BAIK TERHADAP DIRI SENDIRI

Berlakulah adil pd dirimu sendiri..
Krn hanya dirimu yg diperhitungkan dlm neraca`Nya..
Berbuatlah apa yg semestinya baik buat dirimu..
Krn hanya dirimu`lah yg dikehendaki oleh`Nya..

Masa lalu hanyalah cerita yg hrs dilaluinya dgn ikhlas..
Masa lalu adalah cerminan gambaran lauhud mahfudz`Nya..
Biarlah yg lalu menjadi cerita dlm lembaran hidupmu..
Jadikanlah hari ini, esok dan esok menjadi hari baikmu..

Istiqomah`lah selalu dlm keadaan ikhlas dlm dirimu..
Krn Ikhlas adalah cerminan hati yg selalu tawadhu akan gerak ilahi`Nya...

Kasih...
Amalyiah `mu adalah kepunyaan`mu semata..
Amal ibadah dan amal sholeh`mu juga hanya kau yg punya...
Dan hari hisab dan kemenanagan itu hanya kau yg nantikan...

Allah mengatur hamba`Nya dan Allah pula yg berkehendak atas semua laku hamba`Nya...

"..Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam, ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
(QS. al-Isra' (17) : 18)

"..Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (QS. al-Isra' (17) : 19)..

Dan.....

"....Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa ". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (QS. al-Kahfi (18) :110)..

Maka..

"...Apa saja yg Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya." ( QS. Fathir :2 )...

Berlaku baik`lah pada diri`mu sendiri..
Dan berlaku jujur`lah pada diri`mu sendiri...

Karena BAIK dan JUJUR adalah perangkatnya org mukmin, bila ia berkata langsung dr qolbun yg bersih, dan tdk ada kepura-puraan dlm qolbunnya. Krn bila ia berucap dlm lisannya, ia menyadari bahwa Allah selalu mendengar dan mengawasi apa yg ia ucapkan dari dlm qolbunnya. Bila ada kata yg terucap tak sesuai dgn keberadaannya, bersegeralah ia memohon ampun atas apa yg diucapkannya. Krn ia yaqin bahwa Allah Maha Pengampun bg org2 yg berlaku BAIK dan JUJUR. Dan Allah selalu bersama hamba`Nya yg gemar mensucikan diri`nya... Amin..

OPRAH WINFREY

Masa Kecil Oprah

Oprah lahir pada tanggal 29 Januari 1954 di Kosciusko, Mississippi, ia dibesarkan di sebuah perternakan oleh neneknya yang keras (Hattie Mae) selama enam tahun.

Ketika berusia enam tahun, ibunya, Vernita, mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu di Milwaukee, Wisconsin dan akhirnya mengambil Oprah kembali dari neneknya. Di Milwaukee, ia harus tinggal dalam satu kamar bersama ibu dan dua saudara tiri, laki – laki dan perempuan. Setiap hari Vernita meninggalkan anak-anak itu pagi-pagi sekali dan baru pulang pada malam hari, sehingga ia tidak punya waktu untuk keluarganya.

Agar ibunya memperhatikannya, Oprah sering kabur dari rumah. Pada usianya yang ke-9, ia mengalami pelecehan seksual oleh sepupunya yang berusia 19 tahun yang sedang bertugas menjaganya. Oprah yakin itu kesalahannya dan tidak menceritakan apa yang ia alami kepada siapapun.

Menginjak usia 14 tahun, Oprah hamil dan bayinya meninggal tidak lama setelah dilahirkan. Ketika Oprah melarikan diri selama satu minggu, ibunya memutuskan untuk mengirim Oprah hidup bersama ayahnya di Nashville. Oprah yang benar–benar takut dengan ayahnya, kalau sampai ia sanggup tinggal bersama ayahnya, ia akan merubah hidupnya, ia akan menunjukan siapa dia yang sebenarnya.
Masa Remaja

Pada umur 14 tahun, Oprah tinggal bersama ayahnya (Vernon Winfrey) dan ibu tiri nya (Zelma) yang merupakan anggota terhormat masyarakat Tennessee.

Ayah Oprah tidak bisa mentoleransi sikap negatif Oprah atau nilai sekolahnya yang buruk. Oprah memperoleh nilai – nilai C di Milwaukee, tetapi hanya nilai A yang bisa diterima oleh ayahnya.

Awalnya, Oprah benci pada aturan tegas dan harapan tinggi mereka. Tapi, ternyata justru itulah yang ia perlukan, orangtua yang membuat peraturan dan menerapkannya dengan tegas, tapi juga memberikan cinta dan perhatian yang diinginkannya. Oprah pun bangkit.

Tidak saja nilai sekolahnya yang meroket, Oprah juga jadi lebih ramah dan populer daripada sebelumnya.

Pada usia 16 tahun, Oprah menempuh perjalanan ke Los Angeles untuk menjadi pembicara di suatu gereja.

Pada usia 17 tahun, dia memperoleh pekerjaan pertamanya di dunia pertunjukan sebagai penyiar berita di stasiun radio lokal. Mereka bahkan membayarnya $100 per minggu, yang terhitung besar buat siswa sekolah menengah pada tahun 1970-an.Pada usianya yang ke-19, ia ditemukan oleh sebuah stasiun televisi di Nashille untuk dipekerjakan sebagi wartawan dan penyiar berita.
Puncak Kejayaan
The Oprah Winfrey Show


Pada 1976, Oprah menjadi pembawa acara TV di Baltimore dan kemudian dipromosikan sebagai pendamping pemandu acara bincang-bincang pagi (talk show) yang bernama People Are Talking (Orang–orang Mulai Berbicara).

Pada 1984, Oprah mendapatkan terobosan besar. Dia diminta menjadi pemandu acaranya sendiri disebuah Chicago. Acara A. M. Chicago mengudara pada waktu yang sama dengan acara Phill Donahue Show yang populer.tetapi tidak butuh waktu lama bagi Oprah untuk menurunkan Phill dan takhtanya. Dalam waktu singkat dia menjadi bintang di 120 kota besar di seluruh Amerika.

The Oprah Winfrey Show membuat debut nasional pertamanya pada tahun 1986, dan meraih sukses dengan cepat dengan menjadi pertunjukan yang paling populer di televisi, menjadikannya wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi bintang dengan bayaran tertinggi.

