Dolan Ke Kafe Lunpia Cik Meme Ikon Kuliner Semarang


Dolan Ke Kafe  Lunpia Cik Meme Ikon Kuliner Semarang




Saat pagi itu aku tiba di kafe Lunpia Cik Meme, kuikuti langkah kakiku yang segera menjelajah seluruh pojoknya. Dan langsung terkesima saat menemukan salah satu sudut yang cozy. Dua kursi merah bersandaran punggung yang tinggi dengan backdrop dinding penuh frame berisi testimoni para artis dan orang penting yang pernah berkunjung ke sini.

Cekrek. Satu foto pun langsung ter-upload ke instagram. Yeay!

Lunpia Cik Meme yang berada di jalan Gajah Mada ini awalnya bernama Lunpia Delight (LD) Saat ultah pertama 20 Februari 2015 Setda Semarang menyarankan agar namanya diganti dengan yang lebih punya identitas Nusantara. Maka kemudian secara terencana dan sistematis, nama Cik Meme diselipkan. Dan kini di usianya yang ke-4, dengan penuh percaya diri Lunpia Delight berubah nama menjadi Lunpia Cik Meme.



6 VARIAN

Lunpia Cik Meme pernah mendapatkan award alias penghargaan karena memiliki varian lunpia terbanyak.

Ada 6 varian yang dikreasikan Cik Meme.
Dan aku sudah merasakan semuanyaaaa.....


Ada Varian rasa Original. Selain rebung, ada telur dan ayam sebagai campuran isiannya. Rasanya lezat sekali. 


Kalau yang varian Plain ini pas untuk mereka yang vegetarian, karena hanya ada rebung di dalamnya. Tidak ada telur, ikan atau daging apapun. Hanya rebung.

Tahu kan rebung?
Rebung ini adalah komponen utama dalam lunpia. Berasal dari pohon bambu yang masih sangat muda. Pucuk bonggolnya lah yang disebut rebung dan diolah menjadi makanan yang lezat ini.

Meski asli bahannya sebenarnya cenderung berbau pesing, tapi Cik Meme dengan resep rahasia dan keahlian serta treatment-nya yang canggih menjadikan rebung ini tidak lagi beraroma pesing.

Dia sendiri yang turun tangan untuk menjadi kurator, memilih manakah bahan mentah rebung yang paling pantas untuk diolah. Rebung dengan kualifikasi begini, maka harus dimasak dengan resep x. Sedangkan rebung dengan kualifikasi begitu, harus dimasak dengan cara dan resep y. Demikianlah Cik Meme membahagiakan rahasia dalam pemilihan dan pengolahan rebung ini.



Varian Fish Kakap, tentu saja berisi campuran ikan kakap bersama rebungnya.


Yang varian kambing muda juga endesssss bangets rasanya lho...
Lalu ada varian Crab berisi campuran rebung dan udang. 
Sedangkan varian Raja Nusantara berisi campuran rebung dengan jamur, telur, ayam, kacang mete. Sehingga rasanya yang istimewa ini kerap dijadikan favorit para pelanggan. Mereka menyebutnya sebagai lunpia gaul.  







Sebagai teman makan lunpia, adalah garnish-nya yang  terbuat dari campuran air gula dan bawang.



Acar serta daun brambang alias bawang merah, yang selain menjadi sayuran penyeimbang dari kandungan lunpia, juga sekaligus bisa berfungsi untuk obat masuk angin. Apalagi lunpia ini sering dibawa sebagai oleh-oleh setelah bepergian di Semarang.

Wedang uwuh menjadi sajian minuman favorit untuk menemani kita saat menyantap lumpia-lumpia ini.











Kalau kita ingin membeli sebagai oleh-oleh, lumpia goreng bisa tahan untuk 24 jam lho. Sedangkan lunpia yang belum digoreng, bisa tahan 8 jam. Semua ditata dalam kemasan yang manis, dalam sebuah besek bambu demi menjaga kesegaran dan keawetan bahan lumpianya, meskipun ditutup dengan bahan karton berlogo Cik Meme.


FASILITAS





Tersedia beraneka ragam jenis oleh-oleh yang disediakan di sini. Dari berbagai macam keripik, kopi, jenang, bakpia, manisan, kacang, bandeng presto dan banyak lagi lainnya. Semua yang khas Semarang ada, dan juga bahkan makanan dan minuman daerah lain di Jawa Tengah. Jadi semacam one stop centre shopping. Sekali kita ke kafe, makan lunpianya, beli oleh-oleh lunpia sekaligus oleh-oleh lainnya.


Fasilitas lain yang ada di kafe Lunpia Cik Meme ini adalah meeting room di lantai dua. Berkapasitas 25 orang dengan ruangan dan furniture yang nyaman dan ergonomis.

Tersedia paket untuk 1 pack-nya Rp. 50 ribu rupiah, dengan menu utama lunpia, sisanya bebas memilih menu lain yang tersedia.

Lumayan kan. Jadi sewa ruangannya free alias gratis. Yuk kapan-kapan meet up di situ yuk. Bikin pelatihan atau workshop apa gitu.

 Musholla-nya juga luas sekali lho. Jadi semisal datang berombongan satu bis ke sini, bisa tuh sholat berjamaah bersama di lantai dua ini. Tempatnya juga bersih, rapi dan nyaman. Karena penghawaan dan pencahayaan alami yang bisa kita dapatkan lewat bukaan-bukaan jendela yang tinggi lebar dan banyak jumlahnya. Arah bukaan jendela juga ke timur, jadi dapat cahaya pagi yang sehat. Serta pemandangannya langsung ke arah salah satu jalan utama di Semarang, jalan Gajah Mada.



Jangan khawatir kalau bawa anak-anak ke sini, karena sudah disediakan tempat bermain alias playground yang luas dengan berbagai macam aneka permainan.



DAPAT KARTINI AWARD


Womenpreneur berusia 38 Tahun bernama Cik Meme ini bersama 50 karyawannya berhasil mengembangkan Lunpia Cik Meme menjadi salah satu ikon kuliner di Semarang. Apalagi saat ini ada go-food dan go-resto yang memungkinkan jajanan enak ini semakin mudah diakses siapa saja.

Cik Meme juga membuat terobosan terus serta terus berinovasi. termasuk menyediakan lunpia ini di Bandara Ahmad Yani. Jadi para pelancong yang tidak sempat ke kafe untuk belanja, dan hanya punya waktu sempit sebelum terbang kembali ke daerahnya, bisa langsung membeli lunpia ini di airport.


**
Untuk  kerjasama  review, liputan, event, narsum dll
For reservation,  review and any other collaboration
please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa)
Line: diannafi57


0 komentar:

Posting Komentar