum. Dia memilihkan atasan kelelawar kuning ini, celana berikut sepatu dan jilbabnya yang matching Dus, aku puas banget dan sejak itu mulai menyukai atasan kelelawar.

IMG_257


Nasib baik bersama atasan kelelawar kuning itu, karena ia bertemu dengan bang Ahmad Fuadi yang merupakan salah satu penulis favoritku. Penulis novel Negeri 5 Menara ini menyambutku hangat saat kami akhirnya bertemu di Ubud Writer Reader Festival, setelah sebelumnya cuma bisa bersapa-sapa via sosial media.

IMG_258

Atasan kelelawar kuning ini kemudian menjadi langganan saat mengisi berbagai acara seminar, bedah buku dan pelatihan di banyak tempat dan berbagai kota. 
IMG_259


Merah

Atasan kelelawar berikutnya yang juga beruntung adalah si merah bata. Sempat jalan-jalan ke Solo bareng teman-teman, berbarengan novelku Just In Love terbitan Grasindo terbit, jadilah iseng foto di salah satu pojok Solo bareng buku itu. 


IMG_260

Selain ke Ubud Writer Reader Festival dan ketemu mbak Dee Dewi Lestari, atasan kelelawar warna merah ini sempat juga pergi ke pulau galang Bata, dan beberapa kota lainnya lagi. 

IMG_261 IMG_262



IMG_263

Oranye

Atasan kelelawar warna oranye ini yang paling jarang kupakai. Mungkin karena warnanya yang agak nge-jreng. Padahal menurut rasi perbintanganku, warna terbaikku adalah oranye. hehehe..

Beberapa event yang sempat menampilkan atasan kelelawar warna oranye ini antara lain saat event launching dan bedah novel Ayah, Lelaki Itu Mengkhianatiku terbitan Diva Press. Waktu itu acaranya berlangsung meriah di toko buku  Togamas.

IMG_264

Oranye kelelawar ini juga sempat mejeng bareng anak-anak saat mereka memakai karya hasil ekspresi mereka. Dan bersama-sama kami berjajar di pinggir jalan, depan bangunan Campuhan College. Judul event-nya Bag On Your Head-Green On Your Hand. Sebuah acara yang mengajak anak-anak untuk menggunakan satu tas kain untuk berbagai kepentingan. Sehingga lebih irit tas plastik. Karena sampah plastik bisa menyebabkan kerusakan bumi lebih cepat terjadi.

IMG_265


Batik
Supaya variatif, maka atasan kelelawar warna-warna polos, dilengkapi dengan corak batik ini. Kebetulan warnanya coklat, dan coraknya agak-agak ungu gitu jadi aku sayang banget ama atasan ini. Saking favoritnya, jadi sering banget dipakai. Akibatnya sekarang jadi agak-agak luntur warnanya dah.

IMG_266
Lihat aksi atasan kelelawar batik coklat pas action ala-ala apa itu :D


IMG_267
Beruntung banget atasan kelelawar batik ini ketemu mas Garin Nugroho di Ubud Writer Reader Reader Festival.
IMG_268

Juga kupakai waktu meet up dengan mbak Gina S Noer di Jakarta, untuk calon novel dan film waktu itu. Alhamdulillah novelnya sudah rilis. Film-nya yang belum nih..hehe..doain yaaaa

IMG_269

Atasan kelelawar batik ini juga yang kupakai waktu sharing di kampus fiksi Jogja, dan sempat foto bareng mbak-mbak editor yang cantik dan baik hati.



Biru strip hitam

IMG_270

Baju atasan yang ini model kelelawar juga. Warnanya biru dengan garis-garis strip hitam. Cuma saja kainnya agak panas. Tapi kalau kaos dalemannya enak, lentur dan menyerap keringat, nggak masalah sih. Cuma memakainya musti agak-agak nekat dan pede, karena sekilas rasanya kayak berlebihan, seperti penyanyi dangdut.
Ahaha... memangnya Via Vallen :D

IMG_271






Hijau

Eh ternyata aku juga punya atasan kelelawar warna hijau lho. Yang ini agak berbeda dengan yang lain. Karena kainnya kayak keranjang gitu, seperti ukiran kerawang kalau pada furniture. Dan mungkin karena warna hijaunya terang banget, jadi agak-agak kurang pede memakainya. So, ya jarang-jarang keluar nih edisi yang hijau ini.

Meski pernah beberapa kali kupakai juga untuk sharing kepenulisan di salah satu pesantren di Purwokerto. Juga saat siaran on air bedah novel Gus di radio Gajah Mada FM.

Oh iya, pernah kupakai saat jumpa dengan ibu Menteri Sosial, ibu Khofifah Indar Parawansa waktu kunjungan ke kota kecilku, Demak.

IMG_272




Yang jadi incaran kini.

Setelah punya beberapa warna atasan kelelawar, masih ada yang jadi incaranku saat ini. Kayaknya atasan kelelawar  pelangi alias bermacam-macam warna dalam satu kain gitu, pasti akan seru dan instagrammable.  Kemarin sempat lihat beberapa pilihannya di MatahariMall, ada atasan kelelawar jersey warna tosca,
kelelawar jersey warna maroon,
kelelawar jersey warna oranye,
kelelawar jersey warna pink,
kelelawar jersey warna biru dan
kelelawar jersey warna ungu.

Uhuyyy, bingung kan milihnya, mau beli yang mana  nih? Kayaknya musti cek  dulu warna-warna yang koleksinya terhitung masih sedikit di lemariku. Atau musti periksa jilbab  atau pashmina apa yang sudah kumiliki dan mungkin akan tampak serasi dengan warna atasan kelelawarnya.