The Oprah Winfrey Show menjadi talk show nomer satu saat itu,Acara ini di tonton oleh 48 juta pemirsa setiap minggunya di Amerika dan disiarkan secara internasional di 126 negara.
Pendiri Majalah dan Direktur Editorial

Pada bulan April tahun 2000, Oprah dan Majalah Hearts memperkenalkan O, The Oprah Magazine,Majalah tersebut menjadi majalah yang sukses dalam sejarah penerbitan dengan sirkulasi 2,3 juta pembaca setiap bulannya.

Di April 2002, Oprah meluncurkan edisi pertama internasional dari O, The Oprah Magazine di Afrika Selatan.
Aktris dan Produser

Oprah merealisasikan impian masa kanak-kanaknya untuk menjadi seorang bintang film, dengan berakting dalam drama milik beberapa penulis brilian, melalui perusahaan filmnya, Harpo Productions:

* The Color Purple (1985)
* Native Son, The Women of Brewster Place (1989)
* Before Women Had Wings(1997)
* Beloved (1998)

Oprah juga menjadi Produser Broadway theatre "The Color Purple", membuat situsnya sendiri (oprah.com), dan memiliki radio satelit Oprah and Friends.
Penghargaan

* 2006

Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di Seluruh Dunia.
Library Lion 2006 dari Perpustakaan Publik New York (The New York Public Library).

* 2005

2005 National Freedom Award dari Musium Hak-hak Sipil Nasional (National Civil Rights Museum)
National Association for the Advancement of Colored People — Hall of Fame
Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di Seluruh Dunia.
2005 International Emmy Founders Award dari International Academy of Television Arts & Sciences.

* 2004

Penghargaan Global Aksi-aksi Kemanusiaan (Global Humanitarian Action Award ) dari Asosiasi PBB Amerika (United Nations Association of the United States of America)
Penghargaan atas Jasa Terhormat (Distinguished Service Award) dari Asosiasi Penyiaran Nasional (National Association of Broadcasters)
Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di Seluruh Dunia.

* 2003

Association of American Publishers – AAP Honors Award

* 2002

54th Annual Primetime Emmy Awards® – Bob Hope Humanitarian Award
Broadcasting & Cable – Hall of Fame

* 1999

National Book Foundation – 50th Anniversary Gold Medal

* 1998

National Academy of Television Arts & Sciences® – Lifetime Achievement Award
Majalah Time — 100 Orang yang Paling Berpengaruh di abad ke 20th.

* 1997

Newsweek – Most Important Person in Books and Media
TV Guide – Television Performer of the Year

* 1996

International Radio & Television Society Foundation – Gold Medal Award
George Foster Peabody Awards – 1995
Individual Achievement Award


Oprah dan Hermès


Pada bulan Juni 2005, Oprah yang berada di Paris, Perancis dilarang masuk ke salah satu toko Hermès oleh salah satu karyawan toko tersebut karena mereka sedang mengalami masalah dengan orang-orang dari Afrika Utara. Media massa memberitakan bahwa Oprah datang saat toko akan tutup dan dilarang masuk untuk membeli sebuah tas namun dalam talk show-nya, Oprah menyatakan dan dibenarkan oleh CEO Hermès Amerika Serikat, Robert Chavez, bahwa ia datang pada waktu menjelang tutup namun toko masih melayani pelanggan dan saat ia masuk, ada karyawan Hermès yang mengamatinya dan kemudian melarangnya masuk karena ia tidak tahu Oprah dan pada saat itu Oprah tidak sedang berdandan.

Kyai Tolhah Hasan

Makna multitalenta yang terdapat dalam pribadi Kyai Tolhah Hasan karena dalam diri Pak Tohah terdapat pribadi kiai dan ulama, birokrat dan bisnisman” kata-kata demikian di sampaikan Prof. Dr. Nasarudin Umar, Dirjen Bimas Departemen agama sekaligus rector PT IIQ ketika memberikan sambutan atas nama tim penulis dalam acara launching buku biografi Kyai Tolhah Hasan, di Jakarta (27/4/2007). Hadir sebagai pembicara, KH. Hasyim Muzadi, ketua umum PBNU, Nasaruddin Umar, Dirjen Bimas Islam, Solahuddin Wahid, dan Masykuri Abdillah. Sedangkan Komarudin Hidayat, rector UIN Jakarta didaulat menjadi moderator. Launching yang di gelar di Hotel Acacia ini dihadiri sejumlah ulama, tokoh agama, akademisi, aktivis, dan mahasiswa.

Sepanjang perjalanannya. Kiai Tholhah, panggilan akrab KH. Tholhah Hasan, sedikit berbeda dengan kebanyakan kiai-kiai terutama dalam lngkungan kiai nahdliyyin. Kiai Tholhah memiliki kepedulian dan konsentrasi dalam hal memperjuangkan pendidikan. Gebrakan yang pernah dilakukannya adalah memasukan mata pelajaran umum lebih banyak dibanding mata pelajaran agama. Sesuatu yang awalnya dianggap aneh dalam pendidikan warga NU. Komitman terhadap pemberdayaan manusia mengantar Kaia Tholhah menduduki kursi rektor di Universitas Islam Malang (UNISMA). Di UNISMA lah Kiai Tholhah semakin menunjukan kepeduliannya dan mematangkan langkah perjuangan dalam bidang pendidikan. Untuk kemudian mengantarkan belian menjadi Mentri Agama pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid.

