Hidup Adalah Perjalanan Dari Nyantri Ke Nyantri

Hidup Adalah Perjalanan Dari Nyantri Ke Nyantri



Hidup Adalah Perjalanan Dari Nyantri Ke Nyantri, begitulah kenyataan yang sering kita alami. Kadang nyantrinya bisa bertahun-tahun. Atau bisa di masing-masing pesantrennya hanya beberapa bulan saja, seperti layaknya short course begitu, alias kayak kursus.

Para kyai besar juga sering berguru tidak hanya di satu pesantren saja. Tapi begitu selesai nyantri di suatu pesantren, kemudian melanjutkan ke pesantren yang lainnya. Jadi gurunya juga banyak. Dan karena jaringan pesantren itu kuat, bahkan kadang menjalin hubungan kekeluargaan maupun perbesanan, maka guru yang satu tidak bermusuhan dengan guru yang lainnya.
Indah ya?






Kalau di novel Mengejar Mukti yang melakukan perjalanan juga dari satu pesantren ke pesantren lain sepanjang cerita ini, juga mengalami nyantri ke nyantri. Meski nyantri-nya dalam waktu beberapa hari atau beberapa minggu saja dalam setiap pesantren yang dia kunjungi.

Cerita selengkapnya silakan teman-teman unduh di google books alias google play store ya. Cari saja: novel mengejar mukti dian nafi.


Kalau aku sendiri, dulu dari nyantri di Madin Sultan Fattah lalu pesantren Alfattah Demak, kemudian pesantren Al Munawwir Semarang, hingga kemudian diambil jadi menantu sama empunya pesantren. Hehe. Alhamdulilllah.


Kalau kamu, pernah nyantri di mana saja?





**
Untuk  kerjasama  review, liputan, event, narsum dll
For reservation,  review and any other collaboration
please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa)
Line: diannafi57
Email: diannafihasfa@gmail.com

0 komentar:

Posting Komentar