”Tidak menutup kemungkinan jika seorang ulama menjadi bisnisman atau birokrat, pintu akan selalu terbuka. Bedanya jika ulama yang menjadi birokrat maka ruhnya tetap ulama yaitu takut kepada Allah,” tegas KH. Hasyim Muzadi menanggapi lika-liku menjadi ulama. Seraya menyebutkan beberapa kriteria seorang ulama, di antaranya memiliki ilmu yang amaliyah, ilmu yang ilmiyah, amal yang ilmiyah. Istiqomah, mengenal zamanya dan takut kepada Allah. Kriteria itu akan membedakan ulama dengan siapapun termasuk dengan kiai,” tandasnya. Menurut Kiai Hasyim, Kiai Tholhah adalah perpaduan antara kiai dan ulama. Jadi secara keilmuan tidak diragukan. Selain itu, menurut Pak Hasyim, seorang ulama harus mengenal zamannya. Pengetahuan ilmu yang dimiliki ulama harus diterapkan sesuai kondisi zamanya. Misalnya untuk Indonesia yang multikultural, tidak bisa diterapkan fiqih ahkam, yang pantas diterapkan adalah fiqih dakwah. Karena, selain multikultural, umat Islam Indonesia belum syar’i. Inilah hal fundamental yang membedakan ulama dengan tokoh agama. Ulama tidak akan menjadikan ilmunya sebagai fitnah. Artinya ulama bukan tidak mengetahui hukum segala sesuatu yang menyangkut soal agama, akan tetapi ulama akan terlebih dahulu melihat kondisi sosial umatnya. ”Ulama tidak menuduh kafir terhadap orang lain. Ulama juga tidak pernah marah-marah, apalagi berbuat anarkis,” tegasnya. Wejangan Kiai Hasyim yang cukup panjang lebar sempat membuat Komarudin Hidayat terkagum-kagum. Hingga sebagai moderator, Pak Koming, demikian panggilan akrabnya, menanggapi bahwa merugi jika warga nahdliyyin tidak merekam kata-kata Pak Hasyim yang semuanya reflektif dan sarat kebijaksanaan.

Sedangkan Utomo Danandjaja, aktivis sekaligus penggagas Universitas Paramadina mengatakan bahwa ia kesulitan mencari hal yang buruk dari diri Kiai Tolhah Hasan. Lebih lanjut, Mas Tom, demikian dia akrab disapa, mengatakan bahwa langkah Pak Tolhah yang peduli terhadap pendidikan formal patut diperjuangkan oleh warga NU. ”Itu adalah cita-cita yang agung, cita-cita membebaskan manusia layaknya Paulo Freire,” tegasnya.

Solahuddin Wahid, adik kandung Gus Dur menyoroti lemahnya perhatian terhadap keberadaan perintah zakat. Selama ini menurutnya, potensi zakat ada di kisaran 10,8 trilun. Angka yang potensial bagi pemberdayaan manusia. Potensi ini tidak banyak dilirik orang. Selain itu, pengorganisasiannya pun masih buruk. ”Orang kaya di luar negeri itu menyumbangkan 50% dari kekayaannya untuk kesehatan, pendidikan, dll. Bukankah itu setara dengan yang dilakukan Sayyidina Abu Bakkar Shiddiq, Umar, Usman, dan Ali?,” tandas Kyai Solah yang dikenal sebagai pengusaha seraya menyebut presenter kondang Oprah Winfrey yang menyumbangkan 100 juta dollar untuk pemberdayaan manusia. Umat Islam sepertinya patut mencontoh zakatnya Oprah Winfrey, tambahnya. [Ufi]

sholat dhuha & law of attraction

Shalat Dhuha, Nasibmu Kini....

Ilmuwan Fisika Quantum telah membuat rumusan Hukum Tarik-Menarik (The Law of Attraction). Salah satu ringkasan rahasia Hukum Tarik-Menarik adalah “Untuk menarik uang, berfokuslah pada kekayaan.”

Mario Teguh menasihatkan, “Hukum Tarik-Menarik berkata bahwa kalau kita fokus pada kekayaan, maka semesta akan menarik kekayaan untuk kita. Kalau kita selalu berpikir hal-hal baik, maka kebaikanlah yang akan diwujudkan untuk kita. Oleh karena itu, berpikir dan fokuslah untuk mendapatkan uang sebanyak-banyaknya dengan cara-cara yang tetap dalam kebaikan.”

Sekarang mari kita perhatikan lagi ajaran agama kita. Sebelum ilmuwan, motivator dan konsultan berpesan seperti tersebut di atas, bukankah doa ketika selesai shalat Dhuha sudah mengajarkan kita untuk berpikir dan bersikap seperti itu? Coba kita telaah lagi doa setelah shalat Dhuha sebagai berikut :

read more...



Share

mempertajam kemampuan team

Manajer yang terbaik adalah coach yang hebat. Pertanyaan yang muncul adalah, mengapa?


Tugas seorang manajer adalah menyukseskan tujuan perusahaan melalui orang lain. Manajer yang efektif mampu mendorong, mendongkrak, memotivasi, dan mengeluarkan potensi terbaik setiap anak buahnya. Seorang manajer bukan orang yang paling sibuk, karena ia sanggup memberi delegasi yang pas kepada orang yang pas di waktu yang pas.


Kesulitan yang di hadapi oleh banyak manager antara lain:


• Sudah bosan memotivasi anak buah tapi perilakunya tetap tidak berubah ...




read more...

marketing is how to transfer emotion

A very wise man and mentor, Steve Davis, once taught me that the key to marketing is not what you say, but how well you can transfer emotion to your audience.
Subtlety

It’s an extremely hard concept to master because it’s subtle. There is no instruction manual on how to transfer emotion. This is bad news for over-analytical types that want the exact formula for success, and good news for creative types that know how to tap into other people’s emotions.

Considering that marketing is a part of everything you do, from getting a date to getting a job to asking your parents (or boss) for money; you would serve yourself well to understand and learn to implement this concept.

Why do you think that top actors are among the wealthiest in our society? They have mastered the concept of transferring emotion from the screen to you in your seat.

If you’ve ever heard Steve on his radio show, you understand that he is the master of transferring emotion. He is passionate about helping others succeed and he is able to get that across over the radio waves.
Digging Deeper

Steve taught me this concept about a year ago, and since then I have been working on it weekly in my role as a presenter and mentor. Over the last 3 months, I’ve submersed myself even deeper through the process of training my business partner, Shauwn, to present.

It has been a fascinating experience to watch his growth as a presenter from an outside perspective. We have learned without a doubt that Steve was right. Shauwn (or I for that matter) could say the exact same thing on two different nights, but the results might vary drastically based on how well he transferred his passion on the subject to the audience.

Sometimes it even seems like he could say almost anything as long as he transferred the emotion well enough.
The “Ah-Ha” Moment

A few weeks ago, I sat in as Shauwn gave his presentation. I could see in his eye that something had changed. The information was the same (making the same mistakes in the material.. damn you Shauwn!), but the delivery was very different. I found myself looking up and leaning forward in my chair, where before I had the tendency to mentally wander.

It ended up being his best night up to that point. Interestingly enough, he didn’t quite understand why. He told me that he actually felt like he had given a worse presentation that in previous nights. No…., I told him, It’s not the presentation that mattered, it was your transference of emotion. It was there!

I find it fascinating that the difference was so subtle that it was hard for him to put his finger on, but the audience could sense it.
How To Transfer Emotion

You may not be a public speaker like Steve, Shauwn, and I; but the concept still applies to you. Anytime you want something that someone else has, such as money, attention, acknowledgment, etc; you market yourself to get it. To be effective, it’s important to transfer the emotion of urgency, desire, sympathy, or whatever feeling is necessary to get them to take action.

Transferring emotion to another human being takes a delicate balance of passion, communication skills, and empathy.
Passion

To transfer an emotion to someone else, you first have to strongly have the emotion yourself… but how do I tell you to how have an emotion?

Feelings are funny, subtle things… especially for men. Maybe that’s why women tend to be better communicators.

If you don’t have passion for what you are selling, writing, asking for, etc; you are not going to be successful. Your audience can sense your feelings for the subject matter. If you are weak in this area, it’s possible that you are suppressing your emotions (a lot of us men), or maybe it hasn’t been properly marketed to you yet.

read more...

what people want from work

Every person has different reasons for working. The reasons for working are as individual as the person. But, we all work because we obtain something that we need from work. The something we obtain from work impacts our morale and motivation and the quality of our lives. Here is the most recent thinking about what people want from work.
Work IS About the Money

Some people work for love; others work for personal fulfillment. Others like to accomplish goals and feel as if they are contributing to something larger than themselves, something important. Some people have personal missions they accomplish through meaningful work. Others truly love what they do or the clients they serve. Some like the camaraderie and interaction with customers and coworkers. Other people like to fill their time with activity. Some workers like change, challenge, and diverse problems to solve.

Whatever your personal reasons for working, the bottom line, however, is that almost everyone works for money. Whatever you call it: compensation, salary, bonuses, benefits or remuneration, money pays the bills. Money provides housing, gives children clothing and food, sends teens to college, and allows leisure activities, and eventually, retirement. To underplay the importance of money and benefits to people who work is a mistake.

read more..

Dibalik Nikmat ada Musibah

Di Balik Nikmat Ada Musibah
( Tanbihul Ghoilin )
HB. Hasan Al Jufri

Allah SWT menciptakan segala yang ada di muka bumi ini dengan berpasang – pasangan, laki – laki dan perempuan, siang dan malam, senang dan susah, nikmat dan musibah, positif dan negative, adalah sebagian contoh dari makhluk Allah SWT yang berpasang – pasangan. Dengan keadaan yang berpasang – pasangan inilah Allah SWT menjadikan kehidupan di muka bumi menjadi makmur dan berjalan dengan normal. Orang bisa menikmati media elektronik saja harus melalui makhluk yang berpasangan, yaitu arus positif dan negative. Bahkan untuk mendapatkan “ Kunci Surga “ seseorang harus menanamkan pada dirinya dua hal yang berpasangan, “ laa ilaaha illa Allah “ Lafadz “ Laa ilaaaha “ dalam tata bahasa arab di sebut kalimat nafi ( negative ), “ Illa Allah “ di sebut kalimat mutsbat ( kalimat positif ). Jika dua kalimat (positif dan negative) ini sudah tertancap kuat di hati seseorang, dia akan mampu menghasilkan “ tenaga “ yang luar biasa (besar) untuk taat pada Allah SWT. Sehingga kenikmatan hakiki (surga) akan diperoleh dengan ridlo-Nya.
Nikmat dan musibah merupakan salah satu dari makhluk Allah SWT yang bersifat ikhtiari ( bisa di usahakan manusia ), namun tetap atas izin Allah SWT.
Termasuk ujian dari Allah SWT, terkadang seorang hamba diberi kenikmatan yang ternyata dibelakangnya menjadikan hamba tersebut celaka/ hina. Salah seorang ulama’ mengatakan bahwa : jika Allah SWT ingin mencelakakan seseorang, maka Allah SWT akan memberikan padanya 3 hal :
Allah SWT akan menganugrahkan ilmu padanya, namun mencegah untuk mengamalkan ilmunya. Syekh Al Imam Ibnu Ruslan, dalam kitab Zubad-nya menyatakan bahwa : orang ‘alim (berilmu) yang tidak mengamalkan ilmunya, maka kelak akan di siksa, sebelum Allah SWT menyiksa para penyembah berhala.”

read more...

Rahmat Allah

RAHMAT ALLAH SWT MAHA LUAS
Oleh : Habib Ghozy bin Syihab

Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqoroh; 62 : “ Sesungguhnya orang-orang mu’min, orang-orang yahudi, orang-orang nasrani, orang-orang shabi-in, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman pada Allah SWT, hari kemudian, dan beramal shaleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak(pula) mereka bersedih hati.”
Pada ayat diatas , Allah SWT hanya menyebut dua rukun iman, namun pada hakekatnya sudah mencakup rukun iman secara keseluruhan. Karena iman pada Allah SWT harus di ikuti iman pada para Rosul, para Malaikat, Kitab-Kitab, dan semua ketetapan (taqdir) Allah SWT. Adapun iman pada hari akhir meliputi iman pada adanya kebangkitan dari kubur, Mizan, Shirath, dan semua yang berhubungan dengan hari akhir yang sudah banyak di jelaskan oleh para Ulama’.
Pada beberapa ayat sebelumnya, Allah SWT banyak menyinggung tentang kekufuran kaum Bani Israil. Mereka diberikan anugrah yang melimpah, namun bukanya bersyukur, tapi mereka justru mengingkari nikmat tersebut, dan bahkan menggunakanya untuk bermaksiat pada Alah SWT. Oleh sebab itu Allah SWT mengganti limpahan nikmat tersebut dengan adzab yang pedih.
Selanjutnya pada ayat 62 dari surat Al Baqoroh ini, Allah SWT masih terus melimpahkan Rahmat-NYA pada seluruh makhluk. Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang tidak begitu saja menutup pintu Rahmat dan Taubat-NYA bagi semua hamba yang masih berbuat maksiat. Sebelum ruh sampai tenggorokan (menjelang ajal), Allah SWT masih membuka kesempatan untuk bertaubat bagi hamba-hamba yang ingin kembali ke jalan-NYA, -mumpung masih ada waktu, mari kita berataubat dengan sungguh-sungguh-. Pada ayat ini, Allah SWT menyebut empat kelompok beragama yang ada pada saat itu; 1. Orang-orang yang beriman pada Allah SWT dan hari akhir. Kelompok inilah yang dijanjikan akan mendapat keselamatan. 2. Kaum Yahudi. Kata Yahudi diambil dari kata Yahuda, yaitu nama anak tertua dari Nabi Ya’qub a.s.

read more....

apa gunanya menangis

Siapa bilang menangis tak ada gunanya?

Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak.

Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran.

Apa saja?

Ada beberapa alasan manusia untuk menangis:

1. Menangis karena kasih sayang & kelembutan hati.

2. Menangis karena rasa takut.

3. Menangis karena cinta.

4. Menangis karena gembira.

5. Menangis karena menghadapi penderitaan.

6. Menangis karena terlalu sedih.

read more....

apa gunanya menangis

Siapa bilang menangis tak ada gunanya?

Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak.

Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran.

Apa saja?

Ada beberapa alasan manusia untuk menangis:

1. Menangis karena kasih sayang & kelembutan hati.

2. Menangis karena rasa takut.

3. Menangis karena cinta.

4. Menangis karena gembira.

5. Menangis karena menghadapi penderitaan.

6. Menangis karena terlalu sedih.

7. Menangis karena terasa hina dan lemah.

8. Menangis untuk mendapat belas kasihan orang.

9. Menangis karena mengikut-ikut orang menangis.

10. Menangis orang munafik - pura-pura menangis.

Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.

1. Membantu penglihatan

Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri

Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood

Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun

Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.

Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat mata.

5. Mengurangi stres

Bagaimana menangis bisa mengurangi stres ? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.

Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Membangun komunitas

Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

7. Melegakan perasaan

Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.

Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.

Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.

Menangislah sebelum menangis itu dilarang...

Source : M.Wira Hadi Kusuma - Back Office KCP Pati(152)

memaksimalkan produktifitas

Salah satu elemen terfundamental yang harus dimiliki agar sukses yang ingin dicapai semakin cepat ter – realisir adalah produktivitas. Untuk mendapatkan produktivitas yang optimal maka

1. RESTFUL. Agar produktivitas kerja bisa optimal maka kondisi tubuh harus senantiasa fit / fresh. Untuk mendapatkan kondisi ini, istirahat haruslah cukup. Tubuh manusia sama ibaratnya dengan mesin, yang perlu segera diistirahatkan setelah digunakan untuk jangka waktu tertentu.

read more...

1 wasiat melahirkan 2 karakter

1 WASIAT MELAHIRKAN 2 KARAKTER

” Maka bertanyalah kepada ORANG YANG MEMPUNYAI PENGETAHUAN jika kamu tidak mengetahui ” ( Q.S.An-Nahl : 43 )

Sahabat, sering kali kita dalam beragama ini masih menjalankan aturan dan ajaran Agama berdasarkan ’KATANYA’, kata Ustadz, kata Kyai, Kata ajengan, kata orang tua, kata guru, tanpa ada upaya ’MENCARI’, inilah DOGMA yang sering membuat kualitas ibadah dan beragama kita kurang berkualitas dan kurang berdampak terhadap perilaku kita dan orang-orang disekitar kita.

Begitu pula dalam berbisnis, kita juga sering kali melaksanakan Wira Usaha menuruti begitu saja APA KATA PAKAR, APA KATA ORANG SUKSES tanpa ada upaya MENCARI dan obsesrvasi pasar sendiri, sebagaimana yang dilakukan oleh Sahabat Abdurrahman bin Auf.

Kisah dibawah ini adalah salah satu contoh, bagaimana dua orang anak menerjemahkan Wasiat orang tuanya, yang satu menjadikan Wasiat Sang Ayah sebagai DOGMA dan yang satu lagi menjadikan Wasiat Sang Ayah sebagai PELAJARAN yang harus DICARI korelasinya dengan Karakter Bisnis Sang Ayah.
read more.......

1 wasiat melahirkan 2 karakter

1 WASIAT MELAHIRKAN 2 KARAKTER

” Maka bertanyalah kepada ORANG YANG MEMPUNYAI PENGETAHUAN jika kamu tidak mengetahui ” ( Q.S.An-Nahl : 43 )

Sahabat, sering kali kita dalam beragama ini masih menjalankan aturan dan ajaran Agama berdasarkan ’KATANYA’, kata Ustadz, kata Kyai, Kata ajengan, kata orang tua, kata guru, tanpa ada upaya ’MENCARI’, inilah DOGMA yang sering membuat kualitas ibadah dan beragama kita kurang berkualitas dan kurang berdampak terhadap perilaku kita dan orang-orang disekitar kita.

Begitu pula dalam berbisnis, kita juga sering kali melaksanakan Wira Usaha menuruti begitu saja APA KATA PAKAR, APA KATA ORANG SUKSES tanpa ada upaya MENCARI dan obsesrvasi pasar sendiri, sebagaimana yang dilakukan oleh Sahabat Abdurrahman bin Auf.

Kisah dibawah ini adalah salah satu contoh, bagaimana dua orang anak menerjemahkan Wasiat orang tuanya, yang satu menjadikan Wasiat Sang Ayah sebagai DOGMA dan yang satu lagi menjadikan Wasiat Sang Ayah sebagai PELAJARAN yang harus DICARI korelasinya dengan Karakter Bisnis Sang Ayah.

Seorang pengusaha muda yang sukses dan kaya raya terpaksa harus menghadapi ajalnya karena kanker kulit yang parah akibat sensitifitas tidak normal terhadap sinar matahari.
Sebelum meninggal, kepada dua anaknya yang masih belia ia berpesan :

"Ayah akan mewarisi seluruh kekayaan dan usaha ini pada kalian berdua. Ayah hanya memberi dua pesan utama agar kalian sukses dan kaya raya seperti ayah tapi bisa menikmatinya lebih lama."

"Pertama jangan biarkan sinar matahari menyinari kulitmu secara langsung terlalu lama, karena mungkin gen kanker kulit ini menurun pada kalian."

"Kedua, dalam bisnis, jangan pernah menagih hutang pada pelanggan."

Setelah memberi pesan tersebut sang ayah meninggal, tanpa sempat memberi penjelasan yang lebih banyak. Kedua anak tersebut berjanji akan memenuhi permintaan ayah mereka.

Kedua anak tersebut dibesarkan oleh ibunya. Setelah cukup umur, sang ibu memberi keduanya usaha yang diwariksan ayah mereka.

Sepuluh tahun kemudian, salah satu anak menjadi anak yang sangat kaya raya, sedangkan satu lagi menjadi sangat miskin.

Sang ibu akhirnya bertanya, kenapa salah satu menjadi miskin sedangkan yang satu menjadi kaya. Padahal keduanya memegang teguh nasehat ayah mereka.

Anak yang miskin berkata pada ibunya.
"Ibu, bagaimana saya tidak miskin. Ayah berpesan agar selalu menghindari matahari. Jadi setiap pagi aku harus pergi pakai kendaraan, sewa mobil, naik taksi, sekalipun sebenarnya jaraknya dekat dan bisa jalan kaki. Tentu saja hidup saya menjadi boros. Lalu ayah berpesan jangan menagih hutang kepada klien. Tentu saja bisnis saya tidak berjalan baik. Setiap kali ada yang menunggak saya tidak bisa menagih sehingga lama kelamaan modal saya habis. Saya jadi bangrut dan miskin!"

Lalu sang ibu menengok ke wajah anak yang kaya raya, menunggu jawaban.
Kepada sang ibu anak yang kaya berkata;
"Wahai ibu, saya menjadi kaya raya seperti ini karena mengikuti nasehat akhir ayah. Karena ayah meminta saya menghindar dari matahari, maka saya selalu pergi ke kantor sebelum matahari terbit. Kalau dekat saya bisa jalan kaki tanpa perlu takut sinar matahari karena belum terbit. Karena saya selalu datang pagi pegawai jadi ikut disiplin tidak berani terlambat. Sedangkan ketika pulang, saya selalu menunggu matahari terbenam, jadi jam kerja saya selalu di atas rata-rata orang lain. Lalu ayah berpesan jangan menagih hutang pada klien. Karena itu saya menerapkan sistem cash and carry, sehingga arus kas perusahaan saya sangat maju."

Demikianlah akhirnya sang ibu tahu bagaimana nasehat yang sama bisa menghasilkan penafsiran yang berbeda dan hasilnya jauh berlawanan.

Sahabat, Milyaran Kaum Muslimin mempunyai Kitab Suci yang sama yaitu Al-Qur’an tapi mengapa kualitas kaum Muslimin diseluruh Dunia tidak sama ?

Tidak sedikit Kaum Muslimin memperlakukan Al-Qur’an hanya sebagai BACAAN untuk ibadah
Tidak sedikit Kaum Muslimin yang memahami Al-Qur’an dengan Pemahaman Masa Lalu Saja, terjebak dengan Tafsir-tafsir klasik melupakan Tafsir Kekinian yang yang terhampar luas dalam Al-Qur’an itu sendiri. Dan tidak sedikit pula Kaum Muslimin yang memahami Al-Qur’an berdasarkan ’ KATANYA’

Hanya sedikit Kaum Muslimin yang memperlakukan Al-Qur’an sebagai MANUAL BOOK KEHIDUPAN yang harus terus menerus DICARI korelasinya dengan permasalahan kehidupan yang terus berkembang dan semakin komplek. Dan jawaban semua itu ADA DALAM AL-QUR’AN itu sendiri, tugas kita hanya MENCARI dengan dasar Ilmu Pengetahuan yang telah kita miliki dan BERTANYA kepada orang Yang MEMILIKI PENGETAHUAN.

by: Isa Alamsyah ....

memaksimalkan produktifitas

Salah satu elemen terfundamental yang harus dimiliki agar sukses yang ingin dicapai semakin cepat ter – realisir adalah produktivitas. Untuk mendapatkan produktivitas yang optimal maka

1. RESTFUL. Agar produktivitas kerja bisa optimal maka kondisi tubuh harus senantiasa fit / fresh. Untuk mendapatkan kondisi ini, istirahat haruslah cukup. Tubuh manusia sama ibaratnya dengan mesin, yang perlu segera diistirahatkan setelah digunakan untuk jangka waktu tertentu.

2. REVIEW. Apapun yang telah dilaksanakan, senantiasa diadakan review untuk mengetahui APAKAH sudah terlaksana sesuai dengan perencanaan atau APAKAH keluar dari jalur / rambu – rambu yang telah ditentukan. Disamping itu, juga untuk mengetahui tingkat progressive dari keberhasilan. 3. EXERCISE. Melalui latihan – latihan yang berkesinambungan, selain akan bisa meminimalkan kegagalan tetapi juga menemukan kiat – kiat yang ter – efektif untuk mendapatkan yang terbaik.

4. BREAKFAST. Agar produktivitas optimal, dibutuhkan energy yang constant. Untuk itu, breakfast harus dijadikan suatu kebiasaan sebelum mengawali suatu pekerjaan.

5. LEARNING. Proses pembelajaran adalah proses yang tanpa batasan usia, jabatan atau status sosial. Tanpa adanya kemauan untuk mau meningkatkan potensi diri melalui proses pembelajaran ini maka seseorang akan lemah daya saingnya, yang mana dampak akhirnya adalah menurunnya produktivitas.

6. PRIORITIZED. Agar hasil lebih optimal dan menghindari stress yang tidak seyogianya timbul maka buatlah skala prioritas yang jelas sebelum mengawali apapun yang akan dikerjakan.

7. SCHEDULE. Buatlah jadwal harian, mingguan, bulanan yang jelas dan laksanakan serta evaluasi hasilnya.

8. DO THE MOST UNPLEASANT. Agar senantiasa semangat menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas, maka awalilah penyelesaian pekerjaan yang tidak disukai pada rangking pertama dan setelah itu baru yang disukai.

9. WORK SMART. Selalulah bekerja secara cerdik, yang senang team work dan saling membagi tugas yang disesuaikan dengan kompetensi masing – masing. Ingat, yang dibutuhkan bukanlah SUPERMAN tetapi adalah SUPER TEAM.

10. MESSAGES. Pesan – pesan yang disampaikan, haruslah jelas dan dimengerti oleh semua pihak. Jangan menyampaikan pesan yang biasnya besar dan tidak akurat pada sasaran yang ingin dicapai.

11. NO ALCOHOL. Agar setiap keputusan senantiasa efektif dan bijaksana hasilnya maka satu – satunya minuman (* Alkohol) yang mana bisa menghilangkan kesadaran, haruslah sesegera mungkin disingkirkan.

12. DILIGENT. Dengan rajin mengerjakan tugas dan tanggungjawab maka hasil yang dicapai akan lebih optiomal.

13. FOCUSED. Apapun yang ingin dicapai, harus dikerjakan se – fokus mungkin, yang mana dampak langsungnya selain akan meminimalkan persentase kegagalan tetapi juga akan meningkatkan persentase keberhasilan.

14. PURE WATER. Agar kinerja senantiasa optimal maka kesehatan harus senantiasa dijaga dan dirawat dengan selalu rutin meminum air murni.

15. PRIORITIZED LIST. Dafar prioritas kerja harus senantiasa dibuat agar kelelahan dan kejenuhan kerja bisa diminimalis.

16. SMILE. Tidak kalah pentingnya, apapun yang sedang dan telah dikerjakan selalu tersenyum.

17. ENJOY. Nikmatilah pekerjaan itu bagaikan menjalani rekreasi maka selain beban akan menjadi berkurang, hasil yang dicapai juga akan optimal.

18. RELAX. Pada waktu kerja, kerjalah se – serius mungkin tetapi pada waktu santai, santailah se – relax mungkin maka semua beban akan sirna dari pundak kita.

19. QUALITY SLEEP. Tidur yang cukup, selain akan menjaga stamina tubuh tetapi juga akan meningkatkan semangat kerja.

20. BE THANKFUL. Terakhir selalulah berterima kasih dan bersyukur karena diantara sekian manusia yang mencari pekerjaan, kita adalah salah satu orang paling beruntung karena telah mendapatkan pekerjaan. Three Rules of Work : Out of clutter find simplicity; From discord find harmony; In the middle of difficulty lies opportunity. ALBERT EINSTEIN.

by: peter lym

Kereta emas sang kusir

oleh Isa Alamsyah

Saya ingin mengisahkan seorang yang mungkin Anda akan menganggap salah satu orang terbodoh di dunia, namanya sebut saja Pak Dungu.
Semua menganggapnya begitu bodoh, dungu, tolol, gokil, dan segala hal yang sepertinya pantas disandangnya. Tapi ia tidak peduli.
Bayangkan saja kerjanya setiap hari adalah mengantar orang pergi ke pasar dengan kereta kudanya. Satu orang hanya bayar Rp 2000 sampai Rp 5000.
Hasil uang yang dia dapat, hanya cukup untuk makan sehari, dan keesokannya ia mencari penumpang lagi.
Apa yang membuatnya dianggap bodoh? lanjutan kereta<[baca selanjutnya......]

mengalah bukan berarti kalah

Mengalah bukan berarti kalah...
karena ada besar hati di dalamnya...
karena ada berani untuk bisa melakukannya...

Mengalah bukan berarti kalah....
Karena itulah awal dari menjalani hidup yang baru
Membutuhkan keberanian yang juga baru....
"tertutup satu pintu... bukan akhir dari segalanya....
Karena ketika kita menengok ke arah lain..
Masih ada banyak pintu yang terbuka untuk kita dan bisa kita masuki dengan lebih lapang...
Dan itu adalah 'THE BEST REWARD' dari satu hal yang katanya 'KALAH'...

Masalahnya sikap ini sering kali kita bawa ke dalam aspek2 kehidupan termasuk dalam kehidupan
bermasyarakat.penyebab Kita tidak mau mengalah adalah:

1. kita merasa kita lebih tahu

Kita menganggap kitalah yang mengetahui kebenaran dan mengharapkan pihak yang satunya mengiakan pandangan kita. Sifat dasar pengetahuan adalah sombong artinya kalau tidak hati-hati pengetahuan mudah sekali membuat orang sombong. Pengetahuan sejati bukanlah pengetahuan yang bersifat intelektual atau pengetahuan yang bersifat kognitif yakni dalam pikiran kita. Kita
dianggap berpengetahuan jika kita mempunyai Mengerti dan Bijaksana

2. Kita merasa diri berhak,

Kita dengan pendapat kita merasa yang paling berhak, berhak tidak sakit hati, berhak atas pemahaman kita, dan berhak atas yang lainya,Sebenarnya hak-hak yang paling baik adalah melepaskan hak pribadi untuk Kemaslahatan kita bersama.

3. Kita Mera Diri Paling Benar

Karena kita merasa lebih berpengetahuan, atau peningkatan ego kita yang luar biasa, atau kita memiliki kekuasaan yang lebih, maka kita merasa diri kita paling benar, sehingga kita sangat sulit untuk mengalah, walau kita tahu sebenarnya kita adalah salah

Sama-sama mengetahui bahwa dalam menyelesaikan suatu masalah, bila kedua belah pihak selalu mau menang sendiri, tidak ada yang mau mengalah,maka pasti tidak akan berhasil dengan baik, bahkan selamanya tidak bisa membereskan masalah-masalah tersebut. Padahal dengan mengalah dapat menetralisir segala pertikaian, masalah besar akan menjadi kecil dan masalah kecil akan dinihilkan, suasana tegang akan berubah menjadi tenang damai.

Mengalah juga menunjukkan kelapangan dada seseorang, juga memperlihatkan
pandangan orang itu tidak sama dengan orang-orang pada umumnya.

Perbedaan pendapat atau keinginan dengan seseorang dalam hubungan interaksi sosial kita sebagai manusia, perbedaan pendapat atau keinginan tidak akan terjembatani hanya dengan perdebatan-perdebatan,apalagi diwarnai saling menyalahkan dan pemaksaan kehendak. Sikap saling menyalahkan dan pemaksaan kehendak hanya akan mengakibatkan sakit hati pada kedua belah pihak. Jalan keluar yang rasional dan manusiawi dari perbedaan pendapat atau keinginan justru adalah sikap "mengalah dalam pengertian yang benar".

Artinya, tidak memaksakan kehendak atau kesukaan diri sendiri,tetapi membiarkan diri mengikuti kehendak orang lain, demi terjadinya perubahan-perubahan rasional dan manusiawi (perbaikan-perbaikan) dalam diri sendiri maupun diri orang lain. Langkah ini memungkinkan terjembataninya
perbedaan-perbedaan di antara mereka yang berbeda.

Perbuatan mengalah, walaupun kadang menyesakkan dada, tetapi lebih banyak membuahkan kebaikan ketimbang sikap bersikukuh menganggap diri sendiribenar. Mengalah juga merupakan pilihan sikap yang jauh lebih dewasa dan bijaksana, merendahkan hati dan mengalah menepis keegoisan dan rasa
direndahkan atau meninggikan harga diri tak jarang merupakan jawaban dari rentetan kegalauan dan gejolak hati yang ingin selalu dimenangkan, coba berbicara sejenak dengan hati nurani. apa ruginya sih mengalah? toh hasilnya adalah perdamaian bukan...

Pernah dengar kata pepatah bijak "mengalah bukan berarti kalah".

Sifat mengalah dikatakan akan membawa berkah. Setidaknya, menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan. tetapi mengapa kita sulit dalam mengalah, hal itu disebabkan karena faktor ego yang besar dari manusia, yang selalu ingin menang dan juara. Karena ego manusia, kadang sifat mengalah malah membawa penurunan gengsi. Banyak orang beranggapan mengalah dikategorikan kalah, sehingga menurunkan gengsi. Padahal secara spiritual, mengalah sifat yang sangat mulia.

Banyak mengalah dan tidak bertengkar, menunjukkan kebesaran jiwa seseorang.
Bisa memaafkan orang lain, juga menunjukkan intelektual seseorang.

Pada umumnya setelah urusan terselesaikan dengan baik, lawan itu akan merasa menyesal atau menyalahkan diri sendiri.Maka apabila mengalami suatu permasalahan, bila bisa mundur selangkah, biarpun ini urusan yang ruwet, juga akan bisa diatasi dengan sempurna, dari pada harus bertahan dan akan menyebabkan kehancuran.

COBA kita biasakan diri kita mengalah, untuk mendapat kemenangan yang lebih besar bukan.

Kata bijak mengatakan:Barangsiapa berani mengalah, maka pada akhirnya ia akan mendapatkan kebahagiaan dan kemuliaan,seperti Firman Allah :


~Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (diperbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah agar kamu beruntung.~(QS.Ali-Imran:200)

by; a friend

indahnya kegagalan

Apa yang harus dilakukan jika gagal? Apakah Anda larut dengan perasaan kecewa, mencari kambing hitam ke mana-mana, atau menangis? Kecewa boleh saja, asal jangan terus menerus atau kecewa yang berlebihan.
Dua hal penting yang harus Anda lakukan jika mengalami kegagalan ialah:

1. Mengambil Hikmah

Hikmah selalu berharga, tidak ada hikmah yang berharga. Hikmah adalah milik kita semua, silahkan ambil di mana Anda menemukannya. Hikmah adalah tidak terbatas, sebanyak apapun Anda mengambil hikmah, orang lain masih bisa mengambil hikmah dari sumber yang sama.

Bahkan kegagalan, yang membuat Anda kecewa berat, yang membuat Anda kehilangan uang banyak, atau yang menguras tenaga Anda, tetap mengandung hikmah yang sangat tinggi nilainya. Apa saja hikmah kegagalan?"Indahnya Kegagalan".


2. Bangkit Kembali

Anda telah mendapatkan sesuatu yang berharga pada kegagalan sebelumnya, sehingga kini Anda telah lebih bijaksana, lebih berpengalaman, dan lebih terampil. Oleh karena itu setelah Anda mengalami kegagalan, kini saatnya untuk bangkin kembali dengan kebijaksanaan, pengalaman, dan keterampilan baru.

Yakinlah bahwa Anda sudah lebih dekat dengan keberhasilan, karena setiap kegagalan akan mendekatkan Anda dengan keberhasilan. Setiap kesulitan yang Anda lalui akan menghasilkan kemudahan setelahnya.

"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (QS. 94:5-6)

Jika semua gagal

Kadang kita sudah berusaha sekuat tenaga, tetapi tetap saja kita mengalami kegagalan, sementara kesempatan sudah tidak ada lagi, maka yang bisa Anda lakukan ialah membuat mimpi baru. Mungkin mimpi Anda ini bukan yang terbaik bagi Anda sehingga Allah SWT tidak mengijinkan Anda untuk sukses di mimpi tersebut. Kegagalan tersebut bisa saja sebagai petunjuk kepada Anda agar mengejar mimpi yang lain.

Tidak masalah seberapa kali Anda gagal, yang terpenting dari semua itu adalah Anda mengambil hikmah dari setiap kegagalan kemudian bangkit kembali. Jika semua gagal, masih ada mimpi lain yang bisa Anda kejar.


by azis setiawan

akhirnya...gue ikutan..

Ada hal yang menarik dari keikutsertaan saya sebagai reseller di formulabisnis.com dengan produk SMUO-nya (Sistem Mesin Uang Otomatis) milik Joko Susilo.
Menariknya, komisi yang diterima reseller yang tadinya 50% naik menjadi 60% atau setara dengan Rp 150.000,-.
Artinya, ada kenaikan komisi 10%.
Bagi saya hal itu merupakan perkembangan positif yang sangat baik untuk lebih memacu semangat mengembangkan penawaran-penawaran lainnya. Komisi yang 60% tersebut sebahagiannya dapat dialokasikan untuk menunjang kegiatan-kegiatan promosi. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ada ribuan member formulabisnis.com yang melakukan promosi dengan caranya masing-masing, tentu dengan penawaran-penawaran yang cukup menarik.

Tangga Menjadi Manusia Sejati

كُنْ وَرِعًا تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ وَكُنْ قَنِعًا تَكُنْ أَشْكَرَ النَّاسِ وَأَحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تُحِبُّ لِنَفْسِكَ تَكُنْ مُؤْمِنًا وَأَحْسِنْ جِوَارَ مَنْ جَاوَرَكَ تَكُنْ مُسْلِمًا وَأَقِلَّ الضَّحِكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ الْقَلْبَ

Jadilah seorang yang wara' maka
jadilah engkau orang yang paling beribadah
dan jadilah engkau orang yang puas dengan apa yang Allah berikan
niscaya engkau akan menjadi orang yang paling bersyukur.
Cintailah manusia apa yang engkau cinta pada dirimu sendiri
pastilah engkau menjadi seorang mukmin
dan berbuat baiklah pada orang yang bertetangga denganmu
pastilah engkau menjadi seorang muslim
dan sedikitlah tertawa karena sesungguhnya banyak tertawa itu mematikan hati (HR. Baihaqi).